Jakarta, Jemarionline.com – Industri jam tangan kembali menunjukkan perubahan tren pada 2026. Setelah bertahun-tahun mengandalkan model berukuran besar, banyak kolektor, pecinta horologi, dan pengguna umum kini lebih memilih jam tangan berdiameter 38 mm.
Perubahan tersebut terlihat dari meningkatnya jumlah merek yang menghadirkan koleksi berukuran lebih kecil. Selain itu, komunitas pecinta jam tangan juga semakin sering membahas model 38 mm sebagai ukuran ideal untuk penggunaan sehari-hari.
Desain Klasik Kembali Menarik Perhatian
Meningkatnya minat terhadap desain klasik menjadi salah satu faktor utama yang mendorong popularitas jam tangan 38 mm.
Banyak produsen mengambil inspirasi dari koleksi legendaris era 1950-an hingga 1980-an. Pada masa itu, mayoritas jam tangan hadir dengan ukuran yang lebih kecil dibanding model modern saat ini.
Karena itu, ukuran 38 mm mampu menghadirkan kesan vintage tanpa membuat tampilannya terlihat ketinggalan zaman.
Pengguna Merasakan Kenyamanan Lebih Baik
Banyak pengguna memilih jam tangan 38 mm karena ukurannya terasa lebih nyaman di pergelangan tangan.
Selain memiliki bobot yang lebih ringan, jam berukuran sedang juga tidak mengganggu aktivitas harian. Pengguna dapat mengenakannya saat bekerja, menghadiri acara formal, maupun menjalani aktivitas santai.
Karena itu, ukuran 38 mm menjadi pilihan yang praktis untuk berbagai kebutuhan.
Cocok untuk Berbagai Bentuk Pergelangan
Jam tangan 38 mm menawarkan proporsi yang lebih seimbang dibanding model berukuran besar.
Pria maupun wanita dapat menggunakan ukuran tersebut tanpa membuat pergelangan terlihat terlalu penuh. Selain itu, ukuran ini juga cocok untuk pengguna dengan pergelangan kecil hingga sedang.
Berkat fleksibilitas tersebut, banyak produsen mulai memperluas koleksi uniseks dalam ukuran 38 mm.
Produsen Mulai Menyesuaikan Strategi
Perubahan selera pasar mendorong banyak produsen melakukan penyesuaian strategi produk.
Sejumlah merek ternama meluncurkan kembali model ikonik mereka dalam ukuran yang lebih ringkas. Selain itu, beberapa perusahaan juga memperkenalkan koleksi baru yang mengutamakan kenyamanan dan desain sederhana.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa konsumen kini lebih mengutamakan keseimbangan antara fungsi dan estetika.
Media Sosial Dorong Popularitas
Media sosial ikut mempercepat pertumbuhan tren jam tangan 38 mm.
Banyak kolektor membagikan pengalaman mereka saat menggunakan jam berukuran sedang. Selain itu, influencer fashion dan kreator konten horologi juga rutin menampilkan model 38 mm dalam berbagai gaya berpakaian.
Akibatnya, semakin banyak pengguna mulai mempertimbangkan ukuran tersebut saat membeli jam tangan baru.
Ukuran Sedang Mulai Kuasai Pasar
Meski sebagian pengguna masih menyukai jam tangan berdiameter besar, pasar mulai bergerak ke arah ukuran yang lebih proporsional.
Banyak pembeli kini mencari jam tangan yang nyaman digunakan dalam jangka panjang tanpa mengurangi nilai estetika. Karena itu, ukuran 38 mm hingga 40 mm terus menarik perhatian konsumen di berbagai segmen pasar.
Tren tersebut menunjukkan bahwa kenyamanan kini menjadi faktor penting dalam keputusan pembelian jam tangan.
Gaya dan Fungsi Kini Berjalan Bersama
Perubahan tren ini menunjukkan bahwa konsumen tidak lagi hanya mengejar ukuran yang mencolok.
Sebaliknya, mereka lebih memperhatikan keseimbangan antara desain, kenyamanan, dan fungsi. Oleh sebab itu, jam tangan 38 mm berhasil menarik perhatian pengguna baru maupun kolektor berpengalaman.
Selain memberikan tampilan yang elegan, ukuran tersebut juga mendukung penggunaan sehari-hari dengan lebih nyaman.









