Warga Kerinci Hanyut di Sungai Pulau Lebar Solok Selatan, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Proses PencarianWarga Kerinci Hanyut di Sungai Pulau Lebar Solok Selatan.
(Foto: Cuitan.id)

Proses PencarianWarga Kerinci Hanyut di Sungai Pulau Lebar Solok Selatan. (Foto: Cuitan.id)

Solok Selatan,Jemarionline – Upaya pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hanyut di Sungai Pulau Lebar, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, masih terus berlangsung. Hingga Selasa, korban belum ditemukan dan dinyatakan masih dalam status dalam pencarian (DP).

Korban diketahui bernama Asmadi (45), warga Desa Lubuk Pauh, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Ia dilaporkan terjatuh ke sungai pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB saat memancing bersama beberapa rekannya.

Kepala Unit Basarnas Solok Selatan, Vivien Handprima, mengatakan korban diduga terpeleset saat berpindah tempat memancing. Kondisi tepi sungai yang licin serta arus Sungai Pulau Lebar yang cukup deras membuat korban terseret dan menghilang.

Baca Juga :  Selisih Harga Sawit Jambi dan Riau Jadi Sorotan, Ini Rincian Terbaru yang Perlu Diketahui

“Korban jatuh ke sungai dan langsung terbawa arus,” ujar Vivien.

Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan segera diterjunkan ke lokasi kejadian. Pencarian melibatkan Basarnas, BPBD, TNI/Polri, pemerintah daerah Solok Selatan dan Kerinci, perangkat desa, serta warga setempat.

Namun, proses pencarian menghadapi sejumlah hambatan. Medan sungai yang curam dan sempit menyulitkan penyisiran. Selain itu, lokasi kejadian berada di area minim jaringan komunikasi, sehingga koordinasi antar tim tidak berjalan optimal.

Baca Juga :  Tiang Listrik di Lahan Warga Sungai Penuh Diatur Undang-Undang

Faktor cuaca juga menjadi tantangan tersendiri. Hujan yang turun disertai angin dengan kecepatan sekitar 5 knot turut memengaruhi jarak pandang dan keselamatan personel di lapangan.

Meski demikian, tim SAR memastikan operasi pencarian akan tetap dilanjutkan. Strategi pencarian akan disesuaikan dengan kondisi cuaca dan medan, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh petugas yang terlibat.

Berita Terkait

Posyandu Merangin Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Desa, Ini Strateginya
SPMB Kerinci 2026 Dibuka 22 Juni, Catat Jadwal Pendaftaran SD dan SMP
Ketua MUI Provinsi Jambi Monitoring dan Evaluasi MUI Sungai Penuh, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara
Pelangsir Pertalite Diamankan Polres Kerinci, Polisi Tindak Tegas
Perlindungan Sosial Kerinci Diperkuat, Kejaksaan dan BPJS Turut Mengawal
Kejari Sungai Penuh Ikut Evaluasi Kinerja Datun, Perkuat Pelayanan Hukum
Ranperwal Sungai Penuh Diharmonisasikan Kemenkum Jambi, Perkuat Pajak dan Layanan Kesehatan
Pemkot Sungai Penuh Gandeng Yayasan Regen Kelola Sampah
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00 WIB

Posyandu Merangin Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Desa, Ini Strateginya

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:00 WIB

SPMB Kerinci 2026 Dibuka 22 Juni, Catat Jadwal Pendaftaran SD dan SMP

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:00 WIB

Ketua MUI Provinsi Jambi Monitoring dan Evaluasi MUI Sungai Penuh, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:00 WIB

Pelangsir Pertalite Diamankan Polres Kerinci, Polisi Tindak Tegas

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:00 WIB

Perlindungan Sosial Kerinci Diperkuat, Kejaksaan dan BPJS Turut Mengawal

Berita Terbaru