Ruko di Solo Baru Jadi Markas Scam Kripto Internasional

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim penyidik langsung menyita sekitar 117 barang bukti, mulai dari CPU komputer, monitor, telepon genggam, hingga perlengkapan lain (25/5/2026).

Tim penyidik langsung menyita sekitar 117 barang bukti, mulai dari CPU komputer, monitor, telepon genggam, hingga perlengkapan lain (25/5/2026).

Sukoharjo, jemarionline.com – Kasus scam kripto internasional Solo terungkap di kawasan Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Polda Jateng menemukan tiga ruko yang menjadi pusat penipuan online berkedok investasi kripto sekaligus tempat perekrutan pekerja dengan nama perusahaan palsu PT Digi Global Konsultan.

Polisi kini menahan 38 tersangka yang berasal dari Indonesia, Myanmar, dan Nepal. Penyidik juga terus memburu kemungkinan pelaku lain yang terlibat dalam jaringan internasional tersebut.

Tiga Ruko Jadi Pusat Operasi

Direktorat Reserse Siber Polda Jateng mengusut aktivitas mencurigakan di kawasan Solo Baru sejak beberapa waktu terakhir.

Hasil penyelidikan mengarah ke tiga bangunan ruko yang tampak seperti kantor biasa. Padahal, para pelaku menjalankan aksi penipuan online dari lokasi tersebut.

Direktur Reserse Siber Polda Jateng, Kombes Pol Himawan Sutanto Saragih mengatakan para pelaku memakai nama perusahaan konsultan agar warga sekitar tidak curiga.

“Iya, tiga bangunan ruko,” kata Himawan usai penggeledahan pada Senin malam.

Selain menjalankan operasi scam, kelompok itu juga mencari pekerja baru untuk membantu aktivitas penipuan online.

Polisi Tangkap 38 Tersangka

Polisi menetapkan 38 orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Jumlah itu terdiri dari 27 warga negara Indonesia, empat warga negara Myanmar, dan tujuh warga negara Nepal.

Baca Juga :  Pemprov NTB Klarifikasi Isu WN Malaysia Ditelantarkan 18 Tahun di Lombok

Keberadaan warga asing memperkuat dugaan bahwa jaringan scam ini memiliki hubungan internasional.

Penyidik masih memeriksa peran masing-masing tersangka. Polisi juga terus mengembangkan kasus untuk menemukan pelaku lain.

“Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya,” ujar Himawan.

Tim siber Polda Jateng kini menelusuri aliran dana dan hubungan para tersangka dengan jaringan scam di luar negeri.

Modus Investasi Kripto

Para pelaku menawarkan investasi kripto dengan janji keuntungan besar dalam waktu singkat. Mereka menghubungi korban melalui internet dan media sosial.

Untuk meyakinkan korban, kelompok ini memakai kantor yang terlihat profesional serta identitas perusahaan palsu.

Modus seperti ini sering muncul dalam kasus penipuan digital. Pelaku biasanya lebih dulu memberi keuntungan kecil agar korban percaya.

Setelah korban mulai yakin, pelaku meminta dana dalam jumlah lebih besar. Pada tahap itu, korban mulai kehilangan uang dan sulit menarik dana investasi.

Baca Juga :  Duit Warga RI Hilang Rp 9,1 Triliun, Setiap Hari 1.000 Orang Jadi Korban Penipuan Digital

Polisi meminta masyarakat lebih berhati-hati saat menerima tawaran investasi yang terdengar terlalu menguntungkan.

Polisi Sita 117 Barang Bukti

Saat menggeledah ruko, polisi menemukan banyak perangkat elektronik yang mendukung aktivitas penipuan online.

Tim penyidik langsung menyita sekitar 117 barang bukti, mulai dari CPU komputer, monitor, telepon genggam, hingga perlengkapan lain.

“Yang disita kurang lebih 117 item, baik barang bukti elektronik seperti CPU, monitor, dan barang lain yang berkaitan dengan tindak pidana,” jelas Himawan.

Penyidik kini memeriksa seluruh barang bukti untuk melacak jaringan yang lebih luas dan mencari kemungkinan korban lain.

Warga Harus Lebih Waspada

Kasus ini menunjukkan bahwa penipuan online terus berkembang dengan cara yang semakin rapi. Pelaku tidak lagi memakai modus sederhana, tetapi membangun kantor dan identitas perusahaan agar terlihat meyakinkan.

Karena itu, masyarakat perlu memeriksa legalitas perusahaan sebelum mengirim uang untuk investasi.

Warga juga sebaiknya menghindari tawaran keuntungan besar yang tidak masuk akal. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, masyarakat bisa segera melapor ke pihak kepolisian.(ar)

Berita Terkait

MAAM Laporkan Abu Janda ke Polda Sumbar Terkait Ucapan “Bar-bar”
Gunung Marapi Erupsi 6 Kali di Mei 2026, Total 47 Letusan Sepanjang Tahun Masih Status Waspada
Tersesat di Gunung Batukaru, 3 Pendaki Lintas Negara Berhasil Diselamatkan SAR
Gunung Ile Lewotolok Erupsi 19 Kali, Warga Diminta Tetap Siaga
Sapi Kurban Ngamuk di Minimarket Bogor
Vonis Korupsi PHL Bengkulu: Eks Dirut Perumda Dihukum 6 Tahun
Kejari Lombok Tengah Kejar Aset Koruptor Bandara
BPBD Lombok Tengah Siaga Air Bersih Jelang Kemarau
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:00 WIB

MAAM Laporkan Abu Janda ke Polda Sumbar Terkait Ucapan “Bar-bar”

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:04 WIB

Gunung Marapi Erupsi 6 Kali di Mei 2026, Total 47 Letusan Sepanjang Tahun Masih Status Waspada

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:00 WIB

Tersesat di Gunung Batukaru, 3 Pendaki Lintas Negara Berhasil Diselamatkan SAR

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:00 WIB

Gunung Ile Lewotolok Erupsi 19 Kali, Warga Diminta Tetap Siaga

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:00 WIB

Sapi Kurban Ngamuk di Minimarket Bogor

Berita Terbaru

(ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan)

Ekonomi

Rupiah Melemah, Kurs Jual Dollar AS di Bank Tembus Rp 18.010

Selasa, 2 Jun 2026 - 21:00 WIB