Kebiasaan Duduk Terlalu Lama Tingkatkan Risiko Gangguan Kesehatan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pekerja kantoran mengalami nyeri punggung akibat kebiasaan duduk terlalu lama.

Ilustrasi pekerja kantoran mengalami nyeri punggung akibat kebiasaan duduk terlalu lama.

Jemarionline – Banyak orang menghabiskan waktu dengan duduk terlalu lama setiap hari. Aktivitas ini sering terjadi saat bekerja, belajar, atau bermain ponsel.

Kebiasaan tersebut terlihat sepele. Namun, jika dilakukan terus-menerus, dampaknya bisa serius bagi kesehatan tubuh.

Apa yang Terjadi Saat Terlalu Lama Duduk

Tubuh manusia dirancang untuk bergerak. Saat duduk terlalu lama, otot jarang bekerja dan aliran darah melambat.

Kondisi ini dapat menimbulkan beberapa masalah, seperti:

  • Nyeri punggung dan leher

  • Tubuh terasa kaku

  • Berat badan bertambah

  • Mudah lelah

Baca Juga :  Pentingnya Vitamin D untuk Tubuh: Cara Mudah Memenuhi Kebutuhan Harian

Jika tidak dikurangi, risiko penyakit jantung dan diabetes juga dapat meningkat.

Dampaknya bagi Kesehatan Mental

Kurang bergerak tidak hanya memengaruhi fisik. Kondisi ini juga berdampak pada kesehatan mental.

Seseorang bisa lebih mudah merasa stres. Konsentrasi menurun dan suasana hati menjadi tidak stabil.

Aktivitas fisik membantu tubuh menghasilkan hormon yang membuat perasaan lebih baik. Tanpa gerak, manfaat ini tidak didapatkan.

Baca Juga :  Kurang Tidur Berdampak Serius bagi Kesehatan, Ini Penjelasan dan Cara Mencegahnya

Cara Mudah Tetap Sehat Meski Banyak Duduk

Beberapa langkah sederhana bisa dilakukan, antara lain:

  1. Berdiri setiap satu jam

  2. Berjalan sebentar di sela aktivitas

  3. Melakukan peregangan ringan

  4. Bergerak aktif setelah jam kerja

Kebiasaan kecil ini sangat membantu menjaga kesehatan.

Kesimpulan

Duduk terlalu lama dapat berdampak buruk bagi tubuh dan pikiran. Dengan bergerak secara rutin, risiko gangguan kesehatan dapat dikurangi.

Menjaga tubuh tetap aktif adalah kunci hidup sehat.

Berita Terkait

Program MBG Lombok Barat Terhenti Sementara, Puluhan Ribu Penerima Terdampak
Rasio Klaim BPJS Kesehatan Tembus 111,86 Persen, Tertinggi Sejak 2018
Tren Minum Lemon + Minyak Zaitun Viral, Penderita GERD Wajib Hati-hati!
Hari Kesehatan Sedunia 2026: Ajakan Dunia untuk Percaya pada Sains
72 Siswa Keracunan MBG, DPR Minta SPPG Pondok Kelapa Ditutup
Cara Mengurangi Stres Kerja Secara Efektif
5 Buah yang Bantu Turunkan Asam Urat Secara Alami
Tips Orang Tua Kurangi Gadget Anak Saat Liburan Sekolah
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 11:00 WIB

Program MBG Lombok Barat Terhenti Sementara, Puluhan Ribu Penerima Terdampak

Jumat, 10 April 2026 - 04:00 WIB

Rasio Klaim BPJS Kesehatan Tembus 111,86 Persen, Tertinggi Sejak 2018

Kamis, 9 April 2026 - 18:00 WIB

Tren Minum Lemon + Minyak Zaitun Viral, Penderita GERD Wajib Hati-hati!

Selasa, 7 April 2026 - 16:00 WIB

Hari Kesehatan Sedunia 2026: Ajakan Dunia untuk Percaya pada Sains

Senin, 6 April 2026 - 22:00 WIB

72 Siswa Keracunan MBG, DPR Minta SPPG Pondok Kelapa Ditutup

Berita Terbaru

Kanada Ingin Kurangi Ketergantungan pada Amerika Serikat (AI)

Internasional

Kanada Ingin Kurangi Ketergantungan pada Amerika Serikat

Senin, 13 Apr 2026 - 10:00 WIB