Ngerinya Puting Beliung di Kudus, 221 Rumah Warga Rusak

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Undaan, Kudus, Senin (30/3/2026). (Dok. Relawan Undaan Kudus)

Angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Undaan, Kudus, Senin (30/3/2026). (Dok. Relawan Undaan Kudus)

Jemarionline – Bencana angin puting beliung menerjang wilayah Kudus dan menyebabkan ratusan rumah warga mengalami kerusakan.

Peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Undaan pada Senin (30/3/2026) sore. Hujan deras yang tiba-tiba berubah menjadi angin kencang memicu kerusakan di sejumlah wilayah.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sebanyak 221 bangunan terdampak. Kerusakan yang terjadi bervariasi, mulai dari ringan hingga berat.

Empat desa yang terdampak meliputi Desa Terangmas, Kalirejo, Glagahwaru, dan Medini.

Dari seluruh wilayah tersebut, Desa Medini menjadi lokasi dengan dampak paling parah. Tercatat sekitar 192 bangunan rusak, mayoritas pada bagian atap rumah warga.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Perkuat Koordinasi Jelang Musim Hujan untuk Antisipasi Bencana

Angin kencang terjadi sekitar pukul 15.35 WIB. Sebelumnya, wilayah tersebut hanya diguyur hujan ringan sebelum tiba-tiba berubah menjadi hujan deras disertai angin kencang.

Selain merusak rumah, angin juga menyebabkan pohon tumbang dan beberapa bangunan roboh. Di Desa Terangmas, sebuah rumah dan gudang dilaporkan ambruk akibat terjangan angin.

Bencana ini juga menimbulkan korban luka. Seorang warga sempat dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis setelah tertimpa bangunan.

Baca Juga :  Dana Bencana BNPB Dikorupsi, KPK Jerat Pejabat Internal dan Rekanan Swasta

BPBD setempat mencatat kebutuhan mendesak saat ini berupa material bangunan, terutama genteng. Diperkirakan sekitar 14.400 genteng dibutuhkan untuk memperbaiki rumah warga yang rusak.

Petugas gabungan masih melakukan penanganan di lokasi. Proses pendataan dan bantuan terus dilakukan untuk membantu warga terdampak.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di masa peralihan musim yang rawan terjadi angin kencang dan hujan deras.

Berita Terkait

Semeru Erupsi Pagi Ini, Warga Diminta Jauhi Sungai
Krueng Peuto Meluap, Ratusan Rumah Kembali Banjir
Tanggul Widodaren Jebol, Dua Desa di Pati Banjir
El Nino 2026 Diprediksi Bikin Kemarau Lebih Kering
Sinabung Meningkat, Aktivitas Vulkanik Terpantau Menguat
Hujan Deras Guyur Solo, Ratusan Rumah di 8 Kelurahan Terendam Banjir Luapan Sungai
Air Danau Toba Surut, Ancam Ketahanan Pangan dan Energi
Jalur Vital Aceh Lumpuh Lagi, Sungai Meluap Putuskan Akses Bireuen–Bener Meriah
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:00 WIB

Semeru Erupsi Pagi Ini, Warga Diminta Jauhi Sungai

Senin, 25 Mei 2026 - 09:00 WIB

Krueng Peuto Meluap, Ratusan Rumah Kembali Banjir

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:00 WIB

Tanggul Widodaren Jebol, Dua Desa di Pati Banjir

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:00 WIB

El Nino 2026 Diprediksi Bikin Kemarau Lebih Kering

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:00 WIB

Sinabung Meningkat, Aktivitas Vulkanik Terpantau Menguat

Berita Terbaru

Deretan Huawei Nova 16s Series dengan kamera 200 MP resmi hadir di Indonesia mengusung baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Huawei Nova 16s Series Rilis di RI Bawa Kamera 200 MP

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:07 WIB

Ilustarsi Seorang warga sedang bertransaksi membeli emas Antam di outlet Pegadaian, Kamis (22/10/2026).(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Pegadaian 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:20 WIB

Petugas Mantri BRI menjelaskan tabel simulasi angsuran KUR kepada pelaku usaha mikro di warung kelontong.(ilustrasi poto: AI).

Ekonomi

Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 60 Juta

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:14 WIB

Emas batangan Antam kemasan CertiCard pecahan 1 gram bersanding dengan kalkulator di atas meja kayu.(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:09 WIB