Pengajian Adat Kerinci LAM-SAK di Mukai Tinggi Diperkuat, Fokus Lestarikan Tambo dan Nilai Budaya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

poto bersama setelah melakukan pengajian adat di Kerinci.( poto : Hesty )

poto bersama setelah melakukan pengajian adat di Kerinci.( poto : Hesty )

Kerinci, jemarionline.com – Pengajian Adat Kerinci LAM-SAK merupakan salah satu bentuk pelestarian budaya di Desa Mukai Tinggi, Kecamatan Siulak Mukai. Kegiatan ini terus menguat sebagai ruang penting untuk menjaga warisan tambo, adat, dan nilai leluhur di tengah perubahan sosial yang cepat.

Lembaga Adat Melayu Sakti Alam Kerinci atau Lembaga Adat Melayu Sakti Alam Kerinci aktif menggerakkan program penguatan adat langsung ke desa-desa. Lembaga ini mendorong masyarakat agar tidak hanya memahami adat secara teori, tetapi juga menghidupkannya dalam kegiatan harian melalui pengajian adat.

Sekretaris Jenderal LAM-SAK, Safwandi, hadir dalam pengajian adat di Mukai Tinggi pada Minggu (21/06/2026). Ia menekankan pentingnya keberlanjutan kegiatan adat tanpa ketergantungan penuh pada bantuan pemerintah desa.

Safwandi mengajak masyarakat tetap menjalankan pengajian adat secara mandiri. Ia menilai kekuatan utama pelestarian budaya terletak pada semangat kolektif warga, bukan semata dukungan anggaran.

Ia juga menyoroti peran pengajian adat sebagai ruang utama pembelajaran sejarah, tambo, dan nilai budaya Kerinci. Ia mengingatkan bahwa tanpa forum seperti ini, banyak pengetahuan adat berisiko hilang dari generasi muda.

Baca Juga :  Wabup Murison Hadiri Rakerda LPTQ Provinsi Jambi 2026

Pengajian Adat Jadi Ruang Belajar Budaya

LAM-SAK memposisikan pengajian adat sebagai media edukasi budaya yang hidup di tengah masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya berjalan sebagai forum keagamaan, tetapi juga menjadi ruang belajar adat yang aktif dan berkelanjutan.

Safwandi menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam memahami adat. Ia mendorong agar nilai adat tidak berhenti sebagai cerita, tetapi terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengajak warga memperkuat komunikasi sosial dan kerja sama antarwarga desa. Menurutnya, hubungan sosial yang solid menjadi fondasi penting untuk menjaga keberlanjutan tradisi.

Selain itu, ia mendorong masyarakat menggali kembali kearifan lokal, petuah adat, dan nilai leluhur. Ia menilai pelestarian budaya hanya akan berhasil jika masyarakat terlibat langsung secara aktif.

Dukungan Pengurus Pengajian Adat Mukai Tinggi

Ketua Pengajian “Menggali Tambo Alam Mukai Tinggi”, Logi Vlora, menyampaikan apresiasi atas kehadiran LAM-SAK. Ia menilai dukungan tersebut memberi energi baru bagi pengurus dan peserta pengajian adat.

Baca Juga :  Atas Nama Walimah, Bolehkah Jalan Raya Dipakai?

Logi menjelaskan bahwa pengajian adat di Mukai Tinggi telah berjalan sejak 2015. Warga tetap menjaga keberlanjutan kegiatan ini hingga sekarang sebagai bagian dari tradisi desa.

Ia menyebut warga rutin melaksanakan pengajian setiap malam Senin. Forum ini menjadi tempat belajar bersama tentang sejarah, tambo, dan nilai adat yang diwariskan leluhur.

Logi juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam menjaga identitas budaya Kerinci di tingkat desa. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan dan arahan dari LAM-SAK.

Pelestarian budaya di Kerinci membutuhkan sinergi kuat antara masyarakat dan lembaga adat. LAM-SAK menilai kolaborasi ini menjadi kunci utama agar nilai budaya tetap bertahan di tengah arus modernisasi.

Keterlibatan aktif masyarakat desa menjadi faktor penentu keberhasilan pengajian adat. Dengan kerja sama yang solid, kegiatan ini diharapkan terus hidup dan memperkuat identitas budaya Kerinci secara berkelanjutan.(ar)

Berita Terkait

Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai
Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi
Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa
Kanwil Kemenkum Jambi Mendorong Pelindungan Kekayaan Intelektual Kopi Kerinci Menuju Pasar Global
Festival Kopi Kerinci 2026 Dibuka Bupati Monadi Suguhkan Kopi Gratis
KONI Jambi Beri Penghargaan Atlet Berprestasi di Peringatan Hari Olahraga Nasional 2026
Tolak Blokir Sertifikat Tanah, Warga Kenali Asam Mengadu ke Kanwil KemenHAM Jambi
Perumda Tirta Batanghari Tambah Jam Aliran Air Saat Kemarau
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa

Minggu, 20 September 2026 - 20:24 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Mendorong Pelindungan Kekayaan Intelektual Kopi Kerinci Menuju Pasar Global

Minggu, 20 September 2026 - 20:20 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Dibuka Bupati Monadi Suguhkan Kopi Gratis

Berita Terbaru

Peresmian program inkubasi startup NextDev ke-12 bertema AI-Powered Innovations yang digelar Telkomsel di Cikini, Jakarta Pusat.

Teknologi

Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI

Jumat, 9 Okt 2026 - 07:32 WIB