Harga Perak Global dan Domestik Kompak Naik, Ini Penyebabnya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Batangan perak (silver bars) ditampilkan sebagai simbol lonjakan harga logam mulia di pasar global awal 2026.
( Foto: Ilustrasi / Kitco )

Batangan perak (silver bars) ditampilkan sebagai simbol lonjakan harga logam mulia di pasar global awal 2026. ( Foto: Ilustrasi / Kitco )

Jemarionline – Selasa, 13 Januari 2026 — Harga perak kembali menunjukkan kenaikan tajam baik di pasar global maupun domestik. Logam mulia yang selama ini menjadi aset safe-haven dan komoditas industri ini kembali menjadi sorotan investor di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Harga Perak Global & Pergerakan Pasar

Pada perdagangan awal pekan ini, harga perak dunia terus menunjukkan tren meningkat dengan harga spot mencapai sekitar US$84,60 per ons, setelah sempat menyentuh level tertinggi secara historis beberapa hari terakhir. Kondisi ini didorong oleh ketidakpastian geopolitik dan pelemahan dolar AS, yang membuat investor beralih ke logam mulia sebagai aset lindung nilai.

📊 Data perdagangan perak di pasar global (USD/oz):

Sementara itu, harga perak sering juga bergerak di atas $83–$84 per ons saat tekanan pasar global meningkat, menunjukkan volatilitas tinggi di tengah permintaan kuat untuk logam mulia.

Harga Perak di Indonesia (Domestik)

Di pasar domestik Indonesia, perak batangan juga mencatat kenaikan signifikan pada awal pekan ini. Berdasarkan data terbaru:

  • Harga perak batangan Antam 1 gram: Rp52.356

  • Kenaikan ±Rp1.200 dibandingkan perdagangan sebelumnya.

  • Perak batangan 250 gram: sekitar Rp13.489.000

  • Perak batangan 500 gram: sekitar Rp26.178.000

Kenaikan harga di pasar fisik mencerminkan lonjakan permintaan investor domestik menjelang potensi tren global yang terus menguat.

Faktor-Faktor Pemicu Kenaikan

Para analis menyebutkan beberapa faktor utama yang mendorong harga perak naik tajam:

  • Sentimen safe-haven: Ketidakpastian pasar akibat geopolitik dan kebijakan moneter global membuat logam mulia semakin diminati.

  • Permintaan industri kuat: Perak banyak digunakan dalam sektor teknologi, termasuk energi terbarukan, mobil listrik, dan elektronik.

  • Pelemahan nilai dolar AS: Dolar yang melemah cenderung mendorong kenaikan harga komoditas berbasis dolar seperti perak.

Baca Juga :  Indikator Ekonomi Melemah, Utang Makin Mahal Jadi Alarm Baru bagi Perekonomian

Pandangan Pasar & Risiko Volatilitas

Meskipun harga perak melonjak, volatilitas tetap tinggi. Analis mengingatkan bahwa pergerakan harga logam mulia sangat sensitif terhadap data ekonomi, kebijakan bank sentral, dan kondisi geopolitik mendatang. Investor diharapkan berhati-hati dan memperhatikan tren jangka pendek sebelum mengambil keputusan investasi.


Kesimpulan:
Harga perak kembali meroket pada 13 Januari 2026, mencapai level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir di pasar global dan mengalami kenaikan signifikan di pasar domestik. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya permintaan investor terhadap aset safe-haven dan peran perak sebagai komoditas strategis di sektor industri serta investasi.

Berita Terkait

Lonjakan Utang Global Kian Mengkhawatirkan, IMF Beri Peringatan Keras
FamilyMart Resmi Rilis Koleksi Merchandise Eksklusif Jujutsu Kaisen
Kredit Macet Pinjol Naik, OJK Soroti Kemampuan Bayar
Komdigi dan Pengamat Minta Operator Tak Naikkan Harga Paket Data Terkait Kuota Rollover
IHSG Tertekan Sesi Pertama Pasca Penghapusan Batas Harga Saham Minimum
Harga Cabai Rawit Sulut Menyentuh Rp 120.000, 2,5 Ton Cabai Didatangkan
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Rp2,55 Juta
Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Lonjakan Utang Global Kian Mengkhawatirkan, IMF Beri Peringatan Keras

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:35 WIB

FamilyMart Resmi Rilis Koleksi Merchandise Eksklusif Jujutsu Kaisen

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Kredit Macet Pinjol Naik, OJK Soroti Kemampuan Bayar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Komdigi dan Pengamat Minta Operator Tak Naikkan Harga Paket Data Terkait Kuota Rollover

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WIB

IHSG Tertekan Sesi Pertama Pasca Penghapusan Batas Harga Saham Minimum

Berita Terbaru