Kementan Perketat Pengawasan Sawit untuk Antisipasi El Nino

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kementan perketat pengawasan kebun sawit untuk cegah karhutla saat El Nino dan pastikan kesiapan perusahaan menghadapi musim kemarau ekstrem.( Poto : istimewa ).

Kementan perketat pengawasan kebun sawit untuk cegah karhutla saat El Nino dan pastikan kesiapan perusahaan menghadapi musim kemarau ekstrem.( Poto : istimewa ).

Jakarta, jemarionline.com – Kementerian Pertanian (Kementan) memperketat pengawasan kebun sawit untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat ancaman El Nino.

Langkah ini fokus menjaga produksi dan pasokan sawit tetap stabil di tengah potensi musim kering ekstrem.

Pencegahan jadi fokus utama

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah harus mengutamakan pencegahan kebakaran di lapangan.

“Jangan menunggu kebakaran baru dipadamkan. Kita harus mencegah sejak awal,” ujarnya.

Ia meminta semua pihak bergerak cepat karena El Nino meningkatkan risiko karhutla, terutama di perkebunan sawit yang mudah kering.

Kementan turun langsung ke Musi Banyuasin

Kementan langsung mengecek kesiapan perusahaan sawit di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Plt Dirjen Perkebunan Ali Jamil memimpin inspeksi bersama pemerintah daerah. Ia memastikan perusahaan harus siap sebelum puncak musim kemarau.

Baca Juga :  Transparansi Biaya Aplikasi Ojol Masih Jadi Sorotan Meski Ada Perpres

“Kami ingin semua sistem benar-benar siap bekerja di lapangan,” kata Ali.

Pemeriksaan sistem pemadam di lapangan

Tim Kementan mengecek langsung kesiapan sistem pemadam kebakaran di perusahaan sawit. Mereka memeriksa petugas, sistem deteksi dini, dan pelaporan titik api.

Selain itu, mereka juga mengecek pompa air, selang, alat pelindung diri, perahu karet, hingga menara pemantau api.

Embung sebagai sumber air cadangan juga menjadi perhatian karena sangat penting saat musim kemarau panjang.

Pemeriksaan ini mengacu pada Permentan Nomor 6 Tahun 2025 dan aturan pengendalian karhutla yang berlaku.

Temuan di lapangan

Kementan menemukan beberapa hal yang perlu segera diperbaiki. Sistem pemantauan titik api belum berjalan real time di semua titik.

Perusahaan juga perlu menambah menara pemantau di area rawan dan memperbaiki perawatan embung agar pasokan air tetap aman.

Baca Juga :  Indonesia Siapkan Dana Tambahan Rp74 Triliun untuk Pemulihan Sumatra

“Kami minta perusahaan segera memperbaiki sistem agar respons kebakaran lebih cepat,” ujar Ali.

Perusahaan diminta tingkatkan kesiapan

Kementan meminta perusahaan merawat alat pemadam seperti pompa air dan mobil pemadam secara rutin agar selalu siap di gunakan.

Petugas lapangan juga harus mengikuti pelatihan berkala agar memahami SOP dan mampu bertindak cepat saat darurat.

Perusahaan menyatakan siap memperbaiki semua temuan dari inspeksi tersebut.

Kementan terus mengawasi seluruh perkebunan sawit di Indonesia. Pemerintah juga menegaskan larangan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Pelaku usaha yang melanggar aturan bisa menerima sanksi administratif hingga pidana.

Penutup

Dengan pengawasan ketat dan kesiapan perusahaan, Kementan berharap risiko karhutla saat El Nino bisa di tekan. Produksi sawit nasional juga di harapkan tetap stabil meski cuaca semakin ekstrem.(ar)

Berita Terkait

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dollar AS Usai BI Tahan Bunga Acuan
Harga Emas Antam Pegadaian 22 Oktober 2026 Turun Tipis
Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 60 Juta
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Oktober 2026 Turun Tipis
Daftar Lengkap Harga BBM Terkini di Seluruh SPBU Oktober 2026
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.046 per Dolar AS Tertekan Arus Modal Asing
Lonjakan Utang Global Kian Mengkhawatirkan, IMF Beri Peringatan Keras
FamilyMart Resmi Rilis Koleksi Merchandise Eksklusif Jujutsu Kaisen
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dollar AS Usai BI Tahan Bunga Acuan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Harga Emas Antam Pegadaian 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 60 Juta

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Daftar Lengkap Harga BBM Terkini di Seluruh SPBU Oktober 2026

Berita Terbaru

Ponsel yang sedang diisi daya dengan powerbank di atas meja kerja, dikelilingi kabel charger dan laptop.(poto: AI).

Teknologi

5 Kebiasaan Pengisian Daya Ini Merusak Baterai HP Lebih Cepat

Senin, 26 Okt 2026 - 07:14 WIB

Pusat operasi siber bank memantau peringatan akses tidak sah dari agen AI pihak ketiga ke sistem rekening nasabah.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

Agen AI Masuk Rekening, Bank di AS Perketat Keamanan Data

Senin, 26 Okt 2026 - 07:03 WIB

Polres OKU Selatan menetapkan tersangka kasus kematian seorang narapidana di Lapas Muaradua, Sumsel, Sabtu (24/10/2026).(poto: kompas.com).

Hukum

Napi Tewas di Lapas Muaradua, Polisi Jerat Empat Tersangka

Minggu, 25 Okt 2026 - 08:09 WIB

ilustrasi visual yang menggambarkan situasi di mana akses agen AI yang tidak sah terdeteksi dan diblokir pada aplikasi perbankan.(poto: AI).

Internasional

Bank AS Blokir Agen AI Usai Bobol Rekening Nasabah

Minggu, 25 Okt 2026 - 07:55 WIB