Jemarionline.com,Kerinci – Pendaki yang akan menaklukkan Gunung Kerinci diimbau untuk menggunakan jasa guide atau pemandu lokal demi meningkatkan faktor keselamatan selama perjalanan menuju puncak tertinggi di Sumatra tersebut.
Imbauan ini disampaikan pengelola kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) mengingat jalur pendakian Gunung Kerinci memiliki tingkat kesulitan tinggi, terutama saat memasuki jalur hutan lebat hingga area summit attack yang dikenal ekstrem.
Pihak Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat menjelaskan bahwa penggunaan guide lokal memang tidak selalu bersifat wajib bagi seluruh pendaki berpengalaman. Namun, bagi pendaki pemula, pendaki solo, maupun wisatawan dari luar daerah, keberadaan pemandu sangat dianjurkan dan dalam kondisi tertentu dapat menjadi syarat pendakian.
“Guide lokal memahami jalur, kondisi cuaca, serta titik rawan yang berpotensi membahayakan pendaki. Ini penting untuk meminimalkan risiko tersesat maupun kecelakaan,” ujar petugas pengelola kawasan.
Gunung Kerinci dengan ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut dikenal memiliki trek panjang dengan perubahan cuaca cepat, kabut tebal, serta jalur pasir dan batu lepas menjelang puncak. Kondisi tersebut kerap menjadi tantangan utama bagi pendaki yang belum familiar dengan medan.
Selain menggunakan guide, pendaki juga diwajibkan melakukan registrasi resmi, membawa identitas diri, surat keterangan sehat, serta perlengkapan pendakian sesuai standar keselamatan.
Pengelola TNKS berharap para pendaki mematuhi aturan yang berlaku agar aktivitas wisata alam tetap aman sekaligus menjaga kelestarian kawasan konservasi.
Dengan meningkatnya minat pendakian, penggunaan guide lokal juga dinilai membantu pemberdayaan masyarakat sekitar sekaligus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pendaki di kawasan taman nasional.
Penulis : rosyid









