WNI Diminta Tidak Rekam Serangan Rudal di Arab Saudi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WNI Diminta Tidak Rekam Serangan Rudal di Arab Saudi ( DOK.HIMPUHNEWS )

WNI Diminta Tidak Rekam Serangan Rudal di Arab Saudi ( DOK.HIMPUHNEWS )

Jemarionline.com, Arab Saudi – Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi diminta untuk tidak merekam atau menyebarkan kejadian serangan rudal dan drone.

Imbauan ini disampaikan oleh perwakilan pemerintah Indonesia di Jeddah dan Riyadh. Tujuannya jelas, yaitu melindungi WNI dari risiko hukum yang berlaku di negara tersebut.

Pemerintah Arab Saudi menerapkan aturan ketat terkait informasi keamanan. Masyarakat dilarang mengambil foto atau video saat terjadi serangan. Larangan juga berlaku untuk menyebarkan lokasi kejadian secara detail.

Baca Juga :  Narasi Media Israel soal Perang Iran-AS: Ancaman dan Dukungan Militer

Aturan ini bukan tanpa alasan. Pemerintah setempat ingin menjaga stabilitas keamanan dan mencegah penyalahgunaan informasi sensitif.

Bagi yang melanggar, sanksinya cukup berat. Pelaku bisa dikenai denda hingga proses hukum pidana.

Karena itu, WNI diminta lebih bijak saat menggunakan media sosial. Jangan langsung membagikan foto, video, atau informasi yang belum jelas sumbernya.

Baca Juga :  Jutaan Warga AS Turun ke Jalan, Protes “No Kings” Kecam Kebijakan Donald Trump

Selain itu, WNI juga diimbau untuk tetap tenang dan waspada. Ikuti semua aturan yang berlaku selama berada di Arab Saudi.

Langkah ini penting agar terhindar dari masalah hukum dan tetap aman selama berada di luar negeri.

Berita Terkait

Perundingan Iran–AS Diperpanjang Sehari
Jet Tempur Pakistan Disebut Ikut Jaga Wilayah Arab Saudi, Ini yang Terjadi
Siapa Saja yang Hadir dalam Negosiasi Damai Iran–AS di Islamabad
India Tuntaskan Pengadaan Ratusan Drone Kamikaze Lokal Hanya dalam 2 Bulan
Menhub Ungkap Dampak Penutupan Ruang Udara China 40 Hari, Penerbangan Global Terganggu
Drone AS Senilai Rp3,5 Triliun Hilang Kontak di Selat Hormuz
Daya Beli Lesu, Pengeluaran Konsumen AS Nyaris Stagnan
Tentara AS “Hidup dari Kafein” Saat Perang Lawan Iran
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 13:00 WIB

Perundingan Iran–AS Diperpanjang Sehari

Minggu, 12 April 2026 - 08:00 WIB

Jet Tempur Pakistan Disebut Ikut Jaga Wilayah Arab Saudi, Ini yang Terjadi

Sabtu, 11 April 2026 - 23:59 WIB

Siapa Saja yang Hadir dalam Negosiasi Damai Iran–AS di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 - 21:00 WIB

India Tuntaskan Pengadaan Ratusan Drone Kamikaze Lokal Hanya dalam 2 Bulan

Sabtu, 11 April 2026 - 05:44 WIB

Menhub Ungkap Dampak Penutupan Ruang Udara China 40 Hari, Penerbangan Global Terganggu

Berita Terbaru

Masjid Indonesia di Jepang Jadi Pusat Dakwah Baru (dok.Mozaik Islam-Inilah.com)

Islami

Masjid Indonesia di Jepang Jadi Pusat Dakwah Baru

Minggu, 12 Apr 2026 - 19:00 WIB

Cek Sekarang! Ini Syarat Jadi Penerima Kartu Guru Sejahtera

Pendidikan

Cek Sekarang! Ini Syarat Jadi Penerima Kartu Guru Sejahtera

Minggu, 12 Apr 2026 - 17:00 WIB