Kabar Duka, Calon Haji Asal Kerinci Wafat di Arafah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Foto: INDEPENDENT.CO.ID

Sumber Foto: INDEPENDENT.CO.ID

Kerinci, Jemarionline.com – Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Seorang calon haji asal Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, bernama Khairusni Bilal Usman (67), meninggal dunia di tenda pemondokan Arafah, Arab Saudi. Jemaah tersebut tergabung dalam Kloter BTH-19.

Selain itu, peristiwa ini menambah jumlah jemaah asal Jambi yang wafat selama pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 menjadi dua orang.

Tim kesehatan haji mencatat Khairusni Bilal Usman wafat pada Selasa, 26 Mei 2026 sekitar pukul 21.30 waktu Arab Saudi.

Saat itu, almarhumah berada di tenda maktab Arafah bersama suaminya. Tiba-tiba ia mengeluhkan tubuh lemas dan sesak napas sebelum akhirnya tidak sadarkan diri.

Petugas kesehatan kloter langsung menuju lokasi untuk memberikan pertolongan pertama.

Baca Juga :  Polisi Rekonstruksi Kasus Dugaan Asusila Guru ASN di Sungai Penuh

Tim Medis Sempat Lakukan Resusitasi

Tenaga kesehatan kloter segera memeriksa kondisi pasien setibanya di lokasi.

Namun, petugas tidak menemukan denyut nadi sehingga tim langsung melakukan resusitasi jantung paru (RJP) sebanyak tiga siklus.

“Saat tenaga kesehatan kloter tiba dan dilakukan pemeriksaan awal, pasien tidak teraba nadinya dan dilakukan resusitasi jantung paru sebanyak tiga siklus,” tulis Fuji Ramdhani dalam laporan tim kesehatan.

Selanjutnya, Tim Kesehatan Sektor bersama petugas Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) datang untuk memberikan penanganan lanjutan.

Meski demikian, tim medis tidak mendapatkan respons dari pasien.

Penyebab Kematian Akibat Gangguan Jantung

Tim medis Kedutaan Besar Republik Indonesia menerbitkan surat keterangan kematian berdasarkan standar medis internasional ICD-10.

Dokumen tersebut menyebut gangguan jantung akut sebagai penyebab utama kematian jemaah asal Kerinci tersebut.

Baca Juga :  Momentum Otonomi Daerah, Sungai Penuh Dorong Inovasi dan Pelayanan

Selain itu, catatan kesehatan menunjukkan almarhumah sempat menjalani pemeriksaan medis selama berada di Arab Saudi.

Kemenag Sampaikan Duka Mendalam

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya jemaah tersebut.

“Kami turut berduka cita atas wafatnya almarhumah Khairusni Bilal Usman asal Kabupaten Kerinci,” ujar Wahyudi.

Selain itu, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan petugas akan melaksanakan badal haji sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, jemaah asal Sarolangun bernama Asniyati Ahmad Bawari juga meninggal dunia di Makkah.

Karena itu, jumlah jemaah asal Jambi yang wafat selama musim haji 2026 kini menjadi dua orang. (man)

Berita Terkait

Posyandu Merangin Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Desa, Ini Strateginya
SPMB Kerinci 2026 Dibuka 22 Juni, Catat Jadwal Pendaftaran SD dan SMP
Ketua MUI Provinsi Jambi Monitoring dan Evaluasi MUI Sungai Penuh, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara
Pelangsir Pertalite Diamankan Polres Kerinci, Polisi Tindak Tegas
Perlindungan Sosial Kerinci Diperkuat, Kejaksaan dan BPJS Turut Mengawal
Kejari Sungai Penuh Ikut Evaluasi Kinerja Datun, Perkuat Pelayanan Hukum
Ranperwal Sungai Penuh Diharmonisasikan Kemenkum Jambi, Perkuat Pajak dan Layanan Kesehatan
Pemkot Sungai Penuh Gandeng Yayasan Regen Kelola Sampah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00 WIB

Posyandu Merangin Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Desa, Ini Strateginya

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:00 WIB

SPMB Kerinci 2026 Dibuka 22 Juni, Catat Jadwal Pendaftaran SD dan SMP

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:00 WIB

Ketua MUI Provinsi Jambi Monitoring dan Evaluasi MUI Sungai Penuh, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:00 WIB

Pelangsir Pertalite Diamankan Polres Kerinci, Polisi Tindak Tegas

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:00 WIB

Perlindungan Sosial Kerinci Diperkuat, Kejaksaan dan BPJS Turut Mengawal

Berita Terbaru