Google Disebut Pantau Aktivitas Pengguna 24 Jam

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Google Disebut Pantau Aktivitas Pengguna 24 Jam ( poto : el.kz )

Google Disebut Pantau Aktivitas Pengguna 24 Jam ( poto : el.kz )

Google disebut dapat memantau aktivitas penggunanya hampir sepanjang waktu melalui berbagai layanan yang digunakan di internet. Aktivitas seperti pencarian di Google, lokasi yang dikunjungi melalui Google Maps, hingga video yang ditonton di YouTube dapat terekam dalam sistem perusahaan tersebut.

Data yang dikumpulkan ini digunakan Google untuk berbagai tujuan, terutama untuk meningkatkan layanan dan menampilkan iklan yang lebih sesuai dengan minat pengguna. Hal inilah yang sering membuat seseorang melihat iklan produk yang terasa sangat relevan dengan aktivitas atau pembicaraan mereka sebelumnya.

Data Apa Saja yang Dipantau Google?

Beberapa jenis data yang biasanya dikumpulkan Google antara lain:

  • Informasi pribadi seperti nama, email, dan nomor telepon

  • Riwayat pencarian di Google

  • Riwayat lokasi dari Google Maps

  • Situs web yang dikunjungi

  • Video yang ditonton di YouTube

  • Preferensi iklan dan kebiasaan pengguna di internet

Baca Juga :  Google Bongkar Serangan 100.000 Prompt ke Gemini, Upaya Kloning AI Terungkap

Mengapa Google Mengumpulkan Data?

Pengumpulan data dilakukan untuk beberapa tujuan, seperti:

  1. Personalisasi layanan Google

  2. Menyediakan rekomendasi yang lebih relevan

  3. Menampilkan iklan yang sesuai minat pengguna

  4. Meningkatkan kualitas produk dan layanan digital

Karena itu, pengalaman pengguna bisa menjadi lebih personal, meski sebagian orang merasa hal tersebut mengganggu privasi.

Cara Menghentikan Google Melacak Aktivitas

Pengguna sebenarnya bisa membatasi pelacakan tersebut dengan mengubah pengaturan di akun Google:

  1. Masuk ke Akun Google.

  2. Pilih menu Data & Privacy atau Privacy & Personalization.

  3. Cari bagian Activity Controls.

  4. Nonaktifkan opsi Web & App Activity.

  5. Konfirmasi dengan menekan Pause.

Baca Juga :  Perancang Jet Tempur Siluman China Menghilang dari Publik

Selain itu, pengguna juga dapat mematikan Location History dan Ad Personalization untuk mengurangi pengumpulan data.

Konsekuensi Jika Pelacakan Dimatikan

Jika fitur pelacakan dimatikan:

  • Iklan yang muncul akan lebih umum dan tidak sesuai minat.

  • Rekomendasi pencarian dan konten menjadi kurang personal.

  • Namun privasi pengguna akan lebih terjaga.

Kesimpulannya:
Google memang mengumpulkan banyak data dari aktivitas pengguna melalui berbagai layanan. Namun pengguna tetap memiliki kontrol untuk membatasi atau mematikan pelacakan tersebut melalui pengaturan akun Google.

Berita Terkait

Google Tuduh Korea Utara Serang Software Axios
Teknologi Pengganti Smartphone Mulai Hadir di Pasaran
Saab Tantang Dominasi F-35 di Kanada Lewat Produksi Gripen Lokal
Google Izinkan Mengganti Alamat Gmail Tanpa Akun Baru
Zuckerberg Hampir Akuisisi DeepMind, Tapi Gagal karena Makan Malam Penentu
Italia Pilih Drone Bayraktar TB3 untuk Perkuat Kapal Induk Cavour
Pakar Soroti Ancaman Sanksi untuk Google & Meta Imbas Tak Patuh PP Tunas
DJI Avata 360 Resmi Meluncur di Indonesia, Ini Harga dan Spesifikasinya
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 07:00 WIB

Google Tuduh Korea Utara Serang Software Axios

Jumat, 3 April 2026 - 13:00 WIB

Teknologi Pengganti Smartphone Mulai Hadir di Pasaran

Jumat, 3 April 2026 - 12:00 WIB

Saab Tantang Dominasi F-35 di Kanada Lewat Produksi Gripen Lokal

Kamis, 2 April 2026 - 23:00 WIB

Google Izinkan Mengganti Alamat Gmail Tanpa Akun Baru

Kamis, 2 April 2026 - 19:00 WIB

Zuckerberg Hampir Akuisisi DeepMind, Tapi Gagal karena Makan Malam Penentu

Berita Terbaru

Pendapatan Gudang Garam Turun, Laba Bersih Justru Naik

Bisnis

Pendapatan Gudang Garam Turun, Laba Bersih Justru Naik

Sabtu, 4 Apr 2026 - 12:00 WIB

Rekor Baru Penumpang Kereta Cepat Whoosh Saat Lebaran 2026 ( dok.KCIC/KOMPAS.com )

Nasional

Rekor Baru Penumpang Kereta Cepat Whoosh Saat Lebaran 2026

Sabtu, 4 Apr 2026 - 11:00 WIB

Traktor Nusantara Buka Lowongan Management Trainee 2026

Bisnis

Traktor Nusantara Buka Lowongan Management Trainee 2026

Sabtu, 4 Apr 2026 - 10:00 WIB

KPK Periksa Bos Rokok HS Terkait Skandal Pita Cukai ( dok.metro TV/Candra )

Kriminal

KPK Periksa Bos Rokok HS Terkait Skandal Pita Cukai

Sabtu, 4 Apr 2026 - 09:00 WIB