SUNGAI PENUH — Gangguan sistem perbankan yang dialami Bank Jambi memicu keresahan masyarakat di berbagai daerah, termasuk di Sungai Penuh. Sejumlah nasabah hingga aparatur sipil negara (ASN) dilaporkan mendatangi kantor cabang bank untuk memastikan keamanan dana mereka setelah muncul isu saldo rekening hilang.
Kedatangan nasabah terjadi setelah layanan perbankan digital mengalami gangguan yang menyebabkan mobile banking, ATM, dan sejumlah kanal transaksi tidak dapat digunakan sementara waktu. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat, terutama setelah beredar informasi mengenai saldo rekening yang diduga berkurang secara tiba-tiba.
Nasabah Datang Minta Kepastian
Sejak pagi hari, sejumlah warga terlihat mendatangi kantor Bank Jambi cabang Sungai Penuh. Sebagian besar nasabah mengaku ingin memperoleh penjelasan langsung dari pihak bank dan memastikan rekening mereka tetap aman.
Beberapa nasabah menyatakan mereka tidak mengalami kehilangan dana, namun merasa perlu melakukan pengecekan langsung karena informasi yang beredar luas di media sosial menimbulkan kepanikan.
Situasi di kantor cabang berlangsung kondusif, meski antrean nasabah meningkat dibandingkan hari biasa.
Bank Jambi Akui Terjadi Gangguan Sistem
Dalam pernyataan resminya, manajemen Bank Jambi menjelaskan bahwa gangguan layanan terjadi akibat proses pemeliharaan (maintenance) sistem internal yang dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kualitas layanan perbankan.
Gangguan tersebut berdampak pada:
-
layanan mobile banking,
-
transaksi ATM,
-
serta beberapa fasilitas digital lainnya.
Pihak bank menyampaikan permohonan maaf kepada nasabah atas ketidaknyamanan yang terjadi dan meminta masyarakat tetap tenang selama proses pemulihan berlangsung.
Investigasi Terkait Laporan Saldo Hilang
Menanggapi laporan saldo nasabah yang disebut berkurang atau hilang, Bank Jambi menyatakan saat ini sedang melakukan investigasi dan verifikasi menyeluruh terhadap data transaksi.
Tim internal bersama pihak terkait tengah menelusuri penyebab gangguan guna memastikan apakah perubahan saldo disebabkan kesalahan sistem atau faktor lain. Bank menegaskan setiap laporan nasabah akan ditangani sesuai prosedur perlindungan konsumen perbankan.
Dana Nasabah Dijamin Aman
Manajemen Bank Jambi memastikan dana masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Apabila investigasi menemukan adanya kerugian akibat kesalahan sistem, bank menyatakan siap mengganti dana nasabah sepenuhnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebagai langkah pengamanan, akses layanan digital sempat dibatasi sementara untuk proses sinkronisasi dan penguatan sistem teknologi informasi.
Pemulihan Layanan Bertahap
Hingga saat ini, proses pemulihan sistem masih berlangsung secara bertahap. Bank berharap seluruh layanan dapat kembali normal dalam waktu dekat dan berjanji akan terus memberikan pembaruan informasi kepada masyarakat guna menjaga transparansi serta kepercayaan nasabah.
Pihak bank juga mengimbau nasabah agar tetap waspada dan tidak membagikan PIN, password, maupun kode OTP kepada pihak yang mengatasnamakan bank.









