Dokter Ingatkan Bahaya Kurang Tidur, Bisa Picu Gangguan Jantung dan Konsentrasi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seseorang mengalami sulit tidur
Foto: Freepik (Ilustrasi foto stok)

Ilustrasi seseorang mengalami sulit tidur Foto: Freepik (Ilustrasi foto stok)

Jemarionline — Pola tidur yang tidak teratur semakin menjadi masalah kesehatan masyarakat modern. Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa kebiasaan tidur kurang dari kebutuhan ideal dapat berdampak serius terhadap kondisi fisik maupun mental seseorang.

Menurut rekomendasi World Health Organization (WHO), orang dewasa umumnya membutuhkan waktu tidur sekitar 7–9 jam setiap malam untuk menjaga fungsi tubuh tetap optimal. Namun, gaya hidup digital, pekerjaan dengan jam panjang, serta kebiasaan menggunakan gawai sebelum tidur membuat banyak orang mengalami kekurangan waktu istirahat.

Dokter menjelaskan bahwa kurang tidur secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, gangguan metabolisme, hingga penyakit jantung. Saat tubuh tidak mendapatkan waktu istirahat cukup, sistem hormon menjadi tidak seimbang sehingga memicu stres dan menurunkan daya tahan tubuh.

Baca Juga :  Rutin Jalan Kaki 30 Menit Sehari Terbukti Menurunkan Risiko Diabetes

Selain berdampak pada kesehatan fisik, kurang tidur juga memengaruhi kemampuan otak. Konsentrasi menurun, mudah lupa, serta lambat dalam mengambil keputusan menjadi keluhan yang sering dialami. Dalam jangka panjang, kondisi ini bahkan dapat meningkatkan risiko gangguan kecemasan dan depresi.

Para tenaga medis juga menyoroti hubungan antara kurang tidur dan peningkatan berat badan. Ketika waktu tidur berkurang, hormon pengatur rasa lapar meningkat sehingga seseorang cenderung mengonsumsi makanan berkalori tinggi pada malam hari.

Baca Juga :  Tips Gaya Hidup Sehat 2026: Jaga Tubuh dan Tingkatkan Imunitas

Untuk menjaga kualitas tidur, masyarakat dianjurkan menerapkan kebiasaan tidur sehat, seperti tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari, menghindari konsumsi kafein di malam hari, serta membatasi penggunaan ponsel atau perangkat elektronik sebelum tidur. Lingkungan kamar yang nyaman, gelap, dan sejuk juga membantu tubuh lebih cepat memasuki fase tidur nyenyak.

Pakar kesehatan menegaskan bahwa tidur bukan sekadar waktu istirahat, melainkan proses penting bagi tubuh untuk memperbaiki sel, menyeimbangkan hormon, serta menjaga kesehatan otak. Oleh karena itu, menjaga pola tidur yang baik menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat.

Berita Terkait

Program MBG Lombok Barat Terhenti Sementara, Puluhan Ribu Penerima Terdampak
Rasio Klaim BPJS Kesehatan Tembus 111,86 Persen, Tertinggi Sejak 2018
Tren Minum Lemon + Minyak Zaitun Viral, Penderita GERD Wajib Hati-hati!
Hari Kesehatan Sedunia 2026: Ajakan Dunia untuk Percaya pada Sains
72 Siswa Keracunan MBG, DPR Minta SPPG Pondok Kelapa Ditutup
Cara Mengurangi Stres Kerja Secara Efektif
5 Buah yang Bantu Turunkan Asam Urat Secara Alami
Tips Orang Tua Kurangi Gadget Anak Saat Liburan Sekolah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 11:00 WIB

Program MBG Lombok Barat Terhenti Sementara, Puluhan Ribu Penerima Terdampak

Jumat, 10 April 2026 - 04:00 WIB

Rasio Klaim BPJS Kesehatan Tembus 111,86 Persen, Tertinggi Sejak 2018

Kamis, 9 April 2026 - 18:00 WIB

Tren Minum Lemon + Minyak Zaitun Viral, Penderita GERD Wajib Hati-hati!

Selasa, 7 April 2026 - 16:00 WIB

Hari Kesehatan Sedunia 2026: Ajakan Dunia untuk Percaya pada Sains

Senin, 6 April 2026 - 22:00 WIB

72 Siswa Keracunan MBG, DPR Minta SPPG Pondok Kelapa Ditutup

Berita Terbaru

Jaksa Agung Rotasi 65 Kajari di Seluruh Indonesia ( dok.CNN Indonesia)

Nasional

Jaksa Agung Rotasi 65 Kajari di Seluruh Indonesia

Selasa, 14 Apr 2026 - 16:35 WIB

Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Bisnis

BRI Bagi Dividen Rp346 per Saham, Catat Tanggal Pentingnya

Selasa, 14 Apr 2026 - 15:00 WIB

Harli Siregar ditunjuk menjadi Inspektur III pada Jaksa Agung Muda BIdang Pengawasaan Kejagung yang sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara. Foto: Metrotvnews.com/Candra Yuri Nuralam.

Nasional

Harli Siregar Kembali ke Kejagung Usai Rotasi Jabatan

Selasa, 14 Apr 2026 - 14:00 WIB

Pemerintah Tegaskan Rokok Ilegal Harus Bayar Cukai atau Tutup ( Poto ilustrasi :dok.Republika)

Ekonomi

Pemerintah Tegaskan Rokok Ilegal Harus Bayar Cukai atau Tutup

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:03 WIB