Nasihat Ahli Keuangan: Jangan Timbun Uang di Rekening

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasihat Ahli Keuangan: Jangan Timbun Uang di Rekening

Nasihat Ahli Keuangan: Jangan Timbun Uang di Rekening

Di tengah ketidakpastian ekonomi, banyak orang memilih menyimpan uang tunai di rekening bank. Prinsip ini sering dikenal dengan istilah cash is king”, yakni memegang uang tunai dianggap lebih aman ketika kondisi ekonomi tidak stabil. Namun, para ahli keuangan justru mengingatkan bahwa menimbun terlalu banyak uang di rekening bukanlah strategi yang ideal.

Risiko Jika Uang Terlalu Banyak di Rekening

Perencana keuangan menilai menyimpan uang berlebihan di rekening tabungan bisa menimbulkan sejumlah risiko.

1. Nilai uang tergerus inflasi
Uang yang hanya disimpan di rekening biasanya memiliki bunga rendah. Jika inflasi lebih tinggi dari bunga tabungan, maka daya beli uang tersebut akan terus menurun dari waktu ke waktu.

Baca Juga :  Kisah Keluarga Raih Pendapatan Pasif Rp2,7 Miliar per Bulan

2. Potensi kejahatan atau kesalahan transaksi
Dana di rekening bank juga tidak sepenuhnya bebas risiko. Ada kemungkinan terjadinya pembobolan, kesalahan transaksi, atau penipuan digital yang dapat mengurangi saldo nasabah.

3. Uang tidak berkembang
Jika hanya disimpan di rekening biasa, uang tidak menghasilkan imbal hasil yang signifikan. Padahal dana tersebut bisa ditempatkan di instrumen lain seperti deposito, reksa dana, atau investasi lain yang memberikan potensi keuntungan lebih besar.

Berapa Uang Ideal di Rekening?

Para perencana keuangan menyarankan saldo rekening sebaiknya cukup untuk kebutuhan jangka pendek saja, misalnya untuk membayar tagihan bulanan atau kebutuhan sekitar satu bulan ke depan.

Baca Juga :  Prudential Bidik Gen Z, Luncurkan Asuransi Jiwa dengan Premi Mulai Rp200 Ribuan

Sementara dana yang tidak akan digunakan dalam waktu dekat sebaiknya dialihkan ke instrumen lain yang dapat memberikan pertumbuhan nilai.

Pentingnya Dana Darurat

Meski tidak disarankan menimbun uang di rekening, memiliki dana darurat tetap penting. Dana ini digunakan untuk kebutuhan mendesak seperti biaya kesehatan, kehilangan pekerjaan, atau pengeluaran tak terduga lainnya.


Kesimpulan:
Menyimpan uang di rekening memang penting untuk kebutuhan likuid dan darurat. Namun, jika terlalu banyak dana dibiarkan mengendap, nilainya bisa tergerus inflasi dan tidak berkembang. Karena itu, sebagian dana sebaiknya dialokasikan ke instrumen investasi atau simpanan yang lebih produktif.

Berita Terkait

Pendapatan Gudang Garam Turun, Laba Bersih Justru Naik
Traktor Nusantara Buka Lowongan Management Trainee 2026
Peluang Usaha untuk Usia 30-an, Modal Kecil Untung Besar
8 Jenis Ayam Hias Paling Laris di Pasar, Peluang Usaha Menjanjikan untuk Pemula
Trump Desak Koalisi Global Buka Selat Hormuz, NATO Ikut Ditekan Bantu AS
Kisah Keluarga Raih Pendapatan Pasif Rp2,7 Miliar per Bulan
Honda MARHABAN Tawarkan DP Mulai Rp 1 Juta dan Cashback Hingga Rp 3,5 Juta
5 Bank Perkreditan Rakyat Ditutup hingga Maret 2026, OJK Cabut Izin Usaha
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 12:00 WIB

Pendapatan Gudang Garam Turun, Laba Bersih Justru Naik

Sabtu, 4 April 2026 - 10:00 WIB

Traktor Nusantara Buka Lowongan Management Trainee 2026

Rabu, 1 April 2026 - 14:00 WIB

Peluang Usaha untuk Usia 30-an, Modal Kecil Untung Besar

Jumat, 27 Maret 2026 - 08:00 WIB

8 Jenis Ayam Hias Paling Laris di Pasar, Peluang Usaha Menjanjikan untuk Pemula

Senin, 16 Maret 2026 - 18:00 WIB

Trump Desak Koalisi Global Buka Selat Hormuz, NATO Ikut Ditekan Bantu AS

Berita Terbaru

Pendapatan Gudang Garam Turun, Laba Bersih Justru Naik

Bisnis

Pendapatan Gudang Garam Turun, Laba Bersih Justru Naik

Sabtu, 4 Apr 2026 - 12:00 WIB

Rekor Baru Penumpang Kereta Cepat Whoosh Saat Lebaran 2026 ( dok.KCIC/KOMPAS.com )

Nasional

Rekor Baru Penumpang Kereta Cepat Whoosh Saat Lebaran 2026

Sabtu, 4 Apr 2026 - 11:00 WIB

Traktor Nusantara Buka Lowongan Management Trainee 2026

Bisnis

Traktor Nusantara Buka Lowongan Management Trainee 2026

Sabtu, 4 Apr 2026 - 10:00 WIB

KPK Periksa Bos Rokok HS Terkait Skandal Pita Cukai ( dok.metro TV/Candra )

Kriminal

KPK Periksa Bos Rokok HS Terkait Skandal Pita Cukai

Sabtu, 4 Apr 2026 - 09:00 WIB