Update Longsor Cisarua: 70 Jenazah Dievakuasi, 52 Teridentifikasi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian saat memberikan keterangan kepada awak media di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. (ANTARA/Ilham Nugraha)

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian saat memberikan keterangan kepada awak media di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. (ANTARA/Ilham Nugraha)

Jemarionline – Operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, memasuki hari kedelapan. Tim SAR gabungan mengevakuasi sepuluh kantong jenazah pada hari ini, sehingga total jenazah yang berhasil dievakuasi mencapai 70 kantong.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, menjelaskan sepuluh jenazah tersebut ditemukan di beberapa titik pencarian sejak pukul 09.29 hingga 16.55 WIB. Diperkirakan masih ada sekitar sepuluh korban yang belum ditemukan.

“Hari ini kami mengevakuasi sepuluh body pack, sehingga total keseluruhan menjadi 70 body pack. Perkiraan korban yang masih dicari sekitar sepuluh jiwa,” ujar Ade, Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga :  MAAM Laporkan Abu Janda ke Polda Sumbar Terkait Ucapan “Bar-bar”

Titik Evakuasi dan Identifikasi

Temuan hari kedelapan tersebar di beberapa lokasi:

  • Titik A1: 2 body pack

  • Titik A2: 4 body pack

  • Titik A3: 1 body pack

  • Titik B1: 1 body pack

  • Titik B2: 2 body pack

Dari total 70 jenazah, 53 sudah masuk proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). Ade menambahkan, sebanyak 52 korban telah teridentifikasi, sementara satu jenazah masih dalam proses identifikasi.

Baca Juga :  Polda Jambi Ungkap Kasus Penyalahgunaan Solar Subsidi di Bungo, Modus Gunakan SPBU Tanpa Antre

Operasi SAR Berjalan dengan Aman

Ade menegaskan operasi SAR tetap mengutamakan keselamatan personel. Kondisi cuaca dan stabilitas lereng di lokasi longsor masih berpotensi membahayakan, sehingga pencarian dilakukan secara bertahap dan terukur berdasarkan hasil asesmen tim keselamatan di lapangan.

“Evaluasi lanjutan akan terus dilakukan untuk menentukan strategi pencarian berikutnya seiring berjalannya operasi SAR,” jelasnya.

Tim SAR berkomitmen untuk menuntaskan operasi dengan penuh kehati-hatian, demi keselamatan korban dan personel di lapangan.

Berita Terkait

Kenaikan Pertamax Dinilai Tak Picu Inflasi Besar, Pemerintah Sebut Dampaknya Terbatas
IHSG Tertekan, Ini Sinyal yang Dinilai Jadi Pemicu Pelemahan Pasar
Warga Sangihe Mengungsi ke Dataran Tinggi Usai Gempa M 7,7 Guncang Filipina Selatan
SIM Keliling Jakarta Hari Ini Buka di Dua Lokasi, Ini Syarat dan Biaya Perpanjangan
300 Personel Polisi Amankan Yellow Run 2026 di GBK, Lalu Lintas Diatur Situasional
Menkeu: Pemerintah Fokus Jaga Kekuatan Fondasi Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global
MAAM Laporkan Abu Janda ke Polda Sumbar Terkait Ucapan “Bar-bar”
Gunung Marapi Erupsi 6 Kali di Mei 2026, Total 47 Letusan Sepanjang Tahun Masih Status Waspada
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:00 WIB

Kenaikan Pertamax Dinilai Tak Picu Inflasi Besar, Pemerintah Sebut Dampaknya Terbatas

Senin, 8 Juni 2026 - 23:00 WIB

IHSG Tertekan, Ini Sinyal yang Dinilai Jadi Pemicu Pelemahan Pasar

Senin, 8 Juni 2026 - 16:34 WIB

Warga Sangihe Mengungsi ke Dataran Tinggi Usai Gempa M 7,7 Guncang Filipina Selatan

Minggu, 7 Juni 2026 - 06:42 WIB

SIM Keliling Jakarta Hari Ini Buka di Dua Lokasi, Ini Syarat dan Biaya Perpanjangan

Minggu, 7 Juni 2026 - 06:18 WIB

300 Personel Polisi Amankan Yellow Run 2026 di GBK, Lalu Lintas Diatur Situasional

Berita Terbaru