IHSG Menguat, Investor Asing Fokus Borong Saham Unggulan di Tengah Pemulihan Pasar

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(CNBC Indonesia/Tri Susilo)

(CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, Jemrionline.com – Investor Asing Borong Saham ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak naik pada awal semester II 2026. Penguatan indeks mencerminkan meningkatnya optimisme pelaku pasar setelah perdagangan sebelumnya mengalami tekanan.

IHSG ditutup menguat sekitar 0,92 persen ke level 5.695,12 dengan nilai transaksi mencapai lebih dari Rp10 triliun. Di saat yang sama, aktivitas investor asing masih menunjukkan arus dana keluar secara keseluruhan, tetapi mereka tetap menambah kepemilikan pada sejumlah saham pilihan.

Saham Unggulan Kembali Menarik Minat Asing

Investor asing mengarahkan pembelian pada sejumlah saham berkapitalisasi besar yang memiliki likuiditas tinggi. Saham-saham dari sektor perbankan, pertambangan, energi, dan industri dasar kembali menjadi perhatian karena menawarkan fundamental yang dinilai menarik.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diprediksi Tembus 5% pada Kuartal I 2026

Pelaku pasar memanfaatkan momentum penguatan IHSG untuk melakukan akumulasi pada emiten yang memiliki prospek jangka panjang. Strategi tersebut menunjukkan bahwa investor tetap selektif dalam menentukan pilihan meski kondisi pasar mulai membaik.

Sentimen Positif Dukung Penguatan IHSG

Pergerakan positif pasar saham Indonesia mendapat dukungan dari membaiknya sentimen global dan meningkatnya minat investor terhadap aset berisiko. Stabilitas ekonomi domestik juga ikut menjaga kepercayaan pelaku pasar terhadap bursa Indonesia.

Selain itu, pelaku pasar terus mencermati arah kebijakan bank sentral, perkembangan inflasi, serta dinamika ekonomi global. Faktor-faktor tersebut masih berpotensi memengaruhi arah pergerakan IHSG dalam jangka pendek maupun menengah.

Baca Juga :  Banyak Analis Kredit Pilih Resign, Takut Kriminalisasi Kredit Macet

Investor Perlu Tetap Selektif Memilih Saham

Analis mengingatkan investor agar tidak hanya mengikuti pergerakan dana asing saat memilih saham. Investor perlu mempelajari kinerja emiten, prospek bisnis, kondisi keuangan, serta valuasi sebelum mengambil keputusan investasi.

Diversifikasi portofolio juga menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko ketika volatilitas pasar meningkat. Dengan strategi tersebut, investor dapat menjaga keseimbangan antara potensi keuntungan dan risiko investasi.

Penguatan IHSG pada awal semester II menjadi sinyal positif bagi pasar modal Indonesia. Meski demikian, arah pergerakan indeks selanjutnya tetap bergantung pada perkembangan ekonomi global, sentimen domestik, serta keputusan investor dalam merespons berbagai dinamika pasar.

Berita Terkait

Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Rp2,55 Juta
10 Saham Melemah Tajam, Investor Diminta Waspadai Risikonya
Harga Emas Stagnan Meski Timur Tengah Memanas, Ini Penyebabnya
Harga Bitcoin Tembus Rp1,17 Miliar, Minat Investor Kembali Menguat
IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Kembali ke Level 6.100
Harga Emas di Titik Kritis, Analis Waspadai Koreksi ke US$3.000
IHSG Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi 4 Saham Hari Ini
IHSG Banjir Kabar Baik, Optimisme Investor Kian Menguat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Rp2,55 Juta

Senin, 27 Juli 2026 - 09:00 WIB

10 Saham Melemah Tajam, Investor Diminta Waspadai Risikonya

Senin, 27 Juli 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas Stagnan Meski Timur Tengah Memanas, Ini Penyebabnya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:00 WIB

Harga Bitcoin Tembus Rp1,17 Miliar, Minat Investor Kembali Menguat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Kembali ke Level 6.100

Berita Terbaru