Amazon Akuisisi Globalstar untuk Saingi Starlink

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

United Launch Alliance Atlas V rocket lifts off carrying Amazon's Project Kuiper internet network satellites from the Cape Canaveral Space Force Station in Cape Canaveral, Florida, U.S., April 28, 2025. REUTERS/Steve Nesius

United Launch Alliance Atlas V rocket lifts off carrying Amazon's Project Kuiper internet network satellites from the Cape Canaveral Space Force Station in Cape Canaveral, Florida, U.S., April 28, 2025. REUTERS/Steve Nesius

Jemarionline.com – Amazon mengakuisisi perusahaan satelit Globalstar dengan nilai sekitar 11,5 miliar dolar AS. Langkah ini menunjukkan strategi agresif Amazon untuk memperkuat bisnis internet satelitnya dan menantang dominasi Starlink milik SpaceX.

Akuisisi ini memberi Amazon akses ke jaringan satelit Globalstar yang sudah beroperasi di orbit rendah bumi. Selain itu, Amazon mendapatkan spektrum komunikasi dan infrastruktur yang sudah digunakan untuk berbagai layanan, termasuk fitur darurat pada perangkat Apple.

Baca Juga :  Microsoft Ungkap Hacker Kian Mahir Pakai AI Kalahkan Polisi Siber

Amazon juga memperkuat proyek satelitnya yang bernama Amazon Leo. Proyek ini fokus pada layanan internet berbasis satelit untuk wilayah terpencil dan kebutuhan bisnis. Selain itu, Amazon mendorong pengembangan layanan direct-to-device agar perangkat bisa terhubung langsung ke satelit tanpa menara BTS.

Persaingan dengan Starlink semakin ketat. Saat ini, Starlink mengoperasikan ribuan satelit dan melayani jutaan pengguna di seluruh dunia. Sementara itu, Amazon masih membangun konstelasi satelitnya. Namun, akuisisi Globalstar membantu Amazon mempercepat pengembangan jaringan mereka.

Baca Juga :  Terlanjur Klik APK Undangan Pernikahan? Lakukan 5 Langkah Ini agar Data Tetap Aman

Globalstar juga memiliki kerja sama penting dengan Apple untuk fitur SOS darurat di iPhone. Karena itu, kesepakatan ini tidak hanya menguntungkan Amazon, tetapi juga berdampak pada ekosistem perangkat mobile global.

Industri internet satelit kini bergerak cepat. Amazon dan SpaceX sama-sama memperluas jaringan mereka untuk menguasai pasar komunikasi masa depan.

Berita Terkait

Cara Mengirim Video Berukuran Besar Lewat WhatsApp dengan Mudah
Vivo X300 Ultra Kantongi Sertifikasi Resmi Komdigi dan Segera Masuk Pasar Indonesia
Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI
Penyebab Tagihan Listrik Melonjak Meski Pemakaian Minim dan Solusinya
Hindari Jebakan Skimmer di Gerai ATM, Regulator Beberkan Trik Amankan PIN
Microsoft Ungkap Hacker Kian Mahir Pakai AI Kalahkan Polisi Siber
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Bawa Baterai 5.700mAh dan Pengisian 60W Lebih Cepat
Google Akui Masalah Aplikasi Android di Laptop Intel x86
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:51 WIB

Cara Mengirim Video Berukuran Besar Lewat WhatsApp dengan Mudah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Vivo X300 Ultra Kantongi Sertifikasi Resmi Komdigi dan Segera Masuk Pasar Indonesia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Hindari Jebakan Skimmer di Gerai ATM, Regulator Beberkan Trik Amankan PIN

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Microsoft Ungkap Hacker Kian Mahir Pakai AI Kalahkan Polisi Siber

Berita Terbaru

Peresmian program inkubasi startup NextDev ke-12 bertema AI-Powered Innovations yang digelar Telkomsel di Cikini, Jakarta Pusat.

Teknologi

Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI

Jumat, 9 Okt 2026 - 07:32 WIB