Lebaran 2026 Hari Apa? Ini Prediksi Pemerintah dan Muhammadiyah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi suasana Lebaran (Foto: Getty Images/Edwin Tan)

Ilustrasi suasana Lebaran (Foto: Getty Images/Edwin Tan)

JemarionlineBanyak masyarakat mulai mencari tahu kapan Hari Raya Idul Fitri 2026 atau 1 Syawal 1447 Hijriah akan dirayakan.

Di Indonesia, penentuan Lebaran biasanya bisa berbeda. Hal ini karena adanya perbedaan metode antara pemerintah dan organisasi Islam seperti Muhammadiyah.

Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan tanggal Lebaran. Berdasarkan metode hisab atau perhitungan astronomi, 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Metode ini memungkinkan penentuan hari raya dilakukan lebih awal tanpa menunggu pengamatan langsung hilal.

Baca Juga :  Gubernur: Andai Semua PPPK Diberhentikan pun Belum Cukup

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia masih menunggu hasil sidang isbat.

Penetapan resmi akan dilakukan setelah pemantauan hilal pada 29 Ramadan. Sidang isbat dijadwalkan berlangsung pada 19 Maret 2026.

Namun, berdasarkan kalender yang disusun pemerintah, Lebaran 2026 diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Perbedaan ini terjadi karena metode yang digunakan tidak sama. Pemerintah memakai kombinasi hisab dan rukyat (pengamatan langsung), sedangkan Muhammadiyah menggunakan hisab.

Baca Juga :  Populer Ekonomi Pekan Ini: Pencairan THR Pensiunan hingga ASN Jadi Sorotan

Jika hilal tidak terlihat saat pemantauan, maka Ramadan digenapkan menjadi 30 hari. Kondisi ini yang membuat Lebaran versi pemerintah berpotensi berbeda satu hari.

Meski begitu, perbedaan penetapan Lebaran merupakan hal yang biasa terjadi di Indonesia. Masyarakat diimbau tetap menunggu pengumuman resmi pemerintah sebagai acuan nasional.

Berita Terkait

Maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Addhuha Bungo Perkuat Karakter Santri
Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik
KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel
Hasil Survei Capres Terbaru: Dedi Mulyadi Salip Elektabilitas Prabowo Subianto
Rekonstruksi Kasus Santri Terbakar Lombok Ungkap Fakta Baru Soal Kelalaian
Garuda Indonesia Resmi Jadi Holding Maskapai BUMN
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Addhuha Bungo Perkuat Karakter Santri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:36 WIB

KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel

Berita Terbaru