Jemarionline.com, Pemanfaatan limbah kelapa sawit kini tidak lagi dipandang sebagai masalah lingkungan. PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) justru berhasil mengubah limbah tersebut menjadi sumber energi bernilai tinggi untuk operasional pabrik hingga pembangkit listrik.
Langkah inovatif ini dilakukan oleh PTPN IV Regional III dengan mengolah limbah cair sawit atau palm oil mill effluent (POME) menjadi biogas. Gas tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif sekaligus sumber listrik ramah lingkungan.
Enam Instalasi Biogas Beroperasi
Saat ini, PTPN IV telah mengoperasikan enam fasilitas biogas di wilayah Riau. Dari jumlah tersebut:
- Empat unit digunakan untuk mendukung operasional pabrik (co-firing)
- Dua unit difokuskan sebagai pembangkit listrik
Pemanfaatan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien sekaligus mengurangi ketergantungan pada energi fosil.
Dari Limbah Jadi Energi Bersih
Teknologi yang digunakan mampu mengolah limbah cair menjadi gas metana melalui proses anaerobik. Gas ini kemudian dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif.Selain memberikan nilai tambah secara ekonomi, inovasi ini juga berdampak besar terhadap lingkungan. Pengolahan metana membantu menekan emisi gas rumah kaca yang sebelumnya menjadi persoalan utama dalam industri sawit.
Dukung Target Net Zero Emission
Pihak manajemen PTPN IV menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung transisi energi bersih dan target net zero emission (NZE).Pemanfaatan limbah menjadi energi tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga membuka peluang pengembangan energi terbarukan berbasis industri sawit di masa depan.









