Sungai Penuh, Jemarionline.com – Warga Desa Simpang Belui, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, mengeluhkan kondisi box culvert di ruas jalan utama yang kerap memicu banjir saat hujan turun. Masalah tersebut membuat warga khawatir karena genangan air sering meluap ke jalan dan masuk ke permukiman.
Pemerintah Desa Simpang Belui pun mengusulkan pembongkaran tiga unit box culvert kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Jambi. Pemerintah desa menilai bangunan tersebut tidak lagi mampu mengalirkan air secara optimal.
Air Sering Meluap Saat Hujan
Kepala Desa Simpang Belui, Repal Seprianto, menjelaskan bahwa posisi box culvert berada jauh di bawah badan jalan. Akibatnya, aliran air tidak mengalir dengan lancar ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
Karena kondisi tersebut, air sering meluap ke permukaan jalan. Bahkan, genangan juga masuk ke sejumlah rumah warga yang berada di sekitar lokasi.
Menurut Repal, persoalan itu sudah berulang kali terjadi dan terus mengganggu aktivitas masyarakat.
Warga Khawatir Risiko Banjir Meningkat
Warga mengaku semakin resah setiap kali hujan turun. Mereka khawatir genangan yang muncul dapat merusak rumah dan menghambat aktivitas sehari-hari.
Selain mengganggu lingkungan permukiman, banjir juga menghambat mobilitas warga yang melintas di ruas jalan tersebut. Karena itu, masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah penanganan.
Ganggu Arus Lalu Lintas
Masalah box culvert tidak hanya berdampak pada permukiman warga. Genangan air juga mengganggu kelancaran arus kendaraan, terutama ketika hujan deras mengguyur wilayah Simpang Belui.
Pengendara harus lebih berhati-hati saat melintas karena air kerap menutupi sebagian badan jalan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas jika tidak segera ditangani.
Desa Ajukan Usulan ke BPJN Jambi
Pemerintah Desa Simpang Belui telah menyampaikan usulan pembongkaran dan perbaikan box culvert kepada BPJN Provinsi Jambi. Pemerintah desa berharap instansi terkait segera menindaklanjuti usulan tersebut.
Repal menegaskan bahwa perbaikan drainase menjadi solusi penting untuk mengurangi risiko banjir yang selama ini meresahkan masyarakat. Ia juga berharap akses jalan tetap aman dan nyaman bagi pengguna jalan.
Perbaikan Drainase Dinilai Mendesak
Sistem drainase yang baik memiliki peran penting dalam mengendalikan aliran air hujan. Jika saluran tidak berfungsi optimal, genangan dan banjir lebih mudah terjadi, terutama saat curah hujan meningkat.
Karena itu, warga menilai perbaikan box culvert menjadi kebutuhan mendesak agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan.









