Kepri, Mesuji dan Sungai Penuh Raih Penghargaan Nasional, Prestasi Tekan Kemiskinan dan Stunting Jadi Sorotan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: tangkap layar detik.com

Foto: tangkap layar detik.com

Jemarionline.com – Kepulauan Riau, Kabupaten Mesuji, dan Kota Sungai Penuh mencuri perhatian dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026. Ketiga daerah itu meraih kemenangan pada kategori penurunan kemiskinan dan stunting.

Prestasi ini menegaskan kerja daerah mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Selain itu, kemenangan tersebut memperlihatkan upaya pemerintah daerah berjalan konsisten dan terarah.

Karena itu, penghargaan ini mendapat sorotan luas.

Kepri Tampil Kuat di Tingkat Provinsi

Kepulauan Riau meraih posisi terbaik pada tingkat provinsi.

Pemerintah daerah mendorong berbagai program untuk menekan kemiskinan dan mempercepat penanganan stunting.

Pemprov memperkuat layanan kesehatan, memperluas intervensi gizi, dan mendorong program ekonomi masyarakat.

Langkah-langkah itu menghasilkan progres yang dinilai signifikan.

Karena capaian tersebut, Kepri berhasil unggul dari daerah lain.

Selain fokus pada angka, Kepri juga memperkuat kualitas implementasi program.

Faktor itu ikut mendorong kemenangan mereka.

Mesuji Tunjukkan Lompatan Besar

Di tingkat kabupaten, Mesuji keluar sebagai yang terbaik.

Daerah ini menunjukkan perkembangan kuat dalam pengurangan kemiskinan.

Selain itu, pemerintah kabupaten mempercepat program penanganan stunting lewat berbagai intervensi.

Mesuji mendorong layanan kesehatan ibu-anak, memperkuat pendampingan keluarga rentan, dan menggerakkan pemberdayaan ekonomi warga.

Strategi itu memberi hasil yang terukur.

Karena itulah Mesuji menonjol dalam penilaian nasional.

Keberhasilan ini lahir dari kerja kolektif, bukan program sesaat.

Hal itu membuat capaian Mesuji semakin mendapat perhatian.

Baca Juga :  Al Haris Dorong Pengusaha Muda Jambi Naik Kelas di Ajang Munas HIPMI

Sungai Penuh Menang di Tingkat Kota

Pada kategori kota, Sungai Penuh merebut posisi pertama.

Pemerintah kota fokus menjalankan program yang langsung menyentuh masyarakat.

Mereka mempercepat penanganan stunting, memperluas akses layanan dasar, dan memperkuat program kesejahteraan.

Selain itu, koordinasi lintas sektor berjalan efektif.

Pendekatan itu membantu kota ini mencatat hasil positif.

Karena itu, Sungai Penuh berhasil menjadi yang terbaik di tingkat kota.

Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan kota berukuran kecil pun bisa menghasilkan terobosan besar.

Penghargaan Ini Dorong Kompetisi Positif

Ajang ini tidak sekadar memberi trofi.

Kemendagri merancang kompetisi ini untuk mendorong pemerintah daerah terus berinovasi.

Karena itu, penilaian berbasis capaian dan kinerja menjadi fokus utama.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga menekankan banyak kepala daerah menghadirkan prestasi nyata melalui kerja konkret.

Pernyataan itu memperkuat pesan bahwa daerah punya peran penting dalam pembangunan nasional.

Penurunan Kemiskinan dan Stunting Jadi Prioritas

Pemerintah terus menempatkan dua isu ini sebagai agenda utama.

Kemiskinan berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, stunting menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Karena itu, pemerintah memberi perhatian besar pada daerah yang menunjukkan kemajuan nyata.

Selain mengejar target nasional, daerah juga berlomba menciptakan inovasi.

Hasilnya mulai terlihat.

Faktor yang Membawa Ketiganya Menang

Ada beberapa faktor yang mendorong kemenangan Kepri, Mesuji, dan Sungai Penuh.

Baca Juga :  YLBHI Kritik Anggaran Pendidikan untuk Program Makan Bergizi Gratis

Di antaranya:

  • Program berjalan konsisten
  • Intervensi langsung menyasar masyarakat
  • Koordinasi lintas sektor kuat
  • Inovasi daerah terus berkembang
  • Dampak program terlihat jelas

Faktor-faktor itu membuat ketiganya menonjol.

Bukan hanya secara administratif, tetapi juga dalam hasil lapangan.

Kompetisi Ini Akan Berlanjut

Kemendagri tidak berhenti di satu region.

Pemerintah menyiapkan kompetisi serupa di beberapa wilayah lain.

Artinya, lebih banyak daerah akan ikut bersaing menunjukkan inovasi terbaik.

Selain itu, skema ini mendorong pemerataan pembangunan.

Karena daerah saling belajar, kualitas pelayanan publik juga bisa meningkat.

Prestasi Ini Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Kemenangan tiga daerah ini memberi pesan penting.

Daerah bisa menekan kemiskinan dan stunting jika program berjalan serius.

Selain itu, keberhasilan mereka membuktikan strategi yang tepat mampu menghasilkan perubahan.

Karena itu, banyak pihak melihat capaian ini sebagai model yang patut dicontoh.

Tidak hanya bagi pemerintah daerah lain, tetapi juga untuk penguatan kebijakan nasional.

Kesimpulan

Kepri, Mesuji, dan Sungai Penuh meraih penghargaan kategori penurunan kemiskinan dan stunting karena kerja nyata yang terukur.

Ketiga daerah mendorong program efektif, memperkuat layanan publik, dan menghasilkan dampak langsung bagi masyarakat.

Selain menjadi prestasi penting, kemenangan ini menunjukkan daerah mampu menjadi motor perubahan.

Karena itu, penghargaan ini bukan sekadar simbol.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa kerja daerah bisa mendorong pembangunan yang nyata.

Berita Terkait

Posyandu Merangin Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Desa, Ini Strateginya
SPMB Kerinci 2026 Dibuka 22 Juni, Catat Jadwal Pendaftaran SD dan SMP
Ketua MUI Provinsi Jambi Monitoring dan Evaluasi MUI Sungai Penuh, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara
Pelangsir Pertalite Diamankan Polres Kerinci, Polisi Tindak Tegas
Perlindungan Sosial Kerinci Diperkuat, Kejaksaan dan BPJS Turut Mengawal
Kejari Sungai Penuh Ikut Evaluasi Kinerja Datun, Perkuat Pelayanan Hukum
Ranperwal Sungai Penuh Diharmonisasikan Kemenkum Jambi, Perkuat Pajak dan Layanan Kesehatan
Pemkot Sungai Penuh Gandeng Yayasan Regen Kelola Sampah
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00 WIB

Posyandu Merangin Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Desa, Ini Strateginya

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:00 WIB

SPMB Kerinci 2026 Dibuka 22 Juni, Catat Jadwal Pendaftaran SD dan SMP

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:00 WIB

Ketua MUI Provinsi Jambi Monitoring dan Evaluasi MUI Sungai Penuh, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:00 WIB

Pelangsir Pertalite Diamankan Polres Kerinci, Polisi Tindak Tegas

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:00 WIB

Perlindungan Sosial Kerinci Diperkuat, Kejaksaan dan BPJS Turut Mengawal

Berita Terbaru

Foto: Selat Hormuz kembali ditutup Iran (REUTERS/Stringer)

Internasional

Iran Tutup Selat Hormuz Lagi, Dunia Waspadai Krisis Energi

Jumat, 12 Jun 2026 - 12:00 WIB