Tentara AS “Hidup dari Kafein” Saat Perang Lawan Iran

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tentara AS “Hidup dari Kafein” Saat Perang Lawan Iran ( dok.Departemen Perang AS/SindoNews )

Tentara AS “Hidup dari Kafein” Saat Perang Lawan Iran ( dok.Departemen Perang AS/SindoNews )

Jemarionline.com, Dalam operasi militer Amerika Serikat melawan Iran yang diberi nama Operasi Epic Fury, terungkap fakta menarik soal konsumsi logistik pasukan.

Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine, menyebut bahwa selama operasi tersebut tentara mengonsumsi:

  • 950.000 galon kopi
  • 2 juta minuman energi
  • serta berbagai produk nikotin

Jumlah ini menunjukkan tingginya kebutuhan stamina dan kesiapsiagaan pasukan selama operasi militer intens.

Baca Juga :  UEA Desak Selat Hormuz Dibuka Tanpa Syarat

Skala Serangan Sangat Masif

Selain soal konsumsi, militer AS juga membeberkan skala serangan yang besar terhadap Iran, antara lain:

  • Menyerang lebih dari 13.000 target
  • Menghancurkan lebih dari 2.000 pusat komando
  • Melumpuhkan sekitar 80% sistem pertahanan udara Iran
  • Menargetkan fasilitas nuklir, rudal, drone, hingga industri pertahanan

Operasi ini berlangsung sebelum akhirnya terjadi gencatan senjata sementara selama dua pekan antara AS dan Iran.

Baca Juga :  Kepala Militer Uganda Picu Kontroversi, Ancam Turki dan Tuntut USD 1 Miliar

Makna di Balik Angka Konsumsi

Besarnya konsumsi kopi dan minuman energi mencerminkan:

  • Tingkat tekanan tinggi dalam operasi militer modern
  • Kebutuhan kewaspadaan 24 jam di medan perang
  • Peran logistik non-tempur (seperti makanan & minuman) yang sangat krusial

Bahkan, total konsumsi makanan selama operasi disebut mencapai jutaan porsi, menegaskan skala perang yang sangat besar.

Berita Terkait

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV
Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita
Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan
Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS
Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS
Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Tegaskan Perjuangan Israel Belum Berakhir
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:00 WIB

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV

Senin, 13 Juli 2026 - 13:00 WIB

Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:00 WIB

Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS

Berita Terbaru

Salah satu pelajar yang diduga keracunan menu MBG saat dilarikan di IGD RSUD Nganjuk, Rabu (2/9/2026).Poto: kompas.com).

Nasional

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:54 WIB

Ilustrasi kekeringan.(poto: ist).

Nasional

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:47 WIB