Pendaki Gunung Kerinci “Wajib” Pakai Guide Lokal

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendaki Gunung Kerinci “Wajib” Pakai Guide Lokal

Pendaki Gunung Kerinci “Wajib” Pakai Guide Lokal

Jemarionline.com,Kerinci – Pendaki yang akan menaklukkan Gunung Kerinci diimbau untuk menggunakan jasa guide atau pemandu lokal demi meningkatkan faktor keselamatan selama perjalanan menuju puncak tertinggi di Sumatra tersebut.

Imbauan ini disampaikan pengelola kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) mengingat jalur pendakian Gunung Kerinci memiliki tingkat kesulitan tinggi, terutama saat memasuki jalur hutan lebat hingga area summit attack yang dikenal ekstrem.

Pihak Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat menjelaskan bahwa penggunaan guide lokal memang tidak selalu bersifat wajib bagi seluruh pendaki berpengalaman. Namun, bagi pendaki pemula, pendaki solo, maupun wisatawan dari luar daerah, keberadaan pemandu sangat dianjurkan dan dalam kondisi tertentu dapat menjadi syarat pendakian.

Baca Juga :  Program Alfin–Azhar Mulai Terlihat, Penanganan Banjir hingga Infrastruktur Sungai Penuh Alami Kemajuan

“Guide lokal memahami jalur, kondisi cuaca, serta titik rawan yang berpotensi membahayakan pendaki. Ini penting untuk meminimalkan risiko tersesat maupun kecelakaan,” ujar petugas pengelola kawasan.

Gunung Kerinci dengan ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut dikenal memiliki trek panjang dengan perubahan cuaca cepat, kabut tebal, serta jalur pasir dan batu lepas menjelang puncak. Kondisi tersebut kerap menjadi tantangan utama bagi pendaki yang belum familiar dengan medan.

Baca Juga :  Inilah Destinasi Wisata Terindah Di Provinsi Jambi 4 Ada Di Kerinci

Selain menggunakan guide, pendaki juga diwajibkan melakukan registrasi resmi, membawa identitas diri, surat keterangan sehat, serta perlengkapan pendakian sesuai standar keselamatan.

Pengelola TNKS berharap para pendaki mematuhi aturan yang berlaku agar aktivitas wisata alam tetap aman sekaligus menjaga kelestarian kawasan konservasi.

Dengan meningkatnya minat pendakian, penggunaan guide lokal juga dinilai membantu pemberdayaan masyarakat sekitar sekaligus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pendaki di kawasan taman nasional.

Penulis : rosyid

Berita Terkait

Diskominfo Sungai Penuh Luncurkan Aplikasi e-Media untuk Transparansi Informasi
Polda Jambi Ungkap Kasus Penyalahgunaan Solar Subsidi di Bungo, Modus Gunakan SPBU Tanpa Antre
Ketua DPRD Jambi Usul WFH Dilakukan Hari Rabu
Dua Jabatan Kosong di Nipah Panjang, Pemkab Masih Tunggu Arahan Bupati
Dua Tersangka Korupsi Lahan Ujung Jabung Ditahan, Negara Rugi Rp11,6 Miliar
DPRD Minta Jalan M Yamin Bersih dari Parkir Liar, Pungutan Ilegal Dilarang!
Haji Jambi Tetap Berangkat 5 Mei 2026, Tak Ada yang Mundur Meski Isu Perang Timur Tengah
DPR Puji Al Haris! Rp40 Miliar Digelontorkan untuk Bantu Jemaah Haji Jambi
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 23:00 WIB

Diskominfo Sungai Penuh Luncurkan Aplikasi e-Media untuk Transparansi Informasi

Minggu, 12 April 2026 - 05:50 WIB

Polda Jambi Ungkap Kasus Penyalahgunaan Solar Subsidi di Bungo, Modus Gunakan SPBU Tanpa Antre

Jumat, 10 April 2026 - 18:30 WIB

Ketua DPRD Jambi Usul WFH Dilakukan Hari Rabu

Kamis, 9 April 2026 - 23:00 WIB

Dua Jabatan Kosong di Nipah Panjang, Pemkab Masih Tunggu Arahan Bupati

Kamis, 9 April 2026 - 22:00 WIB

Dua Tersangka Korupsi Lahan Ujung Jabung Ditahan, Negara Rugi Rp11,6 Miliar

Berita Terbaru

Anwar Usman Pingsan Usai Prosesi Purnabakti di Gedung MK (dok.KOMPAS.com/Fristin Intan Sulistyowati)

Nasional

Anwar Usman Pingsan Usai Prosesi Purnabakti di Gedung MK

Selasa, 14 Apr 2026 - 01:00 WIB

UNP Siapkan 3.328 Calon Guru Lewat Workshop Kurikulum Nasional (dok.Universitas Negeri Padang)

Pendidikan

UNP Siapkan 3.328 Calon Guru Lewat Workshop Kurikulum Nasional

Senin, 13 Apr 2026 - 22:00 WIB