Demokrat Belum Tentukan Arah Pilpres 2029, PAN Tegaskan Dukungan ke Prabowo

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekjen DPP Demokrat Herman Khaeron (Rizki Setyo Samudero/detikBali).

Foto: Sekjen DPP Demokrat Herman Khaeron (Rizki Setyo Samudero/detikBali).

Jemarionline – Sikap partai politik terkait Pilpres 2029 mulai mencuat ke ruang publik. Partai Demokrat menegaskan hingga kini belum membahas sosok calon presiden maupun calon wakil presiden yang akan diusung. Berbeda dengan Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN) justru sudah menyatakan dukungan untuk Prabowo Subianto kembali maju.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, mengatakan pembahasan mengenai Pilpres 2029 belum menjadi agenda internal partainya. Menurutnya, Demokrat saat ini masih memprioritaskan peran sebagai bagian dari pemerintahan.

Herman menyampaikan, fokus utama Demokrat adalah mengawal dan menyukseskan program-program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai banyak kebijakan nasional yang harus dijaga pelaksanaannya agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.

Baca Juga :  Waka MPR Dorong Pencegahan Pekerja Anak Lewat Kebijakan Komprehensif

Terkait arah politik ke depan, Herman menegaskan Demokrat akan menyampaikan sikap resminya pada waktu yang tepat. Ia meminta publik menunggu keputusan partai yang akan diumumkan secara terbuka nantinya.

Sementara itu, PAN secara terbuka menyatakan komitmennya untuk kembali mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2029. Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno, menyebut dukungan tersebut merupakan kelanjutan dari sikap konsisten PAN yang telah tiga kali mendukung Prabowo dalam kontestasi pilpres sebelumnya.

Baca Juga :  Kesepakatan Tarif RI–AS Dikritik Rocky Gerung, Pemerintah Diminta Evaluasi Ulang

Meski demikian, Eddy menegaskan bahwa dukungan terhadap Prabowo tidak otomatis menentukan sosok calon wakil presiden. Menurutnya, konfigurasi pasangan capres-cawapres masih akan sangat bergantung pada dinamika kerja sama politik dan kebutuhan elektoral.

Eddy juga menyinggung peluang partai politik mengusulkan kadernya sendiri, terutama setelah tidak adanya ambang batas pencalonan presiden. Dalam konteks tersebut, ia secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap Zulkifli Hasan (Zulhas) untuk berpeluang mendampingi Prabowo pada Pilpres 2029.

Berita Terkait

Kritik Mahasiswa Disorot, Andre Rosiade Tekankan Pentingnya Etika dalam Demokrasi
JK Siap Lapor Polisi, Tegaskan Tak Terlibat Isu Ijazah Jokowi
Prabowo Disambut Upacara Kenegaraan Saat Bertemu PM Jepang di Istana Akasaka
Dana Pensiun Seumur Hidup Anggota DPR Diusulkan Dihapus
Sahroni Resmi Kembali Duduki Kursi Pimpinan Komisi III DPR RI Setelah Pergantian Fraksi
Golkar Ingatkan Fatsun Politik, Anggota DPR Diminta Solid Dukung Pemerintah
Yaqut Ajukan Praperadilan atas Status Tersangka, KPK Siap Hadapi Gugatan
Purbaya Siap Bertemu Trenggono Bahas Anggaran Kapal
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 22:00 WIB

Kritik Mahasiswa Disorot, Andre Rosiade Tekankan Pentingnya Etika dalam Demokrasi

Minggu, 5 April 2026 - 21:00 WIB

JK Siap Lapor Polisi, Tegaskan Tak Terlibat Isu Ijazah Jokowi

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:00 WIB

Prabowo Disambut Upacara Kenegaraan Saat Bertemu PM Jepang di Istana Akasaka

Senin, 23 Maret 2026 - 10:00 WIB

Dana Pensiun Seumur Hidup Anggota DPR Diusulkan Dihapus

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:53 WIB

Sahroni Resmi Kembali Duduki Kursi Pimpinan Komisi III DPR RI Setelah Pergantian Fraksi

Berita Terbaru

Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras (dok.Angkatan Laut Amerika/IDN financials)

Internasional

Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras

Minggu, 12 Apr 2026 - 23:00 WIB