Jemarionline – Spanyol resmi menutup wilayah udaranya bagi pesawat militer Amerika Serikat yang terlibat konflik di Iran. Keputusan ini diumumkan oleh Menteri Pertahanan Spanyol, Margarita Robles.
Robles menegaskan, penggunaan wilayah udara maupun pangkalan militer Spanyol, termasuk Rota dan Morón de la Frontera, untuk misi militer AS tidak diperbolehkan. Langkah ini bertujuan menjaga netralitas Spanyol dan menolak perang yang dianggap bertentangan dengan hukum internasional.
Perdana Menteri Pedro Sánchez menyerukan agar semua pihak menahan diri dari eskalasi militer. Penutupan wilayah udara berarti pesawat militer AS harus memilih rute alternatif untuk menghindari pelanggaran kedaulatan Spanyol.
Langkah ini menimbulkan ketegangan diplomatik dengan Amerika Serikat. Beberapa pejabat AS menyatakan keprihatinan, mengingat Spanyol merupakan anggota NATO dan mitra strategis dalam operasi militer di Eropa dan Timur Tengah.
Para analis menilai keputusan Spanyol sebagai tindakan tegas di Eropa yang menentang intervensi militer AS di Iran. Langkah ini juga menunjukkan perbedaan strategi antarnegara sekutu NATO terkait konflik tersebut.









