Mana Lebih Berbahaya: Membatalkan Puasa atau Mengurangi Puasa?

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mana Lebih Berbahaya: Membatalkan Puasa atau Mengurangi Puasa?

Mana Lebih Berbahaya: Membatalkan Puasa atau Mengurangi Puasa?

Jakarta, 19 Februari 2026 —Menjalankan puasa Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tapi juga menahan diri dari segala perbuatan yang bisa mengurangi pahala puasa. Namun, masih banyak yang bertanya: mana yang lebih berbahaya, membatalkan puasa atau mengurangi puasa?

Membatalkan Puasa: Dampak Berat

Puasa dapat batal jika seseorang melakukan perbuatan tertentu dengan sengaja, misalnya:

  • Makan atau minum di siang hari puasa

  • Hubungan suami istri di siang hari

  • Muntah dengan sengaja

  • Haid atau nifas bagi wanita

Menurut para ulama, puasa yang dibatalkan dengan sengaja wajib diganti (qadha). Jika membatalkan dengan cara yang khusus seperti hubungan suami istri, bahkan kaffarah atau denda tertentu bisa wajib. Membatalkan puasa juga termasuk dosa besar tergantung niat dan kesengajaan.

Baca Juga :  Hari Rabu Terakhir dan Sikap Ulama Ahlus Sunnah

Mengurangi Puasa: Pahala Berkurang

Mengurangi puasa biasanya berarti tidak menahan diri secara maksimal dari perbuatan yang dibenci Allah, misalnya:

  • Tidak menahan amarah

  • Bergosip atau menggunjing orang lain

  • Mengucapkan kata kasar

Puasa tetap sah meski pahala berkurang. Tidak ada kewajiban qadha atau kaffarah karena puasa tidak batal, tapi nilai ibadahnya menurun.

Perbandingan Dampak

Kesimpulan

Membatalkan puasa secara sengaja jauh lebih berbahaya daripada hanya mengurangi puasa. Meski mengurangi puasa membuat pahala berkurang, puasa tetap sah. Sementara itu, membatalkan puasa berarti kehilangan ibadah dan harus diganti dengan qadha, bahkan bisa diwajibkan kaffarah.

Para ulama menekankan pentingnya kesadaran dan niat yang tulus selama berpuasa, tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tapi juga menjaga perilaku, ucapan, dan perbuatan sehari-hari agar puasa menjadi sempurna.

Berita Terkait

MUI Tegaskan Pembelian Sapi Kurban Presiden Pakai APBN Tidak Masalah Secara Syari
Apa yang Dibaca di Antara Takbir Salat Idul Adha? Ini Tata Cara Lengkapnya
Takbiran Idul Adha 2026 Dimulai Kapan? Simak Waktu, Bacaan, dan Tata Caranya
Fenomena Istiwa A’zam Terjadi 27–28 Mei 2026, Kemenag Ajak Umat Verifikasi Arah Kiblat
Hari Arafah 26 Mei 2026: Kumpulan Doa, Zikir dan Ucapan yang Banyak Dicari
Niat Puasa Tarwiyah Hari Ini Lengkap Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya
Shalat dan Kesehatan Mental: Kajian Ilmiah tentang Dampaknya pada Sistem Saraf Manusia
Masjid Indonesia di Jepang Jadi Pusat Dakwah Baru
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:00 WIB

MUI Tegaskan Pembelian Sapi Kurban Presiden Pakai APBN Tidak Masalah Secara Syari

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:00 WIB

Apa yang Dibaca di Antara Takbir Salat Idul Adha? Ini Tata Cara Lengkapnya

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:00 WIB

Takbiran Idul Adha 2026 Dimulai Kapan? Simak Waktu, Bacaan, dan Tata Caranya

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:00 WIB

Fenomena Istiwa A’zam Terjadi 27–28 Mei 2026, Kemenag Ajak Umat Verifikasi Arah Kiblat

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WIB

Hari Arafah 26 Mei 2026: Kumpulan Doa, Zikir dan Ucapan yang Banyak Dicari

Berita Terbaru

Stadion Teladan Medan diusulkan menjadi salah satu venue pertandingan ASEAN U-19 Championship 2026 yang berlangsung di Sumatera Utara.( Poto : istimewa)

Sepak Bola

PSSI Sumut Ambil Alih Akomodasi AFF U-19 2026 di Medan

Rabu, 3 Jun 2026 - 06:35 WIB