AI Tripadvisor Dinilai Abaikan Keluhan Serius, Wisatawan Diminta Lebih Waspada

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Telset.id

Foto: Telset.id

Jakarta, Jemarionline.comAI Tripadvisor ulasan hotel menjadi sorotan setelah sebuah investigasi mengungkap ringkasan berbasis kecerdasan buatan di platform tersebut tidak selalu mencerminkan pengalaman tamu secara utuh. Sejumlah keluhan serius justru muncul dengan porsi yang sangat kecil dalam ringkasan AI sehingga berpotensi menyesatkan calon wisatawan.

Temuan tersebut mendorong pengguna untuk tidak hanya mengandalkan ringkasan AI saat memilih hotel. Wisatawan tetap perlu membaca ulasan asli agar memperoleh gambaran yang lebih lengkap sebelum melakukan pemesanan.

Investigasi Ungkap Ringkasan AI Kurangi Sorotan Keluhan Serius Pengguna

Organisasi perlindungan konsumen Which? melakukan investigasi terhadap ringkasan AI yang muncul pada sejumlah halaman hotel di Tripadvisor. Hasilnya menunjukkan sistem AI lebih sering menampilkan sisi positif dibandingkan keluhan serius dari tamu.

Dalam salah satu contoh, AI menggambarkan sebuah hotel di Tanjung Verde sebagai hotel yang bersih dengan pilihan restoran yang beragam. Padahal, sejumlah tamu melaporkan dugaan keracunan makanan, masalah kebersihan, serta kondisi sanitasi yang buruk.

Baca Juga :  Wali Kota New York Cabut Larangan TikTok, Terapkan Aturan Baru

Investigasi yang sama juga menemukan contoh lain. AI menyebut layanan sebuah hotel di Turki ramah, meski beberapa tamu mengaku mengalami pelecehan seksual dari oknum staf selama menginap.

Temuan tersebut memicu kekhawatiran mengenai akurasi ringkasan otomatis yang semakin banyak digunakan pada platform digital.

Tripadvisor Terus Sempurnakan Sistem Ringkasan Berbasis Teknologi AI Modern

Tripadvisor menjelaskan bahwa fitur AI hanya berfungsi sebagai ringkasan cepat. Perusahaan menegaskan fitur tersebut tidak menggantikan ulasan asli yang ditulis para pengguna.

Perusahaan juga menyatakan terus memantau dan menyempurnakan sistem AI agar mampu menampilkan gambaran yang lebih akurat. Tripadvisor mengaku sedang meninjau sejumlah contoh yang dianggap tidak sesuai dengan isi ulasan pengguna.

Selain itu, Tripadvisor menyebut sistemnya dapat menyembunyikan ringkasan AI pada kasus tertentu yang berkaitan dengan insiden keselamatan serius. Langkah tersebut bertujuan agar pengguna dapat langsung melihat ulasan asli yang memuat informasi penting mengenai keamanan.

Platform perjalanan ini juga mengingatkan bahwa pengguna dapat membuka seluruh ulasan sebelum mengambil keputusan. Tripadvisor saat ini mengelola lebih dari satu miliar ulasan dan kontribusi wisatawan dari berbagai negara.

Baca Juga :  SIM Digital Korlantas Polri Diluncurkan, Begini Cara Pakainya

Wisatawan Perlu Membaca Ulasan Lengkap Sebelum Memesan Hotel Pilihan

Sejumlah pakar menilai teknologi AI memang mampu merangkum informasi dalam waktu singkat. Namun, proses tersebut terkadang menghilangkan konteks penting, terutama ketika ulasan memuat pengalaman negatif yang sangat spesifik.

Karena itu, wisatawan sebaiknya tidak menjadikan ringkasan AI sebagai satu-satunya acuan. Membaca ulasan berbintang satu, membandingkan informasi dari beberapa platform, serta memperhatikan tanggal ulasan dapat membantu menghasilkan keputusan yang lebih tepat.

Pendekatan tersebut juga membantu pengguna mengenali pola keluhan yang berulang. Jika banyak tamu menyampaikan masalah serupa, informasi tersebut dapat menjadi pertimbangan penting sebelum memesan hotel.

Kasus ini menunjukkan bahwa teknologi AI mampu mempercepat pencarian informasi, tetapi pengguna tetap memerlukan penilaian kritis. Ringkasan otomatis dapat menjadi titik awal, sedangkan ulasan lengkap tetap menjadi sumber informasi utama untuk memahami pengalaman tamu secara menyeluruh.

Berita Terkait

Honor Robot Phone Diprediksi Meluncur Agustus 2026, Kamera Gimbal Jadi Andalan
Lenovo Idea Tab Pro Gen 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Usung AI dan Snapdragon 8s Gen 4
Perusahaan Kembali Rekrut Karyawan Setelah Uji Coba AI
Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Divisi Xbox Jadi yang Paling Terdampak
Kacamata Pintar Diprediksi Gantikan HP, Bos Instagram dan WhatsApp Ungkap Alasannya
Google Latih AI Pakai Data Pengguna, Begini Cara Mematikan Fitur
7 HP Samsung Harga Rp2 Jutaan Terbaik Juli 2026, Galaxy A17 5G hingga Galaxy A05s Masih Layak Dipilih
Pengguna Strava Minta Sosialisasi Pajak Digital, Salah Paham Sempat Ramai di Media Sosial
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:00 WIB

AI Tripadvisor Dinilai Abaikan Keluhan Serius, Wisatawan Diminta Lebih Waspada

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:00 WIB

Honor Robot Phone Diprediksi Meluncur Agustus 2026, Kamera Gimbal Jadi Andalan

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:00 WIB

Lenovo Idea Tab Pro Gen 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Usung AI dan Snapdragon 8s Gen 4

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:00 WIB

Perusahaan Kembali Rekrut Karyawan Setelah Uji Coba AI

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:47 WIB

Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Divisi Xbox Jadi yang Paling Terdampak

Berita Terbaru