Kecelakaan Bus Jemaat HKBP di Batam: 1 Tewas, Belasan Luka di Pantai New Melur

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan bus jemaat HKBP di Batam menewaskan 1 orang dan melukai belasan lainnya.( iluistrasi poto : istimewa )

Kecelakaan bus jemaat HKBP di Batam menewaskan 1 orang dan melukai belasan lainnya.( iluistrasi poto : istimewa )

Batam, jemarionline.com – Kecelakaan bus jemaat HKBP terjadi di Kota Batam ketika rombongan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Tembesi Indah menjalani perjalanan ibadah dan rekreasi ke kawasan Pantai New Melur, Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 10.50 WIB. Peristiwa ini mengubah agenda rohani menjadi tragedi di jalan raya.

Seorang penumpang bernama Dahlena Ginting meninggal dunia setelah tim medis menangani korban di RSUD Embung Fatimah. Petugas sebelumnya mengevakuasi korban dalam kondisi kritis dari badan bus.

Bus Kehilangan Kendali di Jalan Menurun

Bus pariwisata yang membawa sekitar 30 jemaat melaju dari kawasan perbukitan menuju pantai. Sopir bus kehilangan kendali saat kendaraan melintas di jalan menurun yang curam.

Kendaraan kemudian terguling setelah sopir mencoba mengendalikan laju dan membelokkan setir ke arah kanan. Manuver tersebut tidak mampu menghentikan laju bus hingga akhirnya kendaraan terbalik di sisi jalan.

Petugas kepolisian mencatat bus melaju dengan kecepatan sekitar 50–60 kilometer per jam sebelum kecelakaan terjadi. Kondisi jalan yang menurun tajam memperburuk situasi di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Gunung Ile Lewotolok Meletus 177 Kali, Lava Meluncur 500 Meter di Lembata

Warga sekitar dan petugas di lokasi segera membantu proses evakuasi begitu kecelakaan terjadi. Mereka bekerja sama mengevakuasi penumpang yang terjebak di dalam badan bus yang rusak berat.

Tim penyelamat mengeluarkan tiga penumpang yang sempat terjepit dan membutuhkan penanganan khusus. Proses evakuasi selesai sekitar pukul 12.40 WIB setelah seluruh korban berhasil keluar dari kendaraan.

Sebanyak 12 korban masih menjalani perawatan di RSUD Embung Fatimah hingga Sabtu sore. Petugas medis merawat korban lain di fasilitas kesehatan terdekat sebelum merujuk sebagian ke rumah sakit di Batuaji.

Korban Meninggal Setelah Mendapat Perawatan

Kasat Lantas Polresta Barelang, Afiditya Arief Wibowo, menjelaskan bahwa tim medis langsung memberikan pertolongan kepada korban setelah evakuasi. Namun, satu korban tidak dapat diselamatkan meskipun sudah mendapat perawatan intensif.

“Satu korban yang dievakuasi terakhir meninggal dunia saat berada di Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah,” ujarnya.

Tim medis terus berupaya menstabilkan kondisi korban sejak tiba di rumah sakit, namun kondisi kritis membuat korban meninggal dunia.

Baca Juga :  Demo “Surabaya Menggugat” di Grahadi, Massa Sampaikan Tiga Tuntutan ke Pemerintah

Saksi di lokasi menyebut bus melaju dari arah bukit dengan kecepatan tinggi sebelum kehilangan kendali. Kondisi jalan menurun memperbesar risiko saat kendaraan mulai tidak stabil.

Sopir sempat membanting setir ke kanan untuk menghindari dampak yang lebih parah. Namun, bus tetap terguling dan berhenti di sisi jalan setelah kehilangan kendali sepenuhnya.

Kasubnit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, Albert Hutagaol, mengatakan polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga memeriksa kondisi teknis bus untuk mengetahui penyebab utama kecelakaan.

“Kami telah turun ke lokasi, para korban sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan,” ujarnya.

Rombongan jemaat HKBP Tembesi Indah awalnya merencanakan kegiatan ibadah dan rekreasi rohani di Pantai New Melur. Namun, perjalanan itu berakhir tragis sebelum mereka mencapai tujuan.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan seluruh jemaat yang ikut dalam rombongan. Polisi masih melanjutkan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan serta kondisi teknis kendaraan.(ar)

Berita Terkait

Gunung Ile Lewotolok Meletus 177 Kali, Lava Meluncur 500 Meter di Lembata
Bantuan Korban KM Virgo Transport 8 Disalurkan Pemprov Jatim Bertahap
Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Warga Aksi Cukur Gundul
Gubernur NTB dan NTT Turun Langsung Salurkan Bantuan Gempa Manggarai Timur
Kebakaran Desa Adat Sade: Gubernur NTB Tinjau Lokasi dan Siapkan Pemulihan
MSI Kritik Pembongkaran Cagar Budaya Ipilo Gorontalo, Dinilai Hapus Memori Sejarah Lokal
Dedi Mulyadi Soroti Pemadaman Listrik di Jabar, Industri dan UMKM Terdampak
Demo “Surabaya Menggugat” di Grahadi, Massa Sampaikan Tiga Tuntutan ke Pemerintah
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:16 WIB

Gunung Ile Lewotolok Meletus 177 Kali, Lava Meluncur 500 Meter di Lembata

Senin, 28 September 2026 - 08:30 WIB

Bantuan Korban KM Virgo Transport 8 Disalurkan Pemprov Jatim Bertahap

Senin, 28 September 2026 - 08:15 WIB

Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Warga Aksi Cukur Gundul

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:13 WIB

Gubernur NTB dan NTT Turun Langsung Salurkan Bantuan Gempa Manggarai Timur

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade: Gubernur NTB Tinjau Lokasi dan Siapkan Pemulihan

Berita Terbaru