Menag Pastikan Dana BOP RA dan BOS Madrasah Tahap I 2026 Cair Sebelum Idulfitri

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menag Pastikan Dana BOP RA dan BOS Madrasah Tahap I 2026 Cair Sebelum Idulfitri (Sumber: Cahya Sari/Antara)

Menag Pastikan Dana BOP RA dan BOS Madrasah Tahap I 2026 Cair Sebelum Idulfitri (Sumber: Cahya Sari/Antara)

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan pencairan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Raudhatul Athfal (RA) serta Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Tahap I Tahun Anggaran 2026 rampung sebelum Hari Raya Idulfitri.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan percepatan pencairan dilakukan agar aktivitas pendidikan di lembaga pendidikan Islam tetap berjalan stabil menjelang momentum hari besar keagamaan. Pemerintah ingin memastikan operasional madrasah tidak terganggu, terutama dalam memenuhi kebutuhan pembelajaran dan dukungan bagi tenaga pendidik.

“Target kami jelas, sebelum Idulfitri dana sudah terealisasi sehingga kegiatan lembaga tetap berjalan normal,” ujar Menag dalam keterangannya di Jakarta.


Total Anggaran Capai Rp4,5 Triliun

Pada tahap pertama tahun 2026, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp4,5 triliun. Dana tersebut terdiri dari:

  • Rp428 miliar untuk BOP RA

  • Rp4,1 triliun untuk BOS Madrasah

Baca Juga :  Komisi X DPR Usulkan Pendanaan Program MBG Tak Hanya dari Anggaran Pendidikan

Anggaran ini dialokasikan bagi sekitar 31 ribu RA dan 52 ribu madrasah swasta di seluruh Indonesia. Pemerintah berharap bantuan tersebut mampu memperkuat operasional lembaga pendidikan, mulai dari kebutuhan administrasi, sarana pembelajaran, hingga peningkatan mutu pendidikan keagamaan.


Skema Penyaluran Dana Berubah pada 2026

Kemenag juga menerapkan mekanisme baru dalam distribusi dana bantuan pendidikan Islam. Jika sebelumnya pencairan dilakukan setiap triwulan, mulai 2026 penyaluran dipadatkan menjadi dua tahap dalam setahun berbasis semester.

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menyebut perubahan ini bertujuan menyederhanakan administrasi sekaligus menyesuaikan kebutuhan riil madrasah. Namun, percepatan tersebut menuntut ketepatan pengajuan data dan kelengkapan dokumen dari pengelola lembaga agar pencairan tidak mengalami hambatan.

Baca Juga :  Kesejahteraan Guru Madrasah Swata Disorot Kemenag

Proses Digital untuk Percepat Verifikasi

Seluruh proses pencairan dana dilakukan secara digital melalui portal resmi Kementerian Agama. Pengajuan berkas tahap I dijadwalkan berlangsung pada 22 Februari hingga 3 Maret 2026, sementara proses verifikasi dilakukan hingga 4 Maret 2026.

Digitalisasi ini diharapkan mempercepat proses administrasi sekaligus meminimalkan kesalahan data yang berpotensi menunda penyaluran bantuan.


Dukungan Pemerintah bagi Pendidikan Keagamaan

Kemenag menilai pencairan dana BOP RA dan BOS Madrasah bukan sekadar program rutin, tetapi bagian dari strategi menjaga kualitas pendidikan Islam serta mendukung kesejahteraan guru dan keberlangsungan layanan pendidikan menjelang Idulfitri.

Berita Terkait

Cek Fakta: Isu Rapel Kenaikan Gaji Pensiunan PNS Maret 2026 Dipastikan Tidak Benar
Pemerintah Arahkan Penghapusan Status PPPK Paruh Waktu, Sistem ASN Akan Disederhanakan
CPNS 2026 Segera Dibuka? Pemerintah Siapkan 160 Ribu Formasi Baru
Pembayaran THR Pensiunan ASN 2026 Masih Tertunda, Taspen Tunggu Regulasi Pemerintah
Terancam Dirumahkan, 9.000 PPPK di NTT Disiapkan Skema KUR agar Bisa Jadi Pengusaha
PPPK Lebih Banyak dari PNS, Ini Data Penerima THR ASN 2026
P2G dan Guru Honorer Penggugat Program MBG Siap Hadirkan Saksi PPPK Paruh Waktu
PPPK Gugat UU ASN, Soroti Pasal yang Dinilai Diskriminatif
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:30 WIB

Menag Pastikan Dana BOP RA dan BOS Madrasah Tahap I 2026 Cair Sebelum Idulfitri

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:30 WIB

Cek Fakta: Isu Rapel Kenaikan Gaji Pensiunan PNS Maret 2026 Dipastikan Tidak Benar

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:00 WIB

Pemerintah Arahkan Penghapusan Status PPPK Paruh Waktu, Sistem ASN Akan Disederhanakan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:30 WIB

CPNS 2026 Segera Dibuka? Pemerintah Siapkan 160 Ribu Formasi Baru

Sabtu, 28 Februari 2026 - 08:30 WIB

Pembayaran THR Pensiunan ASN 2026 Masih Tertunda, Taspen Tunggu Regulasi Pemerintah

Berita Terbaru