Setahun Dibentuk Presiden Prabowo Subianto, Danantara Terbitkan Utang Baru Rp7 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemarionline – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia kembali menerbitkan surat utang baru senilai Rp7 triliun pada Maret 2026. Langkah ini dilakukan melalui anak usahanya, PT Danantara Investment Management.

Instrumen yang diterbitkan berupa surat utang jangka menengah (medium term notes/MTN) yang ditawarkan secara privat tanpa melalui penawaran umum.

Dua Seri dengan Bunga Rendah

Surat utang tersebut terbagi dalam dua seri, masing-masing bernilai Rp3,5 triliun. Keduanya menawarkan kupon tetap sebesar 2 persen per tahun.

  • Seri A: tenor sekitar 5 tahun (jatuh tempo 2031)

  • Seri B: tenor sekitar 7 tahun (jatuh tempo 2033)

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Turun di Bawah 5,5%

Instrumen ini dinilai menarik karena memberikan bunga tetap dengan risiko yang relatif terukur.

Alasan Penerbitan Utang

Manajemen Danantara menyebut penerbitan ini dilakukan untuk mengakomodasi tingginya minat investor, terutama setelah kesuksesan penerbitan obligasi sebelumnya.

Selain itu, dana yang dihimpun akan digunakan untuk:

  • Mendukung investasi strategis

  • Mendorong transformasi ekonomi nasional

  • Menopang pertumbuhan jangka panjang

Baca Juga :  Prabowo: Rockefeller Institute Nilai Program Makan Bergizi Gratis Investasi Terbaik

Strategi Pendanaan Berkelanjutan

Sebagai sovereign wealth fund yang baru dibentuk pada 2025, Danantara terus mencari sumber pembiayaan alternatif.

Sebelumnya, lembaga ini juga telah menerbitkan instrumen utang dalam jumlah besar pada 2025 melalui skema private placement untuk membiayai berbagai proyek investasi, baik di dalam maupun luar negeri.

Berita Terkait

Selat Hormuz Gonjang-ganjing, Kenapa Harga Plastik Makin Mahal?
Waka BGN Murka, SPPG Beroperasi Tanpa Pengawas Gizi
Restitusi Pajak Rp360 Triliun Disorot, Menkeu Curigai Ada Kebocoran
Gejolak Timur Tengah, RI Alihkan Impor LPG Demi Jaga Stok Tetap Aman
Harga BBM Dijaga Stabil, Pertalite Dipastikan Tak Naik di 2026
LPG Subsidi Mau Pakai Biometrik? DPR Usul Sidik Jari hingga Retina
Lowongan Kerja Nissin Food Dibuka, Ini Posisi dan Cara Daftarnya
Gen Z Andalkan Side Hustle untuk Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:00 WIB

Selat Hormuz Gonjang-ganjing, Kenapa Harga Plastik Makin Mahal?

Jumat, 10 April 2026 - 05:00 WIB

Waka BGN Murka, SPPG Beroperasi Tanpa Pengawas Gizi

Selasa, 7 April 2026 - 22:00 WIB

Restitusi Pajak Rp360 Triliun Disorot, Menkeu Curigai Ada Kebocoran

Selasa, 7 April 2026 - 21:00 WIB

Gejolak Timur Tengah, RI Alihkan Impor LPG Demi Jaga Stok Tetap Aman

Selasa, 7 April 2026 - 20:00 WIB

Harga BBM Dijaga Stabil, Pertalite Dipastikan Tak Naik di 2026

Berita Terbaru

Masjid Indonesia di Jepang Jadi Pusat Dakwah Baru (dok.Mozaik Islam-Inilah.com)

Islami

Masjid Indonesia di Jepang Jadi Pusat Dakwah Baru

Minggu, 12 Apr 2026 - 19:00 WIB