Jemarionline, 15 Januari 2026 — Pergerakan harga kopi pada hari ini menunjukkan dinamika yang beragam antara pasar internasional dan pasar kopi domestik di wilayah penghasil utama.
📈 Perubahan di Pasar Internasional
Pada perdagangan kopi di bursa global tanggal 15 Januari 2026, harga kopi jenis Robusta dan Arabica bergerak dalam arah yang berbeda:
-
Kopi Robusta di bursa London mengalami kenaikan untuk kontrak pengiriman Januari 2026, naik sekitar $46 per ton, sehingga kontrak tersebut berada di US$4.138 per ton.
-
Kontrak Robusta untuk pengiriman September 2026 sedikit turun sekitar $2 per ton, menjadi US$3.796 per ton.
-
Sementara itu, Arabica di bursa New York menunjukkan tekanan turun di sebagian besar periode kontrak, misalnya kontrak Maret 2026 turun sekitar 3,3 sen per pon menjadi 357,25 sen/lb, dan kontrak Desember 2026 turun menjadi 321,75 sen/lb.
-
Harga Arabica Brasil juga menunjukkan variasi minor, dengan kontrak Desember 2026 sedikit meningkat menjadi sekitar 395,2 sen per pon.
Pergerakan ini mencerminkan pengaruh kekuatan mata uang lokal, kondisi produksi global, dan sentimen pasar yang memengaruhi permintaan perdagangan kopi.
☕ Harga Kopi di Pasar Domestik
Di beberapa wilayah penghasil kopi utama di Asia Tenggara, terutama Dataran Tinggi Tengah, harga kopi domestik pada 15 Januari 2026 secara umum menunjukkan kestabilan dengan sedikit peningkatan dibanding sehari sebelumnya:
-
Di provinsi Dak Lak, harga kopi naik sekitar 900 VND/kg, mencapai sekitar 98.400 VND/kg — tertinggi di kawasan tersebut.
-
Di provinsi Gia Lai, kopi diperdagangkan dekat 98.300 VND/kg, meningkat 800 VND/kg dari hari sebelumnya.
-
Sementara di provinsi Lam Dong, harga kopi berada di sekitar 97.700 VND/kg, mengalami peningkatan sekitar 700 VND/kg.
Pergerakan ini menunjukkan bahwa meski fluktuasi di pasar global ada, harga kopi di tingkat lokal masih cenderung stabil dengan kecenderungan naik tipis.
📌 Inti Tren Harga Kopi 15 Januari 2026
-
Harga Internasional: Ada pergerakan naik pada kontrak Robusta jangka pendek tetapi Arabica sebagian besar menurun pada bursa utama.
-
Harga Domestik: Di pusat produksi Asia Tenggara, kopi tetap diperdagangkan stabil dengan peningkatan ringan dibanding kemarin.
-
Faktor yang Mempengaruhi: Fluktuasi harga dipengaruhi oleh dinamika pasar global, kondisi mata uang lokal, dan permintaan perdagangan kopi.









