Jemarionline – Kebiasaan duduk terlalu lama kini menjadi perhatian di dunia kesehatan. Aktivitas ini banyak dialami pekerja kantoran yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar komputer.
Tenaga kesehatan menyebut duduk dalam waktu lama dapat memicu nyeri punggung, gangguan peredaran darah, dan penurunan kebugaran tubuh. Risiko ini meningkat jika tidak disertai aktivitas fisik ringan.
Selain berdampak pada otot dan sendi, duduk terlalu lama juga dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan metabolisme. Kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan tubuh secara bertahap.
Pakar menyarankan pekerja untuk rutin berdiri atau berjalan setiap 30–60 menit. Peregangan ringan dan pengaturan posisi duduk yang benar juga dinilai efektif mengurangi risiko kesehatan.
Dengan perubahan kebiasaan sederhana, pekerja diharapkan tetap produktif tanpa mengorbankan kesehatan jangka panjang.









