Update Windows 11 KB5083769 Bikin PC Lemot dan Bootloop, Begini Cara Mengatasinya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Image: Mulad Images / Shutterstock.com

Image: Mulad Images / Shutterstock.com

Jemarionline.com – Pembaruan Windows 11 kembali menuai sorotan. Kali ini, update KB5083769 dilaporkan memicu sejumlah masalah serius pada sebagian pengguna, mulai dari performa melambat, proses boot yang gagal, hingga PC masuk bootloop.

Sejumlah pengguna bahkan mengaku komputer mereka menampilkan blue screen, restart berulang, sampai masuk ke layar pemulihan BitLocker setelah memasang pembaruan tersebut. Microsoft sendiri telah mengakui ada isu yang memengaruhi sebagian perangkat dengan konfigurasi tertentu.

Karena itu, banyak pengguna mulai mencari cara agar PC kembali normal.

Apa Masalah di Update Windows 11 KB5083769?

Awalnya, pembaruan ini hadir sebagai update keamanan rutin. Namun setelah dipasang, sebagian pengguna melaporkan gejala yang cukup mengganggu.

Beberapa masalah yang paling sering muncul meliputi:

  • PC terasa lebih lambat dari biasanya
  • Waktu boot jadi lebih panjang
  • Muncul restart berulang setelah update
  • Sebagian perangkat masuk bootloop
  • Ada yang terkena BitLocker recovery prompt
  • Beberapa pengguna mengalami blue screen

Selain itu, laporan menyebut masalah banyak muncul di sejumlah perangkat HP dan Dell, meski tidak semua pengguna terdampak.

Kenapa Update Ini Bisa Bikin PC Lemot?

Ada beberapa dugaan penyebab.

Pertama, sebagian pengguna melaporkan update membutuhkan reboot berulang yang tidak biasa. Hal ini dapat membuat proses instalasi terasa bermasalah.

Kedua, konflik driver diduga ikut memicu perlambatan.

Selain itu, beberapa kasus dikaitkan dengan komponen boot Windows yang terganggu setelah patch terpasang.

Akibatnya, sistem tidak berjalan seoptimal sebelumnya.

Gejala Bootloop yang Banyak Dikeluhkan

Masalah paling serius justru muncul pada bootloop.

Dalam beberapa kasus, PC:

  • Menyala normal
  • Masuk logo Windows
  • Blue screen muncul
  • Restart otomatis
  • Kembali ke layar recovery
  • Lalu mengulang proses yang sama
Baca Juga :  Teknologi Pengganti Smartphone Mulai Hadir di Pasaran

Siklus itu membuat pengguna sulit masuk desktop.

Karena itu, banyak yang panik mengira perangkat rusak permanen.

Padahal dalam banyak kasus, masalah masih bisa diperbaiki.

Solusi Jika PC Jadi Lemot Setelah Update

Jika Windows masih bisa masuk desktop, lakukan beberapa langkah ini.

1. Restart Ulang PC

Terdengar sederhana, tetapi restart ulang kadang menyelesaikan proses konfigurasi update yang belum tuntas.

Coba lakukan reboot manual sekali atau dua kali.

2. Hapus File Temporary

Masuk ke Storage Settings lalu bersihkan temporary files.

Langkah ini sering membantu mengurangi lag pasca-update.

3. Update Driver

Periksa:

  • Driver VGA
  • Driver chipset
  • Driver storage
  • Driver Windows terbaru

Driver yang bentrok kerap memicu performa turun.

4. Uninstall Update KB5083769

Jika masalah muncul setelah update, Anda bisa menghapus patch tersebut.

Caranya:

Settings → Windows Update → Update History → Uninstall Updates

Lalu pilih KB5083769.

Setelah itu restart perangkat.

Jika PC Masuk Bootloop, Coba Cara Ini

Kalau PC gagal masuk Windows, lakukan langkah berikut.

Gunakan Startup Repair

Masuk ke Windows Recovery Environment.

Pilih:

Troubleshoot → Advanced Options → Startup Repair

Windows akan mencoba memperbaiki boot otomatis.

Gunakan System Restore

Jika tersedia restore point, gunakan fitur ini.

Metode ini bisa mengembalikan sistem sebelum update dipasang.

Banyak kasus bootloop selesai lewat cara ini.

Uninstall Update dari Recovery

Di menu recovery:

Advanced Options → Uninstall Updates

Pilih latest quality update.

Cara ini sering jadi solusi paling aman.

Bagaimana Jika Muncul BitLocker Recovery?

Sebagian pengguna terkena layar BitLocker setelah update. Microsoft menyebut masalah ini terkait konfigurasi tertentu dan tidak menyerang semua perangkat.

Baca Juga :  AMSI Ungkap Ancaman Baru: AI Crawler Tekan Industri Media

Jika layar itu muncul:

  • Masukkan BitLocker recovery key
  • Login normal ke Windows
  • Lakukan backup data
  • Pertimbangkan pause update sementara

Setelah itu, cek apakah pembaruan lanjutan tersedia.

Cara Mencegah Update Ini Terpasang Lagi

Kalau update sudah dihapus, sebaiknya tunda instalasi ulang sementara.

Anda bisa:

  • Pause Windows Update
  • Matikan update otomatis sementara
  • Tunggu patch perbaikan dari Microsoft
  • Pantau Known Issues resmi

Dengan begitu, sistem tidak langsung memasang patch yang sama lagi.

Apakah Semua Pengguna Terkena?

Tidak.

Ini penting dipahami.

KB5083769 tidak merusak semua PC.

Sebagian besar pengguna tetap memasang update tanpa masalah.

Namun pada konfigurasi tertentu, bug ini memang muncul.

Karena itu, pengguna tidak perlu panik berlebihan.

Tetapi tetap waspada jika perangkat mulai menunjukkan gejala aneh setelah update.

Apakah Sebaiknya Update Ini Dihindari?

Jika PC Anda stabil dan belum memasang update, menunggu beberapa hari bisa jadi pilihan aman.

Biasanya Microsoft merilis perbaikan tambahan jika bug mulai meluas.

Sebaliknya, bila update sudah terpasang dan sistem normal, tidak perlu buru-buru rollback.

Cukup pantau kondisi perangkat.

Kesimpulan

Update Windows 11 KB5083769 memicu keluhan dari sebagian pengguna, mulai dari PC lemot, bootloop, blue screen, sampai masalah BitLocker.

Meski begitu, ada beberapa solusi yang bisa dicoba.

Mulai dari uninstall update, Startup Repair, System Restore, hingga pause pembaruan sementara.

Karena masalah tidak menyerang semua perangkat, pengguna sebaiknya tetap tenang dan fokus melakukan langkah perbaikan yang tepat.

Jika Microsoft merilis patch lanjutan, kemungkinan bug ini juga segera mereda.

Bagi pengguna Windows 11, update seperti ini jadi pengingat penting untuk selalu backup data sebelum memasang pembaruan besar.

Berita Terkait

WhatsApp Siapkan Fitur Gelembung Notifikasi, Balas Chat Kini Bisa Tanpa Buka Aplikasi
Jangan Salah Pilih! Dimensity 7300 Ultra Ternyata Bisa Kalahkan Snapdragon 6 Gen 3?
Infinix GT 50 Pro Dijuluki Giant Slayer, HP Value Terbaik 2026?
Grab Integrasi Layanan Darurat Polri, Pengguna Kini Bisa Akses Bantuan Lebih Cepat
Realme C100 Series Segera Rilis di Indonesia, Usung Desain Blooming dan Baterai Jumbo
Bantah Tinggalkan Pasar RI, HONOR Siap Rilis Produk Baru pada Kuartal II 2026
Daftar HP Snapdragon 8 Gen 5 April 2026, Performa Ngebut untuk Gaming dan Multitasking
Mulai 2027, Smartphone di Eropa Wajib Pakai Baterai Lepas-Pasang, Industri Ponsel Bisa Berubah Total
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 12:00 WIB

Update Windows 11 KB5083769 Bikin PC Lemot dan Bootloop, Begini Cara Mengatasinya

Minggu, 26 April 2026 - 11:00 WIB

WhatsApp Siapkan Fitur Gelembung Notifikasi, Balas Chat Kini Bisa Tanpa Buka Aplikasi

Sabtu, 25 April 2026 - 15:00 WIB

Infinix GT 50 Pro Dijuluki Giant Slayer, HP Value Terbaik 2026?

Jumat, 24 April 2026 - 21:00 WIB

Grab Integrasi Layanan Darurat Polri, Pengguna Kini Bisa Akses Bantuan Lebih Cepat

Jumat, 24 April 2026 - 11:00 WIB

Realme C100 Series Segera Rilis di Indonesia, Usung Desain Blooming dan Baterai Jumbo

Berita Terbaru