Harga Emas dan Perak Melonjak ke Rekor Baru, Investor Cari Safe-Haven

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 05:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batangan emas dan perak Royal Mint menjadi pilihan investor sebagai safe-haven di tengah ketidakpastian ekonomi.
(Photo source: Royal Mint)

Batangan emas dan perak Royal Mint menjadi pilihan investor sebagai safe-haven di tengah ketidakpastian ekonomi. (Photo source: Royal Mint)

Jemarionline – Harga emas dan perak melesat ke level tertinggi baru pada awal tahun 2026, menandai lonjakan permintaan investor terhadap aset safe-haven. Investor global tampak meningkatkan alokasi dana ke logam mulia untuk melindungi portofolio mereka dari ketidakpastian ekonomi, inflasi, dan risiko geopolitik.

1. Emas Mencetak Rekor Baru
Emas diperdagangkan pada level tertinggi dalam beberapa dekade terakhir. Lonjakan ini didorong oleh ketidakpastian pasar keuangan global dan minat investor institusional untuk mengamankan aset yang stabil. Para analis menyebut emas tetap menjadi instrumen lindung nilai utama yang aman untuk kondisi ekonomi yang tidak menentu.

Baca Juga :  LPG Subsidi Mau Pakai Biometrik? DPR Usul Sidik Jari hingga Retina

2. Perak Tembus Level Tertinggi
Selain emas, perak juga mengalami lonjakan signifikan. Sebagai logam yang memiliki nilai industri sekaligus investasi, permintaan perak meningkat baik dari investor ritel maupun institusi. Banyak investor melihat perak sebagai aset alternatif untuk diversifikasi portofolio di tengah volatilitas pasar saham.

3. Aliran Dana ke Safe-Haven Meningkat
Data terbaru menunjukkan pertumbuhan aliran dana ke ETF berbasis emas dan perak. Ini mencerminkan strategi investor yang mencari perlindungan terhadap fluktuasi pasar global dan pelemahan nilai mata uang. Beberapa pengamat pasar menyebut perak saat ini menjadi crowded trade, karena minat ritel meningkat pesat.

Baca Juga :  Nilai Tukar Rupiah Tertekan, Analisis Ekonomi Terbaru 19 Januari 2026

Kesimpulan:
Dengan harga emas dan perak yang terus melonjak, logam mulia kembali menegaskan perannya sebagai aset safe-haven pilihan investor. Tren ini diperkirakan akan berlanjut sepanjang tahun 2026, seiring ketidakpastian ekonomi dan permintaan global yang tetap tinggi. Investor disarankan memantau pergerakan harga dan menyesuaikan strategi portofolio mereka secara hati-hati.

Berita Terkait

Shopee Berlakukan Biaya Baru Gratis Ongkir Ekstra Untuk Seller
Emas UBS dan Galeri24 Stabil, Antam Naik Tipis di Pegadaian
Saksi Ahli Sebut Kasus Kredit Macet Sritex Bukan Korupsi
Selat Hormuz Gonjang-ganjing, Kenapa Harga Plastik Makin Mahal?
Serangga Penyerbuk Resmi Dilepas, Produktivitas Sawit RI Ditargetkan Naik
Waka BGN Murka, SPPG Beroperasi Tanpa Pengawas Gizi
Investor Jerman dan Belgia Tertarik Kembangkan Hilirisasi Kelapa di Jambi
Pemerintah Ambil Alih PNM, Siapkan Bank Khusus UMKM
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 16:00 WIB

Shopee Berlakukan Biaya Baru Gratis Ongkir Ekstra Untuk Seller

Minggu, 12 April 2026 - 14:00 WIB

Emas UBS dan Galeri24 Stabil, Antam Naik Tipis di Pegadaian

Sabtu, 11 April 2026 - 18:00 WIB

Saksi Ahli Sebut Kasus Kredit Macet Sritex Bukan Korupsi

Sabtu, 11 April 2026 - 13:00 WIB

Selat Hormuz Gonjang-ganjing, Kenapa Harga Plastik Makin Mahal?

Jumat, 10 April 2026 - 16:30 WIB

Serangga Penyerbuk Resmi Dilepas, Produktivitas Sawit RI Ditargetkan Naik

Berita Terbaru

AMSI Ungkap Ancaman Baru: AI Crawler Tekan Industri Media (AI)

Teknologi

AMSI Ungkap Ancaman Baru: AI Crawler Tekan Industri Media

Senin, 13 Apr 2026 - 15:00 WIB