Jemarionline – Pada Senin, 19 Januari 2026, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami tekanan di pasar spot. Rupiah diperdagangkan di kisaran Rp16.890–Rp16.920 per USD.
Tekanan ini dipengaruhi oleh penguatan dolar AS dan kondisi pasar global yang masih fluktuatif. Investor cenderung berhati-hati menunggu data ekonomi terbaru.
Faktor Penyebab Rupiah Melemah
-
Penguatan dolar AS: Indeks dolar menguat setelah data ekonomi AS menunjukkan inflasi stabil.
-
Ketidakpastian pasar global: Konflik geopolitik dan tren suku bunga global membuat investor menahan risiko.
-
Arus modal keluar: Beberapa investor asing menarik dana dari obligasi dan saham Indonesia.
Prediksi dan Tips
-
Analis memperkirakan rupiah masih akan berfluktuasi di kisaran Rp16.880–Rp16.950 per USD.
-
Pelaku usaha sebaiknya mengamankan transaksi valas lebih awal.
-
Investor dapat memantau perkembangan pasar global untuk strategi portofolio yang aman.









