Kemenkes Ingatkan Bahaya Kurang Minum Air Putih, Picu Gangguan Ginjal hingga Kelelahan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Minum air putih secara cukup setiap hari penting untuk mencegah dehidrasi dan menjaga fungsi ginjal.

Minum air putih secara cukup setiap hari penting untuk mencegah dehidrasi dan menjaga fungsi ginjal.

Jemarionline – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan kebiasaan minum air putih setiap hari. Kurangnya asupan cairan dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari dehidrasi ringan hingga gangguan fungsi ginjal.

Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes menjelaskan bahwa tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air, sehingga kebutuhan cairan harus terpenuhi secara optimal. Kekurangan cairan dapat menyebabkan kelelahan, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, serta penurunan daya tahan tubuh.

Baca Juga :  Manfaat Teh Hijau Setiap Hari untuk Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Selain itu, kurang minum air putih dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko batu ginjal dan infeksi saluran kemih. Kondisi ini kerap tidak disadari karena gejalanya muncul secara perlahan.

Baca Juga :  Penumpang Kapal Pesiar Dikarantina di Taiwan Usai Muncul Dugaan Wabah Hantavirus

Kemenkes merekomendasikan konsumsi air putih minimal delapan gelas per hari atau disesuaikan dengan aktivitas fisik dan kondisi cuaca. Masyarakat juga diimbau untuk tidak menunggu haus sebagai tanda untuk minum.

Dengan menjaga kecukupan cairan, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan mencegah berbagai penyakit yang sebenarnya dapat dihindari sejak dini.

Berita Terkait

5 Herbal untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami, Mudah Ditemukan
Gejala Sinusitis: Mengira Flu Biasa? Hidung Tersumbat Bisa Jadi Tanda Sinus
Bahaya Kekurangan Gizi Mikro pada Anak yang Sering Tak Disadari
Mulai Juni 2026, Pasien BPJS Wajib Kontrol Sesuai Jadwal atau Tak Dilayani
RSUD Soedjono Selong Mulai Vaksinasi MR, Pegawai Jadi Sasaran Awal
70 Juta Warga RI Diperkirakan Idap Penyakit Hati, Banyak yang Tak Menyadarinya
4.300 Warga Jalani Tes HIV di Sukabumi, 54 Orang Positif hingga Juni 2026
Menkes Budi Siapkan Terobosan, Hepatitis B Bisa Ditangani di Puskesmas
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:00 WIB

5 Herbal untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami, Mudah Ditemukan

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:00 WIB

Gejala Sinusitis: Mengira Flu Biasa? Hidung Tersumbat Bisa Jadi Tanda Sinus

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:00 WIB

Bahaya Kekurangan Gizi Mikro pada Anak yang Sering Tak Disadari

Senin, 8 Juni 2026 - 21:00 WIB

Mulai Juni 2026, Pasien BPJS Wajib Kontrol Sesuai Jadwal atau Tak Dilayani

Senin, 8 Juni 2026 - 15:00 WIB

RSUD Soedjono Selong Mulai Vaksinasi MR, Pegawai Jadi Sasaran Awal

Berita Terbaru