Traffic Light Mati Bertahun-Tahun, Warga Sungai Penuh Khawatir Kecelakaan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lampu merah, Foto; Desi Hermila/RRI Sungai Penuh

Lampu merah, Foto; Desi Hermila/RRI Sungai Penuh

Sungai Penuh, Jemarionline.com – Sejumlah warga dan pengendara di Kota Sungai Penuh mengeluhkan kondisi lampu lalu lintas atau traffic light yang tidak berfungsi dalam waktu yang cukup lama. Kondisi tersebut membuat pengendara harus lebih berhati-hati saat melintas di sejumlah persimpangan utama kota.

Warga menilai kerusakan traffic light tidak hanya mengganggu kelancaran arus kendaraan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari dan saat cuaca hujan.

Pengendara Merasa Resah

Pantauan di lapangan menunjukkan lampu pengatur lalu lintas di beberapa titik tidak bekerja secara normal. Akibatnya, arus kendaraan sering tidak teratur dan kerap menimbulkan antrean pada jam-jam sibuk.

Salah seorang pengendara, Bujang Abe, mengaku harus lebih waspada setiap kali melewati persimpangan yang seharusnya menggunakan pengaturan lampu lalu lintas.

Baca Juga :  Anggota DPRD Merangin Meninggal Dunia Usai Kecelakaan di Jalinsum Sarolangun

Menurutnya, risiko kecelakaan meningkat ketika malam hari atau saat hujan karena jarak pandang pengendara menjadi lebih terbatas.

Gangguan Sudah Terjadi Bertahun-Tahun

Warga menyebut gangguan traffic light sudah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Bahkan dalam setahun terakhir, sejumlah lampu lalu lintas disebut mati total dan tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya.

Kondisi tersebut membuat pengguna jalan harus mengandalkan kesadaran masing-masing saat melintasi persimpangan.

Beberapa warga mengaku sering melihat pengendara saling mendahului karena tidak ada pengaturan yang jelas di lokasi tersebut.

Potensi Kecelakaan dan Kemacetan

Lampu lalu lintas memiliki peran penting dalam mengatur arus kendaraan dan menjaga keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Kerinci Latih ASN untuk Percepat Administrasi Digital

Ketika traffic light tidak berfungsi, risiko tabrakan antar kendaraan meningkat, terutama di persimpangan yang memiliki volume kendaraan tinggi. Selain itu, kondisi tersebut juga berpotensi memicu kemacetan pada waktu-waktu tertentu.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki fasilitas tersebut sebelum terjadi kecelakaan yang lebih serius.

Warga Minta Perbaikan Segera

Masyarakat meminta instansi terkait, khususnya Dinas Perhubungan, segera melakukan pemeriksaan dan perbaikan terhadap traffic light yang mengalami kerusakan.

Menurut warga, keberadaan lampu lalu lintas sangat penting untuk menjaga ketertiban kendaraan dan memberikan rasa aman bagi pengguna jalan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi mengenai jadwal perbaikan maupun penyebab pasti gangguan pada traffic light tersebut.

Berita Terkait

Wali Kota Jambi Ajak Masyarakat Beri Data Jujur pada Sensus Ekonomi 2026
Box Culvert Rusak Picu Banjir, Warga Simpang Belui Minta Perbaikan Segera
3.000 Pelajar dan Guru Kerinci-Sungai Penuh Ikuti Sosialisasi Anti Radikalisme dan Bullying
Merangin Jadi Sorotan TP-PKK Provinsi Jambi dalam Gerakan Jambi Berselawat
Tiga Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa Tahap I 2026, KPPN Minta Segera Lengkapi Berkas
Belanja Pegawai APBD Sungai Penuh 2026 Capai 58 Persen, Jauh di Atas Batas Ideal
Polres Kerinci Tangkap Oknum PNS dalam Kasus Sabu, 41 Paket Diamankan
Jembatan Kerinduan Sungai Penuh Ditutup Sementara, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:00 WIB

Wali Kota Jambi Ajak Masyarakat Beri Data Jujur pada Sensus Ekonomi 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:00 WIB

Box Culvert Rusak Picu Banjir, Warga Simpang Belui Minta Perbaikan Segera

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:00 WIB

Traffic Light Mati Bertahun-Tahun, Warga Sungai Penuh Khawatir Kecelakaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:00 WIB

3.000 Pelajar dan Guru Kerinci-Sungai Penuh Ikuti Sosialisasi Anti Radikalisme dan Bullying

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:00 WIB

Merangin Jadi Sorotan TP-PKK Provinsi Jambi dalam Gerakan Jambi Berselawat

Berita Terbaru