Putin Kirim Pesawat Militer Evakuasi Mojtaba Khamenei untuk Berobat ke Rusia

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Putin Kirim Pesawat Militer Evakuasi Mojtaba Khamenei untuk Berobat ke Rusia

Putin Kirim Pesawat Militer Evakuasi Mojtaba Khamenei untuk Berobat ke Rusia

Ketegangan di Timur Tengah kembali memunculkan kabar mengejutkan. Presiden Rusia, Vladimir Putin, dilaporkan mengirim pesawat militer untuk mengevakuasi tokoh penting Iran, Mojtaba Khamenei, agar mendapatkan perawatan medis di Rusia.

Mojtaba disebut mengalami luka serius sehingga membutuhkan penanganan medis intensif. Untuk mempercepat proses evakuasi, Rusia mengerahkan pesawat militer khusus yang membawa Mojtaba dari Iran menuju rumah sakit di Rusia.

Diterbangkan ke Rusia untuk Operasi

Setelah tiba di Rusia, Mojtaba segera menjalani tindakan medis di salah satu fasilitas kesehatan di negara tersebut. Laporan media menyebutkan operasi yang dilakukan berjalan lancar dan kondisi Mojtaba mulai membaik.

Baca Juga :  Ancaman Krisis Air di Timur Tengah, Sungai Eufrat dan Tigris Terancam Mengering

Langkah Rusia mengirimkan pesawat militer ini menunjukkan hubungan yang cukup erat antara Moskow dan Teheran di tengah situasi geopolitik yang semakin memanas di kawasan Timur Tengah.

Hubungan Rusia dan Iran Semakin Erat

Selama beberapa tahun terakhir, Rusia dan Iran diketahui memiliki hubungan kerja sama yang kuat, terutama dalam bidang militer dan politik luar negeri. Kedua negara juga sering berada dalam posisi yang sama dalam sejumlah konflik regional.

Baca Juga :  Spanyol Tutup Wilayah Udara untuk Pesawat Militer AS Terkait Konflik Iran

Tindakan cepat dari Putin dinilai sebagai bentuk dukungan Rusia terhadap Iran, terutama ketika kawasan Timur Tengah sedang berada dalam situasi yang tidak stabil.

Ketegangan Timur Tengah Meningkat

Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan beberapa negara besar. Ketegangan geopolitik membuat berbagai pihak meningkatkan kesiapsiagaan militer serta memperkuat aliansi politik mereka.

Kondisi tersebut juga menambah kekhawatiran dunia internasional terkait potensi eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan tersebut.

Berita Terkait

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan
Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS
Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS
Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Tegaskan Perjuangan Israel Belum Berakhir
Trump Sebut Kesepakatan Akhiri Perang dengan Iran Ditandatangani Hari Ini
AS dan Iran Capai Kesepakatan Nuklir, Program Nuklir Teheran Akan Dibongkar
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:00 WIB

Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:00 WIB

Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:00 WIB

Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan

Berita Terbaru

Ilustrasi AI.(Pexels/cottonbro studio)

Teknologi

Perusahaan Kembali Rekrut Karyawan Setelah Uji Coba AI

Selasa, 7 Jul 2026 - 11:00 WIB