4.300 Warga Jalani Tes HIV di Sukabumi, 54 Orang Positif hingga Juni 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi(Dok Istimewa)

Ilustrasi(Dok Istimewa)

SUKABUMI, Jemarionline.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi memeriksa 4.300 warga melalui program tes HIV hingga Juni 2026. Dari jumlah tersebut, petugas kesehatan menemukan 54 warga dengan hasil positif HIV.

Dinkes terus memperluas layanan pemeriksaan untuk meningkatkan deteksi dini sekaligus menekan penyebaran HIV di masyarakat. Karena itu, petugas kesehatan aktif mengajak warga memanfaatkan layanan tes HIV yang tersedia di fasilitas kesehatan.

Dinkes Kejar Target Pemeriksaan

Dinkes Kota Sukabumi menargetkan 11.360 warga mengikuti tes HIV sepanjang 2026.

Hingga awal Juni, petugas kesehatan telah menjangkau sekitar 4.300 orang. Untuk mencapai target tersebut, Dinkes memperluas sosialisasi dan meningkatkan akses pemeriksaan di berbagai fasilitas kesehatan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Sukabumi Denna Yuliavina terus mendorong masyarakat agar melakukan pemeriksaan secara sukarela.

Baca Juga :  70 Juta Warga RI Diperkirakan Idap Penyakit Hati, Banyak yang Tak Menyadarinya

Dinkes Temukan Kasus pada Usia Produktif

Petugas kesehatan menemukan sebagian besar kasus baru pada kelompok usia produktif.

Dinkes mengidentifikasi hubungan seksual berisiko dan penggunaan jarum suntik tidak steril sebagai faktor utama penularan HIV. Karena itu, petugas terus mengedukasi masyarakat mengenai pencegahan HIV dan pentingnya perilaku hidup sehat.

Selain itu, Dinkes mengingatkan bahwa banyak orang tidak menyadari infeksi HIV karena virus tersebut sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal.

Dinkes Dampingi Pasien HIV

Dinkes langsung menghubungkan warga yang memperoleh hasil positif dengan layanan kesehatan yang menyediakan terapi HIV.

Petugas kesehatan memberikan terapi antiretroviral (ARV) secara gratis untuk membantu pasien mengendalikan jumlah virus dalam tubuh. Melalui pengobatan yang rutin, pasien dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.

Selain itu, petugas juga memantau perkembangan kesehatan pasien secara berkala.

Baca Juga :  Trump Sebut Hantavirus Tidak Mudah Menyebar, Pemerintah AS Klaim Situasi Terkendali

Sukabumi Sediakan Layanan HIV

Dinkes Kota Sukabumi menyediakan 11 layanan pengobatan HIV yang tersebar di berbagai fasilitas kesehatan.

Enam rumah sakit dan lima puskesmas melayani pemeriksaan, konseling, serta pengobatan HIV bagi masyarakat. Melalui layanan tersebut, warga dapat mengakses bantuan medis dengan lebih mudah.

Karena itu, Dinkes terus memperkuat akses layanan kesehatan di seluruh wilayah kota.

Dinkes Ajak Warga Hapus Stigma

Dinkes Kota Sukabumi mengajak masyarakat menghentikan stigma terhadap Orang Dengan HIV (ODHIV).

Petugas kesehatan menilai stigma sering membuat warga enggan melakukan pemeriksaan atau menjalani pengobatan. Kondisi tersebut dapat menghambat upaya pencegahan dan pengendalian HIV.

Karena itu, Dinkes terus menyampaikan edukasi bahwa HIV tidak menular melalui sentuhan, berjabat tangan, berbagi makanan, atau interaksi sosial biasa.

Berita Terkait

Kabut Asap Pekat Selimuti Jambi, Warga Desak Pembagian Masker Gratis
Cara Pindah BPJS Mandiri ke PBI Gratis: Simak Syarat dan Tahapan Resminya
Ratusan Orang Diduga Keracunan Usai Menyantap Makanan Restoran Korea di Bandung
Cara Efektif Mengatasi Kutu Beras dan Ngengat Lemari Dapur
Kebiasaan Harian Perkotaan yang Picu Risiko Perlemakan Hati
Ubi Jalar vs Pisang: Mana Terbaik untuk Gula Darah?
Hipertensi Geser Merokok Jadi Pemicu Utama Serangan Jantung di Indonesia
Edukasi Nyeri Punggung Bawah: RS M Djamil Imbau Warga Tak Sepelekan Sakit Pinggang
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Kabut Asap Pekat Selimuti Jambi, Warga Desak Pembagian Masker Gratis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Cara Pindah BPJS Mandiri ke PBI Gratis: Simak Syarat dan Tahapan Resminya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Ratusan Orang Diduga Keracunan Usai Menyantap Makanan Restoran Korea di Bandung

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Cara Efektif Mengatasi Kutu Beras dan Ngengat Lemari Dapur

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Kebiasaan Harian Perkotaan yang Picu Risiko Perlemakan Hati

Berita Terbaru

Deretan Huawei Nova 16s Series dengan kamera 200 MP resmi hadir di Indonesia mengusung baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Huawei Nova 16s Series Rilis di RI Bawa Kamera 200 MP

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:07 WIB

Ilustarsi Seorang warga sedang bertransaksi membeli emas Antam di outlet Pegadaian, Kamis (22/10/2026).(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Pegadaian 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:20 WIB

Petugas Mantri BRI menjelaskan tabel simulasi angsuran KUR kepada pelaku usaha mikro di warung kelontong.(ilustrasi poto: AI).

Ekonomi

Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 60 Juta

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:14 WIB

Emas batangan Antam kemasan CertiCard pecahan 1 gram bersanding dengan kalkulator di atas meja kayu.(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:09 WIB