Program MBG Lombok Barat Terhenti Sementara, Puluhan Ribu Penerima Terdampak

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Program MBG Lombok Barat Terhenti Sementara, Puluhan Ribu Penerima Terdampak (dok.LOMBOK POST/IST )

Program MBG Lombok Barat Terhenti Sementara, Puluhan Ribu Penerima Terdampak (dok.LOMBOK POST/IST )

Jemarionline.com, Lombok Barat – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lombok Barat (Lobar) dilaporkan terhenti sementara setelah puluhan dapur penyedia layanan dihentikan operasionalnya. Kondisi ini berdampak pada puluhan ribu penerima manfaat, terutama pelajar.

Sebanyak 39 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG diketahui disuspensi oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Penghentian ini dilakukan karena sejumlah dapur belum memenuhi standar dan ketentuan teknis yang telah ditetapkan.

Akibatnya, distribusi makanan bergizi yang biasanya rutin diterima oleh para siswa dan kelompok sasaran lainnya menjadi terganggu.

Baca Juga :  Gibran Pastikan Nasib Guru Honorer dan PPPK Terjaga

Puluhan Ribu Siswa Terdampak

Penghentian sementara program ini berdampak cukup luas. Sekitar 52 ribu penerima manfaat di Lombok Barat, yang sebagian besar merupakan pelajar, tidak lagi menerima layanan makanan bergizi selama periode penghentian berlangsung.

Kondisi ini dikhawatirkan dapat memengaruhi pemenuhan gizi harian para siswa, terutama mereka yang selama ini sangat bergantung pada program tersebut.

Pemerintah Lakukan Evaluasi

Pemerintah daerah bersama Badan Gizi Nasional saat ini tengah melakukan koordinasi untuk mengevaluasi pelaksanaan program. Langkah ini dilakukan agar operasional dapur yang memenuhi syarat dapat segera kembali berjalan.

Baca Juga :  Kemenkes Soroti Selebgram Keluyuran Saat Sakit Campak

Selain itu, perbaikan standar operasional dan pengawasan disebut akan diperketat untuk memastikan program MBG dapat berjalan lebih optimal ke depannya.

Masyarakat berharap program MBG dapat segera kembali berjalan normal mengingat perannya yang penting dalam mendukung pemenuhan gizi anak sekolah dan kelompok rentan di Lombok Barat.

Berita Terkait

5 Herbal untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami, Mudah Ditemukan
Gejala Sinusitis: Mengira Flu Biasa? Hidung Tersumbat Bisa Jadi Tanda Sinus
Bahaya Kekurangan Gizi Mikro pada Anak yang Sering Tak Disadari
Mulai Juni 2026, Pasien BPJS Wajib Kontrol Sesuai Jadwal atau Tak Dilayani
RSUD Soedjono Selong Mulai Vaksinasi MR, Pegawai Jadi Sasaran Awal
70 Juta Warga RI Diperkirakan Idap Penyakit Hati, Banyak yang Tak Menyadarinya
4.300 Warga Jalani Tes HIV di Sukabumi, 54 Orang Positif hingga Juni 2026
Menkes Budi Siapkan Terobosan, Hepatitis B Bisa Ditangani di Puskesmas
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:00 WIB

5 Herbal untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami, Mudah Ditemukan

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:00 WIB

Gejala Sinusitis: Mengira Flu Biasa? Hidung Tersumbat Bisa Jadi Tanda Sinus

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:00 WIB

Bahaya Kekurangan Gizi Mikro pada Anak yang Sering Tak Disadari

Senin, 8 Juni 2026 - 21:00 WIB

Mulai Juni 2026, Pasien BPJS Wajib Kontrol Sesuai Jadwal atau Tak Dilayani

Senin, 8 Juni 2026 - 15:00 WIB

RSUD Soedjono Selong Mulai Vaksinasi MR, Pegawai Jadi Sasaran Awal

Berita Terbaru