Kebakaran Lahan Pinang di Bukit Baling, Damkar Muaro Jambi Bergerak Cepat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: SEKATOJAMBI.COM

Foto: SEKATOJAMBI.COM

Muaro Jambi, Jemarionline.comKebakaran melanda lahan pinang milik warga di RT 03 Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, pada Jumat (5/6/2026) siang. Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran warga karena kobaran api berpotensi meluas ke area lain di sekitar lokasi kejadian. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran, api berhasil dipadamkan sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Muaro Jambi langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Kecepatan penanganan menjadi faktor penting yang membantu petugas mengendalikan situasi di lapangan.

Kejadian ini kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat cuaca panas dan kondisi vegetasi mulai mengering.

Warga Laporkan Kebakaran ke Pos Damkar

Warga sekitar menjadi pihak pertama yang mengetahui munculnya kobaran api di lahan pinang tersebut. Setelah melihat api mulai membesar, warga segera melaporkan kejadian itu ke Pos Damkar Sengeti.

Petugas yang menerima laporan langsung menyusun langkah penanganan dan mengirim personel ke lokasi. Regu 03 Damkartan Muaro Jambi kemudian bergerak menggunakan armada BH 8019 GZ untuk melakukan pemadaman.

Langkah cepat tersebut membantu petugas tiba di lokasi sebelum api menyebar lebih luas ke area sekitar.

Petugas Berjibaku Melawan Kobaran Api

Setibanya di lokasi, personel Damkar langsung melakukan pemadaman pada area yang terbakar.

Petugas menghadapi kobaran api yang telah membakar sebagian lahan berisi tanaman pinang. Mereka mengarahkan semprotan air ke titik-titik api yang masih aktif untuk mencegah penyebaran ke lahan lain.

Baca Juga :  Disdik Jambi Turunkan Tim Selidiki Insiden di SMKN 3 Tanjab Timur

Dengan dukungan sekitar 4.000 liter air dan kerja sama seluruh personel di lapangan, petugas akhirnya berhasil mengendalikan situasi. Api padam sepenuhnya sekitar pukul 13.43 WIB dan petugas memastikan kondisi lokasi kembali aman.

Keberhasilan tersebut menunjukkan pentingnya kesiapan petugas dalam merespons laporan kebakaran dengan cepat dan tepat.

Respons Cepat Cegah Kerugian Lebih Besar

Sekretaris Damkartan Muaro Jambi, Herman Susilo, menegaskan bahwa laporan cepat dari masyarakat sangat membantu proses penanganan kebakaran.

Menurutnya, waktu menjadi faktor yang sangat menentukan dalam setiap peristiwa kebakaran. Semakin cepat petugas menerima informasi, semakin besar peluang untuk mengendalikan api sebelum meluas.

Petugas Damkar juga mengapresiasi kepedulian warga yang segera melaporkan kejadian tersebut sehingga proses penanganan dapat berlangsung lebih efektif.

Tanpa laporan cepat dari masyarakat, kobaran api berpotensi menjalar ke area lain yang berada di sekitar lahan pinang tersebut.

Lahan Pinang Memiliki Nilai Ekonomi Penting

Tanaman pinang menjadi salah satu komoditas perkebunan yang cukup penting bagi masyarakat di sejumlah wilayah Provinsi Jambi.

Banyak petani mengandalkan hasil panen pinang sebagai sumber pendapatan keluarga. Karena itu, kebakaran lahan tidak hanya mengancam lingkungan sekitar, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi ekonomi pemilik lahan.

Kerusakan tanaman akibat kebakaran sering membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk dipulihkan. Petani perlu melakukan penanaman kembali dan menunggu tanaman tumbuh hingga produktif.

Oleh sebab itu, upaya pencegahan kebakaran menjadi langkah yang sangat penting untuk melindungi aset pertanian masyarakat.

Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Damkartan Muaro Jambi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan.

Baca Juga :  Kapolda Jambi Sambangi Ponpes HSQ, Perkuat Sinergi dan Dukung Pendidikan Santri

Warga perlu menghindari aktivitas yang dapat memicu munculnya api, terutama saat kondisi cuaca panas dan angin cukup kencang. Pembakaran sampah sembarangan maupun pembukaan lahan dengan cara membakar dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

Petugas juga meminta masyarakat segera melaporkan kejadian jika melihat tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat berlangsung lebih cepat.

Partisipasi masyarakat memiliki peran besar dalam membantu mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas.

Pentingnya Sinergi Warga dan Petugas

Keberhasilan petugas memadamkan api di Desa Bukit Baling menunjukkan pentingnya kerja sama antara masyarakat dan instansi terkait.

Warga berperan dalam memberikan informasi awal, sedangkan petugas menjalankan proses pemadaman secara profesional di lapangan.

Sinergi tersebut menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko kerugian akibat kebakaran. Dengan komunikasi yang baik dan respons yang cepat, berbagai potensi bahaya dapat diminimalkan sejak awal.

Pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan kebakaran di lingkungan masing-masing.

Upaya Pencegahan Harus Terus Dilakukan

Selain melakukan penanganan saat kebakaran terjadi, pemerintah dan masyarakat perlu memperkuat langkah pencegahan.

Edukasi mengenai bahaya kebakaran lahan perlu terus diberikan kepada masyarakat. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman warga mengenai risiko yang dapat muncul akibat kelalaian dalam mengelola lahan.

Pencegahan yang efektif akan membantu mengurangi jumlah kejadian kebakaran sekaligus melindungi lingkungan dan sumber penghidupan masyarakat.

Dengan meningkatnya kesadaran bersama, potensi kebakaran lahan dapat ditekan secara signifikan. (man)

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Sungai Penuh Ikuti Bimtek Nasional ASWAKADA 2026 di Batam
Pengukuhan DWP Kota Sungai Penuh Dorong Peran Perempuan Berdaya
Pemkot Sungai Penuh Percepat Penyusunan KLHS RDTR untuk Penataan Ruang Wilayah
Gubernur Jambi Al Haris Tegur Keras ASN yang Nekat Masuk Kantor Saat WFH
Wali Kota Alfin Serahkan Seragam Gratis Saat Pantau MPLS
APBD 2027 Kerinci Fokus pada Pertanian, Pariwisata dan SDM
Kasus DBD di Sungai Penuh Naik Jadi 88, Dinkes Gencarkan PSN
BMKG Prediksi Kabut Tebal Selimuti Sebagian Besar Jambi Hari Ini
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:00 WIB

Wakil Wali Kota Sungai Penuh Ikuti Bimtek Nasional ASWAKADA 2026 di Batam

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:00 WIB

Pengukuhan DWP Kota Sungai Penuh Dorong Peran Perempuan Berdaya

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:00 WIB

Pemkot Sungai Penuh Percepat Penyusunan KLHS RDTR untuk Penataan Ruang Wilayah

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:02 WIB

Gubernur Jambi Al Haris Tegur Keras ASN yang Nekat Masuk Kantor Saat WFH

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:00 WIB

Wali Kota Alfin Serahkan Seragam Gratis Saat Pantau MPLS

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB