Modal Rp35 Juta Disulap Jadi Rp700 Juta, Desa Durian Rambun Diusulkan Raih Penghargaan Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Modal Rp35 Juta Disulap Jadi Rp700 Juta, Desa Durian Rambun Diusulkan Raih Penghargaan Nasional

Modal Rp35 Juta Disulap Jadi Rp700 Juta, Desa Durian Rambun Diusulkan Raih Penghargaan Nasional

MERANGIN – Keberhasilan Desa Durian Rambun, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin, dalam mengelola dana desa menuai perhatian pemerintah daerah. Dengan modal hanya Rp35 juta, desa ini mampu menghasilkan nilai ekonomi hingga Rp700 juta dari sektor pertanian.

Pencapaian tersebut diungkapkan langsung oleh M. Syukur di hadapan para kepala desa dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Merangin.

Menurutnya, keberhasilan itu menjadi bukti bahwa pengelolaan anggaran desa yang tepat dan kreatif mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan.

Baca Juga :  Dilema 2027: Pemkot Jambi Dikejar Target Pangkas Belanja Pegawai 30 Persen

Desa Durian Rambun diketahui memanfaatkan dana ketahanan pangan untuk mengembangkan padi ladang. Hasilnya, panen yang diperoleh tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi.

Atas capaian tersebut, desa ini kini menjadi satu-satunya di Merangin yang mendapatkan kepercayaan menerima program bantuan dari pemerintah pusat, khususnya dalam upaya pelestarian hutan.

Bupati M. Syukur menyatakan pihaknya akan mengusulkan prestasi tersebut ke tingkat nasional. Ia bahkan berencana melaporkan langsung kepada Kementerian Pertanian agar Desa Durian Rambun memperoleh penghargaan resmi.

Baca Juga :  Desa Talang Lindung Raih Prestasi Nasional di Hari Desa 2026

Selain itu, ia mengajak seluruh kepala desa menjadikan keberhasilan ini sebagai contoh dalam mengelola dana desa. Ia menegaskan bahwa anggaran desa seharusnya tidak hanya dihabiskan, tetapi harus mampu diputar menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Bupati juga menyoroti potensi besar jika program desa tersebut dikolaborasikan dengan program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dinilai mampu memperkuat ekonomi desa secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Pimpinan BRI Sungai Penuh Sambangi Polres Kerinci, Perkuat Keamanan dan Pelayanan Perbankan
TVRI Jambi Gelar Nonton Bareng Piala Dunia 2026, Hadirkan Bola Gembira untuk Masyarakat
Posyandu Merangin Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Desa, Ini Strateginya
SPMB Kerinci 2026 Dibuka 22 Juni, Catat Jadwal Pendaftaran SD dan SMP
Ketua MUI Provinsi Jambi Monitoring dan Evaluasi MUI Sungai Penuh, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara
Pelangsir Pertalite Diamankan Polres Kerinci, Polisi Tindak Tegas
Perlindungan Sosial Kerinci Diperkuat, Kejaksaan dan BPJS Turut Mengawal
Kejari Sungai Penuh Ikut Evaluasi Kinerja Datun, Perkuat Pelayanan Hukum
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Pimpinan BRI Sungai Penuh Sambangi Polres Kerinci, Perkuat Keamanan dan Pelayanan Perbankan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:00 WIB

TVRI Jambi Gelar Nonton Bareng Piala Dunia 2026, Hadirkan Bola Gembira untuk Masyarakat

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00 WIB

Posyandu Merangin Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Desa, Ini Strateginya

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:00 WIB

SPMB Kerinci 2026 Dibuka 22 Juni, Catat Jadwal Pendaftaran SD dan SMP

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:00 WIB

Ketua MUI Provinsi Jambi Monitoring dan Evaluasi MUI Sungai Penuh, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

Berita Terbaru