Jemarionline – Warga Amerika Serikat mulai protes karena harga bensin menembus US$4 per galon. Lonjakan ini membuat biaya hidup mereka meningkat.
Data klub otomotif AAA menunjukkan rata-rata harga bensin nasional kini US$4,02 per galon. Kenaikan terjadi dalam beberapa minggu terakhir.
Banyak warga harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk bahan bakar. Hal ini terutama terasa bagi pekerja yang berkendara jauh setiap hari.
Para analis mengatakan harga bensin naik karena gejolak pasar minyak global akibat konflik di Timur Tengah. Pasokan energi terganggu dan membuat harga melonjak.
Beberapa warga menyatakan kemarahan mereka kepada pemerintah. Mereka menuntut langkah yang bisa meringankan biaya hidup akibat kenaikan BBM.









