Jemarionline.com – Amazon mengakuisisi perusahaan satelit Globalstar dengan nilai sekitar 11,5 miliar dolar AS. Langkah ini menunjukkan strategi agresif Amazon untuk memperkuat bisnis internet satelitnya dan menantang dominasi Starlink milik SpaceX.
Akuisisi ini memberi Amazon akses ke jaringan satelit Globalstar yang sudah beroperasi di orbit rendah bumi. Selain itu, Amazon mendapatkan spektrum komunikasi dan infrastruktur yang sudah digunakan untuk berbagai layanan, termasuk fitur darurat pada perangkat Apple.
Amazon juga memperkuat proyek satelitnya yang bernama Amazon Leo. Proyek ini fokus pada layanan internet berbasis satelit untuk wilayah terpencil dan kebutuhan bisnis. Selain itu, Amazon mendorong pengembangan layanan direct-to-device agar perangkat bisa terhubung langsung ke satelit tanpa menara BTS.
Persaingan dengan Starlink semakin ketat. Saat ini, Starlink mengoperasikan ribuan satelit dan melayani jutaan pengguna di seluruh dunia. Sementara itu, Amazon masih membangun konstelasi satelitnya. Namun, akuisisi Globalstar membantu Amazon mempercepat pengembangan jaringan mereka.
Globalstar juga memiliki kerja sama penting dengan Apple untuk fitur SOS darurat di iPhone. Karena itu, kesepakatan ini tidak hanya menguntungkan Amazon, tetapi juga berdampak pada ekosistem perangkat mobile global.
Industri internet satelit kini bergerak cepat. Amazon dan SpaceX sama-sama memperluas jaringan mereka untuk menguasai pasar komunikasi masa depan.








