MERANGIN – Keberhasilan Desa Durian Rambun, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin, dalam mengelola dana desa menuai perhatian pemerintah daerah. Dengan modal hanya Rp35 juta, desa ini mampu menghasilkan nilai ekonomi hingga Rp700 juta dari sektor pertanian.
Pencapaian tersebut diungkapkan langsung oleh M. Syukur di hadapan para kepala desa dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Merangin.
Menurutnya, keberhasilan itu menjadi bukti bahwa pengelolaan anggaran desa yang tepat dan kreatif mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan.
Desa Durian Rambun diketahui memanfaatkan dana ketahanan pangan untuk mengembangkan padi ladang. Hasilnya, panen yang diperoleh tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi.
Atas capaian tersebut, desa ini kini menjadi satu-satunya di Merangin yang mendapatkan kepercayaan menerima program bantuan dari pemerintah pusat, khususnya dalam upaya pelestarian hutan.
Bupati M. Syukur menyatakan pihaknya akan mengusulkan prestasi tersebut ke tingkat nasional. Ia bahkan berencana melaporkan langsung kepada Kementerian Pertanian agar Desa Durian Rambun memperoleh penghargaan resmi.
Selain itu, ia mengajak seluruh kepala desa menjadikan keberhasilan ini sebagai contoh dalam mengelola dana desa. Ia menegaskan bahwa anggaran desa seharusnya tidak hanya dihabiskan, tetapi harus mampu diputar menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
Bupati juga menyoroti potensi besar jika program desa tersebut dikolaborasikan dengan program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dinilai mampu memperkuat ekonomi desa secara berkelanjutan.









