Jemarionline – Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, mengecam keras pembunuhan seekor Gajah Sumatera di Pelalawan, Riau. Gajah tersebut ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan, sebagian kepala dan kedua gadingnya hilang.
Daniel menilai peristiwa ini sebagai kejahatan serius terhadap satwa dilindungi dan meminta aparat penegak hukum mengusut kasus tersebut hingga tuntas serta menjatuhkan hukuman berat kepada pelaku.
Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan di lapangan, khususnya peran Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan polisi kehutanan. Menurutnya, negara tidak boleh hanya bertindak setelah kejadian terjadi, tetapi harus melakukan pengawasan rutin.
Daniel mendorong pemerintah menambah jumlah personel polisi kehutanan dan memperkuat pengawasan di kawasan rawan perburuan liar. Komisi IV DPR RI berencana membahas kasus ini secara khusus untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa gajah tersebut dibunuh secara sengaja dan pihak kepolisian akan mengusut kasus ini hingga tuntas.
BKSDA Riau menemukan proyektil peluru bersarang di bagian belakang tengkorak gajah, yang memperkuat dugaan perburuan liar. Bangkai gajah ditemukan pada Senin (2/2) dengan kondisi kepala rusak parah dan gading hilang.









