Jemarionline.com, Jawa Tengah – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, kembali menjadi sorotan warganet. Banyak unggahan di media sosial mengeluhkan kondisi jalan yang rusak di berbagai daerah. Komentar dan video viral di TikTok semakin menambah perhatian publik.Namun, menurut Kepala Dinas PUPR Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, sebagian besar jalan yang dikritik bukan jalan provinsi. Sebagian besar adalah jalan kabupaten atau desa. “Masyarakat sering tidak memahami klasifikasi jalan. Mereka mengira semua jalan berada di bawah provinsi,” jelas Henggar.
Dinas PUPR mencatat, sekitar 94 persen dari 2.440 kilometer jalan provinsi dalam kondisi baik. Meski begitu, mereka tetap menindaklanjuti laporan jalan rusak untuk perbaikan.Henggar menambahkan, dinas akan terus memetakan kondisi jalan dan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan desa. Hal ini dilakukan agar penanganan lebih tepat sasaran dan publik mendapatkan informasi yang jelas.
Isu jalan rusak memang kerap menjadi perhatian publik karena berdampak pada keselamatan dan mobilitas warga. Warganet pun sering menyuarakan kritik melalui media sosial, meskipun tidak semua jalan berada di









