Dapur MBG Kerinci Disorot, Susu Berperisa dan Buah Busuk Diduga Disajikan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dapur program MBG di Kerinci menyiapkan makanan untuk dibagikan, di tengah sorotan dugaan penyajian susu berperisa dan buah yang tidak layak konsumsi.

Petugas dapur program MBG di Kerinci menyiapkan makanan untuk dibagikan, di tengah sorotan dugaan penyajian susu berperisa dan buah yang tidak layak konsumsi.

Kerinci, Jemarionline.comDapur MBG Kerinci bermasalah dan memicu sorotan publik. Temuan di lapangan menunjukkan petugas menyajikan susu berperisa dan buah tidak layak konsumsi kepada penerima manfaat program makan bergizi gratis.

Sejumlah laporan lapangan mengungkap petugas dapur tidak mengikuti standar menu. Mereka membagikan susu varian rasa, bukan susu tanpa perisa seperti yang diwajibkan.

Petugas Sajikan Susu Berperisa

Badan Gizi Nasional menetapkan penggunaan susu tanpa rasa untuk menjaga kualitas gizi. Aturan ini bertujuan mengurangi asupan gula tambahan pada anak.

Namun, petugas dapur tetap membagikan susu berperisa seperti vanila. Tindakan ini menyimpang dari ketentuan program.

Baca Juga :  BGN Jelaskan Penggunaan Anggaran Rp113 Miliar untuk Event Organizer

Temuan tersebut memperkuat dugaan pelanggaran di tingkat pelaksana.

Petugas Bagikan Buah Tidak Layak

Petugas juga membagikan buah dalam kondisi tidak segar. Laporan menyebut buah duku yang diterima peserta sudah membusuk.

Kondisi ini berisiko bagi kesehatan penerima manfaat, terutama anak-anak.

Aktivis Soroti Dugaan Penyimpangan

Aktivis Kerinci-Sungai Penuh, Yolan, mempertanyakan alasan yang selama ini disampaikan pengelola.

“Informasi yang selama ini mereka sampaikan… tidak ada,” ujarnya.

Ia juga menilai pengelola tidak menggunakan bahan sesuai standar.

“Diduga kuat mereka sengaja tidak mau memakai susu standar,” tegasnya.

Pengawasan Dinilai Lemah

Sejumlah pihak menilai pengawasan program tidak berjalan maksimal. Pemerintah sebenarnya sudah menetapkan standar ketat.

Baca Juga :  SMPN 8 Apresiasi Penghargaan Fiskal Rp3 Miliar, Bukti Sinergi Bangun Sungai Penuh

Namun, pelaksana di lapangan tidak menjalankan aturan secara konsisten. Kondisi ini membuka celah pelanggaran.

Masyarakat Desak Evaluasi

Masyarakat mendesak pemerintah segera turun tangan. Mereka meminta sidak langsung ke dapur MBG.

Selain itu, masyarakat juga menuntut transparansi dalam pengelolaan bahan dan anggaran.

Jika dugaan ini terbukti, pelanggaran tidak hanya merugikan program, tetapi juga merusak kepercayaan publik.

Pengelola Belum Beri Penjelasan

Hingga kini, pengelola dapur MBG di Kabupaten Kerinci belum memberikan penjelasan resmi.

Publik menunggu klarifikasi dan langkah konkret dari pihak terkait.

Berita Terkait

Kenduri Sko Tiga Desa di Kerinci Meriah, Kepala Daerah Turun Langsung
PMII Sorot Dugaan Mark-Up Anggaran di Sekretariat DPRD Kerinci
Hardiknas 2026: Pemkot Sungai Penuh Perkuat Pendidikan Karakter dan Buka Program Beasiswa
Polda Jambi Tangkap 7 Pelaku PETI di Merangin, Pemilik Alat Berat Masih Diburu
Menteri Hukum Apresiasi Pembentukan Posbakum, Wako Alfin Terima Penghargaan
Ketua DPRD Kerinci Hadiri Penandatanganan NPHD, Dorong Penguatan Infrastruktur Pasca Panen
Perkuat Akses Keadilan Desa, Kemenkum Jambi Gandeng DPRD Dorong Dana Desa untuk Insentif Paralegal
Harga BBM di Jambi Naik Drastis, Pertamax Turbo Tembus Rp19.850 per Liter
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:00 WIB

Kenduri Sko Tiga Desa di Kerinci Meriah, Kepala Daerah Turun Langsung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB

PMII Sorot Dugaan Mark-Up Anggaran di Sekretariat DPRD Kerinci

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:00 WIB

Hardiknas 2026: Pemkot Sungai Penuh Perkuat Pendidikan Karakter dan Buka Program Beasiswa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:00 WIB

Polda Jambi Tangkap 7 Pelaku PETI di Merangin, Pemilik Alat Berat Masih Diburu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:00 WIB

Menteri Hukum Apresiasi Pembentukan Posbakum, Wako Alfin Terima Penghargaan

Berita Terbaru