Harga Cabai Merah Melonjak di Tanjung Bajure, Warga Kurangi Belanja

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tingginya harga cabai merah di Pasar Tanjung Bajure membuat ibu rumah tanggai mengurangi porsi belanja. (dok/metrojambi.com)

Tingginya harga cabai merah di Pasar Tanjung Bajure membuat ibu rumah tanggai mengurangi porsi belanja. (dok/metrojambi.com)

Sungai Penuh, Jemarionline.com – Harga cabai merah melonjak di Pasar Tanjung Bajure dan langsung memukul daya beli masyarakat. Kenaikan harga terjadi dalam beberapa waktu terakhir dan membuat warga mulai mengatur ulang belanja harian.

Pedagang di pasar mengaku harga cabai merah naik cukup signifikan dibanding pekan sebelumnya. Kondisi ini membuat transaksi tidak seramai biasanya.

Harga Cabai Merah Melonjak di Pasar Tanjung Bajure

Pedagang menjual cabai merah dengan harga yang terus bergerak naik. Mereka menyesuaikan harga dengan pasokan yang masuk ke pasar.

Selain itu, pasokan cabai dari daerah penghasil juga tidak stabil. Kondisi ini mendorong harga naik lebih cepat.

Baca Juga :  Blackout Sumatera Diselidiki, Tim Bareskrim Turun Langsung ke Jambi

Warga yang datang ke pasar langsung merasakan dampaknya. Banyak pembeli mengurangi jumlah pembelian untuk menekan pengeluaran.

Warga Mulai Kurangi Belanja

Kenaikan harga cabai membuat warga mengubah pola belanja. Mereka memilih membeli dalam jumlah kecil atau mencari alternatif bahan masakan.

Sebagian warga bahkan menunda pembelian cabai merah karena harga dinilai terlalu tinggi.

Kondisi ini menunjukkan tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat, terutama untuk kebutuhan dapur sehari-hari.

Pedagang Ikut Terdampak

Pedagang juga merasakan dampak dari kenaikan harga ini. Mereka kesulitan menjaga penjualan karena daya beli menurun.

Beberapa pedagang mengaku pembeli mulai berkurang. Situasi ini membuat perputaran barang di pasar tidak secepat biasanya.

Baca Juga :  4 Rumah di Permukiman Padat Sungai Penuh Terbakar, Api Diduga Berasal dari Belakang Rumah

Namun, pedagang tetap menjual sesuai harga pasar karena mereka juga membeli dengan harga tinggi dari pemasok.

Faktor Penyebab Kenaikan Harga

Harga cabai merah melonjak karena beberapa faktor. Pasokan yang terbatas menjadi penyebab utama.

Selain itu, distribusi dari daerah penghasil juga tidak lancar. Faktor cuaca turut mempengaruhi produksi cabai.

Kombinasi faktor tersebut mendorong harga naik dalam waktu singkat.

Harapan Harga Segera Stabil

Warga berharap harga cabai merah segera turun agar belanja kembali normal. Mereka ingin harga kebutuhan pokok tetap terjangkau.

Di sisi lain, pedagang juga berharap pasokan segera stabil. Dengan begitu, harga bisa kembali terkendali.

Berita Terkait

Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai
Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi
Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa
Kanwil Kemenkum Jambi Mendorong Pelindungan Kekayaan Intelektual Kopi Kerinci Menuju Pasar Global
Festival Kopi Kerinci 2026 Dibuka Bupati Monadi Suguhkan Kopi Gratis
KONI Jambi Beri Penghargaan Atlet Berprestasi di Peringatan Hari Olahraga Nasional 2026
Tolak Blokir Sertifikat Tanah, Warga Kenali Asam Mengadu ke Kanwil KemenHAM Jambi
Perumda Tirta Batanghari Tambah Jam Aliran Air Saat Kemarau
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa

Minggu, 20 September 2026 - 20:24 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Mendorong Pelindungan Kekayaan Intelektual Kopi Kerinci Menuju Pasar Global

Minggu, 20 September 2026 - 20:20 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Dibuka Bupati Monadi Suguhkan Kopi Gratis

Berita Terbaru

Peresmian program inkubasi startup NextDev ke-12 bertema AI-Powered Innovations yang digelar Telkomsel di Cikini, Jakarta Pusat.

Teknologi

Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI

Jumat, 9 Okt 2026 - 07:32 WIB