Jakarta, Jemarionline.com – Raksasa teknologi Apple resmi menghentikan seluruh servis resmi produk Apple untuk tiga perangkat populernya di panggung global. Keputusan pembaruan di laman dukungan resmi tersebut memindahkan MacBook Retina 12 inci keluaran 2017, iPad generasi ke-6, serta earphone nirkabel BeatsX ke dalam daftar produk usang atau obsolete.
Langkah pemindahan status ini otomatis menyetop seluruh dukungan perbaikan perangkat keras untuk ketiga lini gawai lawas tersebut. Toko ritel resmi Apple Store dan mitra Apple Authorized Service Provider di berbagai negara kini menolak menerima permintaan reparasi gawai-gawai tersebut.
Jaringan bengkel resmi di Indonesia juga kehilangan akses untuk memesan suku cadang pengganti langsung dari pabrik pusat. Kebijakan mutlak ini mengikat pemilik MacBook Retina 12 inci rilisan 2017 beserta pengguna iPad generasi ke-6 model Wi-Fi maupun seluler.
Apple menerapkan batasan waktu edar yang ketat sebelum mematikan dukungan penuh terhadap gawai lama mereka. Perusahaan mengelompokkan perangkat yang setop distribusi antara lima hingga tujuh tahun ke dalam kategori barang lawas.
Pada fase barang lawas tersebut, teknisi gerai resmi masih melayani servis selama stok suku cadang pengganti masih tersisa di gudang. Ketika masa penghentian penjualan menembus tujuh tahun, Apple langsung mencoret perangkat dari sistem perbaikan perangkat keras.
Khusus lini komputer Mac, Apple menyisipkan satu klausul pelonggaran durasi servis baterai. Teknisi resmi tetap melayani penggantian baterai laptop Mac hingga 10 tahun sejak masa edar berakhir, selama persediaan baterai masih tersedia.
Penghentian Servis Hardware MacBook Retina 12 Inci
Langkah Apple ini sekaligus memungkasi perjalanan panjang lini laptop paling ramping yang pernah mereka ciptakan. MacBook 12 inci edisi Juni 2017 menandai generasi penutup setelah pendahulunya dari tahun 2015 dan 2016 masuk daftar usang lebih awal.
Pabrikan asal Cupertino ini meluncurkan laptop tanpa kipas pendingin tersebut pada Maret 2015 dengan bobot ringan 920 gram. Bodi super tipis berketebalan 13,1 milimeter itu mengemas layar beresolusi tinggi di bawah dimensi MacBook Air.
Kala itu, Phil Schiller selaku pimpinan pemasaran Apple mengklaim laptop anyar ini membawa revolusi total pada komputer jinjing. Schiller menonjolkan inovasi tata letak internal tanpa kipas, keyboard mekanisme kupu-kupu, dan lubang tunggal USB-C serbaguna.
Versi pembaruan tahun 2017 mengandalkan tenaga prosesor Intel Core generasi ke-7 sebelum akhirnya Apple menyetop penjualan total pada Juli 2019. Dukungan sistem operasi laptop ini pun terhenti pada macOS Ventura tanpa kesempatan mencicipi macOS Sonoma.
Penutupan Total Dukungan iPad Enam Dan BeatsX
Nasib serupa menimpa tablet iPad generasi ke-6 yang mencuri perhatian publik saat meluncur perdana pada Maret 2018. Layar 9,7 inci tersebut membuka sejarah baru sebagai tablet ramah kantong pertama yang menerima sentuhan pena digital Apple Pencil generasi pertama.
Kalangan pelajar dan pemilik usaha kasir digital banyak memanfaatkan tablet ini sebelum Apple menyetop peredarannya pada September 2019. Kedatangan iPad generasi ke-7 dengan bentang layar 10,2 inci kemudian menggantikan posisinya di etalase toko.
Pengembangan perangkat lunak untuk iPad generasi ke-6 mentok di versi iPadOS 17 lantaran spesifikasinya tidak mendukung iPadOS 18. Apple tercatat merilis pembaruan keamanan minor iPadOS 17.7.11 untuk tablet tersebut pada Mei 2026 sebelum resmi memensiunkannya.
Di sektor audio, earphone nirkabel BeatsX dengan rancangan kabel melingkar leher juga menemui masa akhirnya. Aksesori berbekal cip Apple W1 dan porta Lightning ini meluncur pertama kali pada Februari 2017 sebelum mengakhiri masa edar pada 2019.
Penetapan status usang pada Oktober 2026 ini menyapu bersih seluruh opsi warna BeatsX tanpa terkecuali. Pengguna BeatsX varian warna Burned Red, Defiant Black-Red, Deep Black, Pure White, hingga Sky Blue kini harus beralih ke jasa servis pihak ketiga mandiri.(ar)









