WhatsApp “Menyerah”, Aplikasi Akan Berubah Total Gara-gara Tekanan Pemerintah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

WhatsApp “Menyerah”, Aplikasi Akan Berubah Total Gara-gara Tekanan Pemerintah

WhatsApp “Menyerah”, Aplikasi Akan Berubah Total Gara-gara Tekanan Pemerintah

Jakarta – WhatsApp dikabarkan akan melakukan perubahan besar pada aplikasinya setelah mendapat tekanan dari regulator, termasuk pemerintah dan otoritas Uni Eropa. Perubahan ini diprediksi akan memengaruhi cara pengguna berkomunikasi dan menandai era baru interoperabilitas antaraplikasi pesan.

Tekanan Regulasi Uni Eropa

Perubahan ini muncul karena Digital Markets Act (DMA) yang diterapkan oleh Uni Eropa. Aturan ini memaksa perusahaan teknologi besar, termasuk Meta selaku pemilik WhatsApp, untuk membuka akses dan memberi peluang lebih adil bagi pesaing. Hal ini bertujuan menciptakan ekosistem digital yang lebih terbuka dan adil.

Interoperabilitas Jadi Fokus Utama

Salah satu perubahan terbesar yang diprediksi adalah interoperabilitas dengan aplikasi lain, seperti Telegram dan Signal. Pengguna mungkin nantinya dapat mengirim dan menerima pesan lintas platform tanpa harus berpindah aplikasi. Meta juga berencana menambahkan tab khusus yang menampilkan pesan dari aplikasi lain dalam satu tampilan.

Baca Juga :  Kenapa Storage WhatsApp Cepat Penuh? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tampilan Aplikasi Akan Berubah

Selain itu, WhatsApp kemungkinan akan mengubah desain dan antarmuka pengguna (UI). Tujuannya agar pengguna bisa membedakan antara chat WhatsApp asli dan pesan dari aplikasi lain. Meskipun ada integrasi lintas aplikasi, Meta memastikan sistem enkripsi end-to-end tetap dijaga untuk menjaga keamanan pesan pengguna.

Alasan Perubahan

Perubahan ini bukan karena keinginan WhatsApp semata, melainkan tekanan hukum dan regulasi dari otoritas pusat. Uni Eropa menuntut keterbukaan platform agar terjadi persaingan yang sehat di antara aplikasi pesan digital. Di beberapa negara, termasuk Indonesia, aturan terkait konten dan keselamatan digital juga mulai diperketat, menambah tekanan bagi WhatsApp.

Baca Juga :  Google Pixel Tablet Hadir sebagai Perangkat Editing Video Ringan dengan Ekosistem Google Terintegrasi

Dampak bagi Pengguna

Jika integrasi lintas aplikasi benar-benar diterapkan, cara pengguna WhatsApp berkomunikasi akan berubah secara signifikan. Pengguna perlu menyesuaikan diri dengan model baru, di mana satu platform bisa menampung pesan dari berbagai aplikasi lain. Meski demikian, keamanan data tetap menjadi prioritas utama.

Berita Terkait

Harga HP Vivo Juni 2026, Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship Premium
OPPO Perluas ColorOS 16, Hadirkan Fitur AI untuk Produktivitas
Siri AI Apple Debut di WWDC 2026, Analis Wall Street Terbelah
Wamen Stella Ingatkan Perusahaan Jangan Asal Adopsi AI
Asus Ascent QN10 Meluncur, Mini PC AI dengan Snapdragon X2 Elite
MacBook Neo Laris Manis, Produksi Naik Dua Kali Lipat
Apple Resmi Umumkan macOS Golden Gate di WWDC 2026, Fokus pada AI dan Performa
AirDrop Tak Lagi Eksklusif iPhone, Sejumlah HP Android Kini Ikut Menikmatinya
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:00 WIB

Harga HP Vivo Juni 2026, Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship Premium

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:00 WIB

OPPO Perluas ColorOS 16, Hadirkan Fitur AI untuk Produktivitas

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:00 WIB

Siri AI Apple Debut di WWDC 2026, Analis Wall Street Terbelah

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:00 WIB

Wamen Stella Ingatkan Perusahaan Jangan Asal Adopsi AI

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:00 WIB

Asus Ascent QN10 Meluncur, Mini PC AI dengan Snapdragon X2 Elite

Berita Terbaru

(Foto: REUTERS/WANA)

Internasional

Israel Serang Iran Lagi, Dua Anggota Militer Iran Tewas

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:00 WIB

(dok/metrojambi.com)

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Gandeng Yayasan Regen Kelola Sampah

Rabu, 10 Jun 2026 - 13:00 WIB

Foto: Dewi Wilona/Jambitv.co

Daerah

Kasus BBM Subsidi Ilegal Kerinci Masuk Tahap Penuntutan

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:00 WIB