Kerinci, Jemarionline.com – Warga Kabupaten Kerinci dikejutkan oleh kebakaran hebat yang menghanguskan rumah orang tua mantan Penjabat (Pj) Bupati Kerinci. Kobaran api melahap bangunan rumah dalam waktu singkat dan membuat warga sekitar panik.
Peristiwa tersebut terjadi pada malam hari. Warga yang melihat kepulan asap langsung keluar rumah dan berupaya membantu proses pemadaman. Mereka juga menghubungi petugas pemadam kebakaran agar api tidak menyebar ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Menurut keterangan warga, kobaran api terus membesar beberapa menit setelah muncul. Material kayu dan berbagai perabot rumah tangga mempercepat penyebaran api ke seluruh bagian rumah.
“Kami melihat api sudah cukup besar. Warga langsung membantu memadamkan api sambil menunggu petugas datang,” ujar seorang warga di sekitar lokasi kejadian.
Petugas dan Warga Berjibaku Memadamkan Api
Petugas pemadam kebakaran bersama warga berupaya memadamkan kobaran api yang terus membesar. Mereka mengarahkan semprotan air ke beberapa titik yang menjadi pusat kebakaran.
Setelah berhasil memadamkan api, petugas menyiram bagian bangunan yang masih mengeluarkan asap. Langkah tersebut bertujuan mencegah munculnya api baru dari sisa bara yang masih panas.
Petugas juga memeriksa seluruh area rumah untuk memastikan kondisi benar-benar aman.
Aparat Cari Penyebab Kebakaran
Hingga kini, aparat dan petugas terkait masih mencari penyebab kebakaran. Mereka mengumpulkan informasi dari warga serta memeriksa kondisi bangunan untuk mengetahui sumber api.
Petugas belum menyimpulkan penyebab kebakaran karena proses pemeriksaan masih berlangsung. Aparat juga terus mengumpulkan data yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Kerugian Mencapai Puluhan Juta Rupiah
Kobaran api menghanguskan sebagian besar bangunan rumah beserta berbagai barang berharga di dalamnya. Banyak perabot rumah tangga, dokumen, dan barang lainnya ikut terbakar saat api menyebar ke seluruh ruangan.
Petugas masih menghitung total kerugian yang muncul akibat kebakaran tersebut. Namun, kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah mengingat besarnya kerusakan yang terjadi.
Meski demikian, warga bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah.
Warga perlu memeriksa instalasi listrik secara berkala dan memastikan kondisi kabel tetap aman. Selain itu, masyarakat juga harus menggunakan peralatan elektronik dengan hati-hati untuk mengurangi risiko korsleting.
Petugas mengingatkan warga agar segera melapor ketika melihat tanda-tanda kebakaran. Respons cepat dapat membantu mengurangi kerusakan dan mempercepat proses penanganan di lapangan. ( man)









